Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Filsafat U - 05

Filsafat U - 05

Ratings: (0)|Views: 2 |Likes:
Modul filsafat umum
Modul filsafat umum

More info:

Published by: Muhammad Dwiki Ahsana Ramadhan on Aug 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2014

pdf

text

original

 
MODUL 5
METODE-METODE FILSAFAT (1)Tujuan Instruksional Umum
Setelah perkualiahan ini mahasiswa diharapan dapat menganalisis metode-metodefilsafat.
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah pembahasan dalam modul ini diharapkan mahasiswa dapat memahami danmenganalisis metode-metode filsafat yang meliputi sebagai berikut:
 Metode Descartes : Skeptis
 Metode Bacon : Induktif 
 Metode Eksistensialisme : Eksistensial 
 Metode Fenomenologi : Fenomenologis
 Metode Analitik : Verifikasi dan Klarifikasi
Materi PembahasanA. METODE DESCARTES : SKEPTISMetode dan Filsafat
Istilah “metode” berasal dari kata Yunani “methodeuo” : “meta” (dengan) dan“hodos” (jalan) berarti mengikuti jejak atau mengusut, menyelidiki dan meneliti.
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB
 
Dr. Syahrial Syarbaini, MA, Ph.D.
 
FILSAFAT UMUM
1
 
Secara ilmiah, metode berarti cara kerja yg teratur dan sistematis yg digunakan utk memahami suatu objek yg dipermasalahkan, yg merupakan sasaran dari bdg ilmutertentu.Metode yang tepat dan benar akan menjamin kebenaran yang diraih.Setiap cabang keilmuan harus mengembangkan metodologi sesuai dengan objek ilmu pengetahuan itu sendiri.Filsafat memiliki metode sendiri, namun metode filsafat cukup banyak sesuai dengankeinginan dari fulsulnya sendiri.Dalam dua pertemuan kita akan membicarakan metode-metode filsafat.
Metode-Metode Filsafat
Pertemuan (2):1.
Metode Zeno; reduction ad absurdum2.Metode Sokrates : Maieutik Diallektis Kritis Induktif 3.Metode Plato: Deduktif Spekulatif transcendental.4.Metode Aristoteles : Silogistis deduktif 5.Metode Platinos : Kontemplatif Mistis
Pertemuan (3):
1.Metode Descartes : Skeptis2.Metode Bacon : Induktif 3.Metode Eksistensialisme : Eksistensial4.Metode Fenomenalogi : Fenomenalogis5.Metode Analitik : Verifikasi dan klarifikasi
Metode-Metode Filsafat (1)
Metode Fisafat yang dibahas dalam pert. 2 ini adalah metode filsafat, yang meliputi: –Metode Zeno; reduction ad absurdum –Metode Sokrates : Maieutik Diallektis Kritis Induktif 
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB
 
Dr. Syahrial Syarbaini, MA, Ph.D.
 
FILSAFAT UMUM
2
 
 –Metode Plato: Deduktif Spekulatif transcendental. –Metode Aristoteles : Silogistis deduktif  –Metode Platinos : Kontemplatif MistisMetode Fisafat yang dibahas dalam pert. 2 ini adalah metode filsafat, yang meliputi: –Metode Zeno; reduction ad absurdum –Metode Sokrates : Maieutik Diallektis Kritis Induktif  –Metode Plato: Deduktif Spekulatif transcendental. –Metode Aristoteles : Silogistis deduktif  –Metode Platinos : Kontemplatif Mistis
Metode Zeno; reduction ad absurdum
Zeno adalah seorang pemikir jenius yg berhasil mengembangkan metode untumeraih kebenaran dengan membuktikan kesalahan presmis-premis lawan dengan caramereduksikannya menjadi suatu kontradiksi sehingga konklusinya pun menjadimustahil (reductio ad absurdum).Zeno berpendapat bhw alam semesta ini “hanya satu”. Untuk mempertahankanmonisme dari serangan pluralisme, dengan metode “reductio ad absurdum”.Zeno mengatakan bhw seandainya ada banyak titik yg terdapat di antara titik A danB, berarti kita juga harus mengakui adanya suatu jumlah tak terbatas karena akansenantiasa terdapat titik di antara titik itu dan demikian seterusnya.Jika banyaknya titik itu tak terbatas antara A dan B tidak mungkin dapat terlintasi.Ternyata orang dapat berjalan dari A ke B dan itu berarti bahwa jarak A ke B dapatdilintasi. Jika jarak A ke B dapat dilintasi, pastilah jarak A ke B itu tidak tak terbatas.Hipotesa semula, menyatakan banyak titik yg terdapat di antara titik A dan B adalahtidak benar.Jadi, pluralitas itu absurd, tidak masuk akal dan mustahil.Zeno mengatakan seandainya ada ruang kosong, ruang kosong itu berada oada ruangkosong yg lain demikian seterusnya sehingga tidak terbatas.
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB
 
Dr. Syahrial Syarbaini, MA, Ph.D.
 
FILSAFAT UMUM
3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->