Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Tafsir Asia Tenggara

Sejarah Tafsir Asia Tenggara

Ratings: (0)|Views: 1,161 |Likes:
Published by irvancaesar
Tulisan ini adalah terjemahan dari artikel yang berjudul 'Notes Towards the History of Qur'anic Exegesis in Southeast Asia' ditulis oleh R.Michael Feener di dalam Studia Islamika vol.5 no.3 1998. hlm. 52-66
Tulisan ini adalah terjemahan dari artikel yang berjudul 'Notes Towards the History of Qur'anic Exegesis in Southeast Asia' ditulis oleh R.Michael Feener di dalam Studia Islamika vol.5 no.3 1998. hlm. 52-66

More info:

Published by: irvancaesar on Jun 01, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2012

pdf

text

original

 
Catatan Tentang Sejarah Tafsir Al-Qur’an diAsia Tenggara
1
 
R. Michael Feener
Diterjemahkan oleh Irvan Awaluddin
 NOTE: 
Penterjemah tidak mencantumkan footnote, untuk melihat footnote yang ada di dalam teks ini silahkan lihat tulisan aslinya di Jurnal Studia Islamika 
Meskipun kita diberi tahu di seluruh bagian al-Qur'an bahwa ia merupakan wahyuyang ‘jelas’, tetapi beberapa penjelasan lebih lanjut mengenai ayat-ayat tertentudiperlukan penjelasannya pada masa hidup Muhammad. Selama masa hidup Nabi,secara umum hal ini disampaikan dengan kata-kata dan perbuatan-perbuatanMuhammad sendiri. Pada generasi-generasi selanjutnya, mereka telah melakukanberbagai usaha keras untuk menafsirkan al-Qur’an yaitu dengan menggunakanmetode penggabungan cerita-cerita Yahudi dan Kristen tentang Nabi-Nabisebelumnya ( 
israiliyyat 
 ) untuk mensiasati analisis filologis al-Qur'an sehinggametode ini menciptakan ilmu yang spesifik dalam penafsiran kitab suci yang sekarang dianggap sebagai metode tafsir yang layak dipakai. Ada beberapa studi tentang genre litelatur Arab ini, walau bagaimana pun seluruhusaha untuk melakukan studi ini menggunakan karya pertama yang ditulis olehIgnaz Goldziher,
Die Richtungen der islamischen Koranauslegung 
. Tidak ada yang menyangkal kehebatan dari karya ini, ketersusunan karya ini yang menentukanbatasan-batasan yang jelas tentang cakupannya yang masih tidak terkalahkan olehstudi-studi belakangan mengenai tema ini. Goldziher menyusun karyanyaberdasarkan pada bab-bab tertentu, setiap bab membahas suatu ‘tendensi/tema’
richtung 
 ) tertentu termasuk tafsir yang beraliran tradisional, dogmatik, mistik,sektarian dan modern. Dalam melakukan hal ini, beberapa karya penting nampak diabaikan dan hanya disebutkan di dalam sisipan saja. Banyak karya yang diabaikanini diklasifikasikan sebagai tafsir ‘didaktis’ yang dikumpulkan secara spesifik untuk digunakan sebagai sumber-sumber pedagogis dengan pemikiran yang bersejalandengan para pelajar tingkat awal. Contohnya karya al-Tabari, pembahasanlinguistik yang mendalam karya Zamakhshari, dan pengkajian seluk-beluk metafisik dari Ibn Arabi atau Ikhwan al-Safa. Biarpun demikian, karya-karya di atastelah menjadi jembatan kepada beberapa karya dan memiliki peranan yang berharga di dalam mempertahankan pembelajaran Islam di berbagai belahan duniaselama berabad-abad, walau bagi para pelajar yang mempelajarinya hanya dari teks-teks perkenalan. Di dalam essay ini kami akan menguji beberapa teks dengan
1
Tulisan ini adalah terjemahan dari artikel yang berjudul
'Notes Towards the History of Qur'anic Exegesis in Southeast Asia
' ditulis oleh R.Michael Feener di dalam
Studia Islamika
vol.5 no.31998. hlm. 52-66
1
 
mengkaji peranan mereka di dalam perkembangan kajian tafsir al-Qur’an dikalangan Muslim Asia Tenggara.Kejelasan tekstual yang paling awal yang kita miliki tentang aktivitas penafsiran al-Qur’an di kalangan Muslim Asia Tenggara adalah berbentuk manuskrip Melayuyang disimpan di Cambridge yang pada awalnya dimiliki oleh
Dutch Arabist Erpenius 
, yang diperoleh setelah manuskrip tersebut dibawa dari Aceh di peralihanabad ke-17. Penulisan surat 18 yaitu surat
al-Kahf 
dalam bahasa Arab ini ditulisdengan tinta merah yang diikuti dengan terjemahan Melayu serta penulisantafsirnya dengan warna hitam. Seluruh
surah 
diselang-selangi dengan ‘penyisipan-penyisipan anekdotis yang panjang’ dengan bahasa Melayu. Peter Riddelmengatakan bahwa teks ini terutama didasarkan pada tafsir al-Khazin yang berjudul
 Ma’alim al-Tanzil 
, juga mengambil beberapa penafsiran dari al-Baydawi. Tentang 
tafsir 
Baydawi kami akan mengkajinya lebih jauh pada kesempatan yang lain. Kami akan memfokuskan pada karya pertama al-Khazin, yang memiliki peranpenting di seluruh gaya penafsiran dari karya yang disimpan di Cambridge MS. ini. Ala al-Din Abu Hasan Ali b.Muh.Ibrahim Umar b.Khalil al-Shihi al-Baghdadi al-Shafi’i al-Sufi al-Khazin telah menulis banyak karyanya di Syiria dan meninggal di Aleppo tahun 740/1340. Dia terkenal dengan karya tafsirnya yang berjudul,
Lubab al-Ta’wil fi Ma’ani al-Tanzil 
yang sangat dipengaruhi karya al-Baghawi di mana al-Baghawi dikenal dengan dua karyanya; sebuah tafsir yang berjudul
al-Kashf wa al- Bayan ‘an Tafsir al-Qur’an 
dan
‘Arais al-Majalis 
, sebuah kitab yang berisi kumpulancerita-cerita tentang Nabi atau
 Qissas al-Anbiya 
.Setelah al-Tha’labi dan al-Khazin, ‘aliran’ tafsir ini dilanjutkan di dalam karya AbuMuhammad al-Husayn b.Masud b.Muhammad al-Farra’ al-Baghawi (w.516/1122atau 510/1117). Sangat sedikit bukti bahwa dia telah menulis tafsir yang berjudul
 Ma’alim al-Tanzil 
, tulisan Professor Robson di dalam
Encyclopedia of Islam 
pun tidak mengatakan bahwa al-Baghawi telah menulisnya. Al-Baghawi secara luas dikenaldengan karyanya
 Masabih al-Sunna 
(atau
al-Duja 
 ), sebuah kumpulan perilaku-perilaku Nabi yang disusun secara tematis. Di Asia Tenggara teks ini ditemukan diawal abad ke-16. Beberapa masa kemudian sebuah teks berbahasa Jawa telahsecara eksplisit merujuk 
 Masabeh Mafateh 
. Professor Drewes mengidentifikasinyasebagai karya berbahasa Jawa dari kitab “
 Mafatih al-Raja’ fi Sharh Masabih al-Duja 
 (atau)
al-Sunna 
 ), karya tafsir yang ditulis al-Wasiti (w.797/1394) yang selanjutnyaoleh al-Baghawi direvisi dengan judul
 Masabih al-Duja 
(atau
al-Sunna 
 ).Karya-karya tafsir al-Khazin, al-Tha’labi, dan al-Baghawi berisi sejumlah kisah
israiliyyat 
. Pencantuman kisah
israiliyyat 
ini telah dikecam oleh sejumlah pakarkarena kisah tersebut lemah ( 
dha’if 
 ); dengan alasan ini mereka menjadi objek kekejian dan kepalsuan yang ditolak di wilayah-wilayah berbahasa Arab di duniaMuslim, dan juga ditolak selanjutnya di wilayah kesarjanaan Barat. Meskipunbegitu, hubungan antara
israiliyyat 
dan kisah-kisah yang ‘ajaib’ itu (karena hal ini lahtafsir-tafsir yang mencantumkannya telah dikecam) nampaknya tidak menjadihalangan yang serius di kalangan Muslim awal di Asia Tenggara, bahkah mungkin
2
 
cerita
israiliyyat 
dan kisah-kisah yang ‘ajaib’ tersebut telah mempermudahprosesnya.Buktinya penggunaan cerita dan
israiliyyat 
untuk menjelaskan tokoh-tokoh dankejadian-kejadian yang disebutkan di dalam al-Qur’an tidak sepenuhnya hilang darilitelatur-litelatur Islam di kalangan Muslim Asia Tenggara. Salah satunya dapatditemukan di dalam kumpulan cerita nabi-nabi al-Qur’an yang dikumpulkanbersamaan sebagaimana yang telah dilakukan Professor van Wijk. Ada tigamanuskrip yang sebelumnya berada di dalam
Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen 
karya Entjik Hoesain Boegis. Karya ini berisi kisah
israiliyyat 
, ataukisah-kisah yang diambil dari kitab suci-kitab suci pra-Islam. Kisah-kisah tersebuttidak termasuk studi tafsir tetapi termasuk genre
 Qissas al-Anbiya 
. Meskipundemikian, saat salah satu dari tiga teks yang dikaji van Wijk memuat judul ini, teksyang mendahuluinya yang berjudul
Kitab Ahloe’ltafsir 
, menunjukkan bahwa teks inioleh penulisnya serta penyalinnya telah ditujukan untuk pendengar tertentu. Saatbeberapa karya mungkin tidak layak dikategorikan sebagai karya klasik, sepertikriteria yang dibuat oleh al-Suyuti di dalam
al-Itqan 
nya ( yang menurut paraoritentalis karya ini menegakkan sesuatu secara dogmatis), seharusnya merekatidak harus bersikap a priori dikarenakan mereka tidak termasuk yang dibahas didalam sejarah tafsir al-Qur’an.Karya-karya yang lebih modern ditulis pada masa Indonesia kontemporer, walaupun tidak di dalam kualitas tafsir yang lebih ‘standar’. Salah satu terbitanyang telah dicetak sampai beberapa edisi dan yang menggabungkan elemen-elemen
qissas 
yang memuat kejadian-kejadian historis pada masa Nabi yang diceritakan didalam al-Qur’an adalah karya Bey Arifin yang berjudul
Rangkaian Tjerita dalam al-  Qur’an 
. Pertama karya ini memuat rangkaian cerita
israiliyyat 
dan kedua ceritatersebut diambil dari litelatur
hadith 
dan
sirah 
yang menggabungkan dasar-dasarhistoriografi Muslim.Beberapa karya tafsir yang ditulis di dunia Melayu-Indonesia nampaknya telahberhati-hati sejak pertengahan abad ke-17 untuk menyusun karya tafsir yang lebih‘sistematik’. Kita menemukan karya yang sangat kental dengan gaya tersebutadalah
Tarjuman al-Mustafid 
karya ‘Abd al-Ra’uf Singkeli. ‘Abd al-Ra’uf (dikenal di Aceh sebagai Teungku di Kuala) lahir di Aceh pada pertengahan pertama abad ke-17, pada tahun 1642 ia melakukan ibadah haji dan belajar di Arab. Di sana iatinggal selama 19 tahun, ia berkunjung dan belajar di pusat-pusat pembelajaranseperi Zabid, Bayt al-Fiqh, Mekkah, dan Madinah. Di Madinah ia banyak menghabiskan waktunya untuk belajar di bawah bimbingan Sufi pembaharuShaykhs Ahmad al-Qushayshi (w.1661) dan Ibrahim al-Kurani (w.1101 H./1690).Dan setelah al-Qushayshi wafat pada tahun 1661, ‘Abd al-Ra’uf kembali ke Acehdan menulis beberapa karya tentang 
 fiqh 
,
hadith 
, kewajiban guru dan murid,
tasawwuf 
, dan
tafsir 
sampai kematiannya pada tahun 1700. Sampai saat inikuburannya terus dikunjungi oleh para pengikutnya yang menganggapnya sebagaisufi besar aliran Shattariyyah, dia dikenal secara luas dengan karya tafsir nya, yaitu
Tarjuman al-Mustafid 
.
3

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
BG liked this
faizad liked this
obayhasbala liked this
obayhasbala liked this
Idriz Amin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->