Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manfaat imunisasi

Manfaat imunisasi

Ratings: (0)|Views: 38 |Likes:
Published by Muhamad Syafii

More info:

Published by: Muhamad Syafii on Aug 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2013

pdf

text

original

 
Manfaat imunisasi 
 
 
bagi anak-anak kita terutama untuk kesehatan anak-anak kita dan menunjang setiap proses pertumbuhan danperkembangannya begitu penting. Untuk itulah kita para orang tua yangtentunya selalu menjaga kesehatan anak-anak kita tidak lah akanmengabaikan akan
manfaat pemberian imunisasi lengkap
ini bagi anak-anaknya. Bagi para orang tua juga perlu mengenali serta memahami akanberbagai jenis imnunisasi dasar lengkap bagi sang anak.
Imunisasi
adalah merupakan bagian dari pemberian vaksin (virus yangdilemahkan) kedalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalanterhadap penyakit tertentu. Imunisasi merupakan suatu sistem kekebalanyang diberikan pada manusia dengan tujuan melindungi individu tersebutdari penyakit yang dapat membahayakan jiwa. Itulah yang dimaksuddengan
 pengertian tujuan imunisasi 
 
 
yang kita berikan kepada anak-anakkita melalui petugas kesehatan atau pun di tempat pemberi pelayanankesehatan.Imunisasi bisa meningkatkan imunitas tubuh dan menciptakan kekebalanterhadap penyakit tertentu dengan menggunakan sejumlah kecilmikroorganisme yang dimatikan atau dilemahkan.
Tujuanimunisasi
merupakan upaya yang dilakukan untuk memberikan kekebalanpada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu.Jenis vaksin dan manfaatnya untuk imunisasi dasar ini terdiri dari :
1.
Vaksin BCG (Bacillus Calmette Guerin). Diberikan untuk mencegahpenyakittuberkulosis paru (TBC).2.Vaksin DPT diberikan dalam rangka untuk mencegah penyakitDifteri, Pertusis dan Tetanus.3.Vaksin Polio diberikan dalam rangka untuk untuk mencegahpenyakit poliomilitis.
 
4.
Vaksin Campak diberikan dalam rangka untuk untukmencegahpenyakit campak.5.Vaksin Hepatitis B diberikan dalam rangka untuk untukmencegahpenyakit hepatitis B.Lalu kapan jadwal pemberian imunisasi ini mulai dijalankan. Sebenarnyaketika bayi mulai lahir di dunia setelahproses kelahiran bayiberakhir makapada saat itulah sang bayi akan mulai mendapatkan imunisasipertamanya. Pemberian imunisasi yang pertama pada umur bayi 0-6 hariadalah vaksin hepatitis B.Berikut
waktu jadwal imunisasi
yaitu :
Bayi Umur < 7 Hari : Hepatitis B (Hb)0.
1 Bulan : BCG, Polio 1
2 Bulan : DPT / HB1, Polio 2.
3 Bulan : DPT / HB2, Polio 3.
4 Bulan : DPT / HB3, Polio 4.
9 Bulan : Campak.Selain dari imunisasi dasar lengkap yang merupakan pokok pemberianvaksin pencegahan penyakit tersebut di atas, ada juga
 pemberianimunisasi tambahan
lainnya.Berikut beberapa jenis vaksin untuk imunisasi tambahan lainnya adalah :
1. Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PVC)
. Imunisasi iniberfungsi melindungi anak dari risiko terkena pneumonia, infeksi dalamdarah, dan meningitis. Imunisasi PCV diberikan saat anak berusia dibawah dua atau lima tahun.
2. Imunisasi Haemophilus Influenzae tipe B (HIB)
, yaitu imunisasi yangmelindungi anak dari penyakit meningitis. Imunisasi diberikan melaluisuntikan pada usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan.
3. Imunisasi MMR (Measles Mumps Rubella)
, yang berfungsi anak daricampak, gondok, dan rubella. Imunisasi MMR diberikan melalui dua kalisuntikan, yaitu saat usia 12-15 bulan dan usia 4-6 tahun.
4. Imunisasi Varicella
yang memiliki fungsi melindungi anak dari cacar air. Imunisasi varicella diberikan melalui suntikan saat usia 12-15 bulan.
5. Imunisasi Rotavirus
. Imunisasi ini berfungsimencegah diarehinggadehidrasi pada anak terutama pada bayi. Imunisasi dianjurkan diberikanpada anak usia 2-4 bulan Ada beberapa bahaya bila anak atau pun bayi tidak mendapatkanimunisasi secara lengkap.
Bahaya dampak bayi anak tidak diimunisasi 
 
 
adalah diantaranya tubuh sang bayi atau anak tidakmempunyai kekebalan terhadap jenis penyakit tertentu.
 
Maka bila ada kuman berbahaya, virus atau pun bakteri yang masukcukup banyak maka tubuhnya tidak mampu melawan kuman tersebutsehingga bisa menyebabkan sakit berat, cacat atau bahkan bisa sampaimeninggal. Bila penyakit tersebut menular maka anggota keluarga lainnyaakan bisa juga tertular.Berikut beberapa
hubungan antara imunisasi dan kesehatan bayi dananak
yaitu :1.Imunisasi melindungi anak terhadap beberapa penyakit berbahaya. Anak yang tidak mendapat imunisasi akan lebih mudah jatuh sakit danmenjadi cacat selamanya atau kurang gizi dan kemudian meninggal.2.Imunisasi tetap aman dilakukan bagi anak yang sedang sakit ringan,cacat atau kurang gizi.3.Setiap tahun 1,7 juta anak, dengan Indonesia sekitar 34.690 bayi,meninggal diseluruh dunia disebabkan oleh berbagai penyakit yangsesungguhnya dapat dicegah oleh berbagai vaksin yang sudah tersedia.Misalnya meninggalnya bayi akibat tetanus bukan saja disebabkan karenakurangnya kehigienisan pada alat-alat yang digunakan untuk tindakanpembedahan, misalnya memotong tali pusar, saat digunakan tapi jugakarena tidak adanya imunitas yang dimiliki ibu dan bayi terhadap sumber dari penyakit tersebut yaitu bakteri tetanus. Imunitas itu dapat diperolehmelalui vaksinasi.Mengutip pernyataan dari Dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi selaku SekretarisSatgas Imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia yangmengatakan mengenai
imunisasi lengkap
:Marilah kita bersama-sama untuk melengkapi imunisasi dasar bayi kita,agar terhindar dari sakit berat, kematian atau cacat, dan mencegahpenularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yang lebih luaskepada anak-anak lain.-See more at:http://askep-

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->