endahuluan
iving by the Point of My Spear
(
Hidup dari Ujung Tombakku
) ditulis khusus bagi orang²Arab dan Muslim, akan tetapi pembaca lainnya juga akan mengetahui isi buku ini sangatmenarik, berdasark
an penyelidikan yang seksama, dan sarat informasi.
iving by the Point of My Spear
menyelidiki pribadi Muhammad dan menunjukkansejarah hidupnya yang sebenarnya dan fakta² lain yang hilang dari literatur Arab selama1.400 tahun.
Melalui penjelasan tanp
a kompromi, buku ini menyingkapkan sisi gelap Muhammad danIslam, tanpa rasa takut ancaman pedang, penjara, atau siksaan para ulama dan PemerintahMuslim.uku ini bebas dari segala pengaruh Pemerintah Barat atau intelek Barat
– tidak peduli
apakah merek
a itu penganut agama Kristen, Yahudi, atheis, atau Marxis, di luar masalah
apakah kepercayaan atau ideologi tersebut salah atau benar.
iving by the Point of My Spear
bukan saja merupakan kumpulan pemikiran dan teori
ilosofi, tapi buku juga berasal dari
rasa sakit hati, pergulatan dan kekecewaan dalam diri
Muslim. Buku ini adalah hasil perubahan yang terjadi dari dalam hati.uku ini hanya menggunakan sumber literatur dan daftar pustaka Arab dan sang penulisadalah orang Arab dan bekas Imam di sebuah m
esjid, yang mengerti benar mentalitas
Arab dan penderitaan Muslim sebagai individu dan sebagai masyarakat. Untuk pertamaalinya seorang Arab berbicara dengan seluruh kejujuran dan kejelasan tentang rahasia
Muhammad dan Islam yang sebenarnya, dan keteranga
nnya ditulis dari sudut pandangArab/Islam.
iving by the Point of My Spear
aslinya ditulis dalam bahasa Arab, dibagi dalam 7 bab.
ab yang terpenting yakni
Rahasia Kelanggengan Islam
telah diterjemahkan dalamahasa Inggris dan inilah isi buku ini, yang juga dilengkapi dengan kesimpulan² penting
dari bab² lain pada bagian akhir buku.
Kebudayaan berkembang dan berubah sesuai dengan perubahan waktu. Nilai² dan etika²seluruh dunia, dan tidak hanya nilai dan etika barat saja, merupakan bagian sangat
enti
ng dalam proses perkembangan dunia dan kedewasaan umat manusia. Di seluruh
dunia, manusia dengan berbagai agama dan kepercayaan bersedia untuk berjuang
mempertahankan nilai² kemanusiaan, kebebasan untuk berpikir dan mengungkapkan
endapat, demokrasi, dan h
ak² bagi wanita.
‘Budaya Barat’ dan juga semua budaya lainnya harus bertekuk lutut pada adat primitif Islam. Banyak kelompok² Islam yang menggunakan kekerasan dan teror dalam mencapaiujuan Islamiah ini. Hal ini akhirnya akan menjadi sebab kehancuran Is
lam sendiri.
Sungguh penting untuk menyingkapkan dogma Islam fundamentalis yang sebenarnya.
Sinar terang harus dipancarkan untuk memperlihatkan dengan jelas segala tipu muslihat,
dusta, dan akal²an yang dilakukan oleh para ahli, penulis, ahli sejarah, da
n ulama Islam.Saatnya sudah tepat untuk menerbitkan buku ini. Buku ini merupakan pemberianku bagidunia dan masyarakat dari semua budaya dan agama.