Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
18Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pola Dan Mekanisme Pembinaan Td

Pola Dan Mekanisme Pembinaan Td

Ratings: (0)|Views: 1,002 |Likes:
Published by hell_kids

More info:

Published by: hell_kids on Jun 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/20/2012

pdf

text

original

 
KEPUTUSANKWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKANOMOR : 080 TAHUN 1988TENTANGPOLA DAN MEKANISME PEMBINAAN PRAMUKA PENEGAKDAN PANDEGAKetua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Menimbang : a. bahwa Pramuka Penegak dan Pandega merupakan kader utama pelanjut misi GerakanPramuka dan calon pembina dan pemimpin, karenanya perlu adanya pembinaan yangseksama ;b. bahwa agar pembinaan termaksud dapat mencapai sasarannya, maka pola pembinaandan mekanisme pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega perlu disesuaikan denganperkembangan Gerakan Pramuka dan masyarakat dewasa ini ;c. bahwa berkenaan dengan itu Pola Pembinaan Penegak dan Pandega yang ditrtapkandengan keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 105 tahun 1980 perludisempurnakan.Mengingat: 1. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.2. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.3. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 050 tahun 1987 tentang Pokok-pokok Organisasi Gerakan Pramuka.4. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 083 tahun 1979 tentangPenyempurnaan Pola Umum Gerakan Pramuka.5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 105 tahun 1980 tentang PolaPembinaan Pramuka Penegak dan Pandega.Memperhatikan : Saran Andalan Nasional dan Staf Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.MEMUTUSKAN :Menetapkan :Pertama : Mencabut Pola Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega yang ditetapkan denganKeputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 105 tahun 1980.Kedua: Berlakunya Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandegasebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.Ketiga: Menginstruksikan kepada semua jajaran Kwartir dan Satuan Pramuka untukmelaksanakan keputusan ini.Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.Ditetapkan di : Jakarta.Pada tanggal : 17 Juni 1988Kwartir Nasional Gerakan PramukaKetuaLetjen TNI (Purn) Mashudi
 
LAMPIRAN KEPUTUSANKWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKANOMOR : 080 TAHUN 1988TENTANGPOLA DAN MEKANISME PEMBINAAN PRAMUKA PENEGAK DAN PANDEGABAB I PENDAHULUAN1. Umum
a. Gerakan Pramuka merupakan satu-satunya organisasi yang diperkenankan dan ditugaskanmenyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, denganmenggunakan prinsip dasar metodik kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan denganperkembangan, keadaan dan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.b. Gerakan Pramuka bertujuan membentuk manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur, yangsehat jasmani dan rohaninya, serta menjadi warga negara Republik Indonesia, yang berjiwaPancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga menjadi anggotamasyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya, masyarakat, bangsa dannegara.c. Untuk mencapai tujuan itu, Gerakan Pramuka menghimpun anak-anak dan pemuda dalam satuanPramuka, sesuai dengan golongan usia dan jenis kelaminnya diantaranya Satuan Pramuka Penegakuntuk mereka yang yang berusia 16 s.d. 20 tahun, dan Satuan Pramuka Pandega untuk mereka yangberusia 21 s.d. 25 tahun.d. Satuan Pramuka tersebut merupakan bagian dari Gugusdepan Pramuka, yang menjadi wadahpembinaan pribadi para Pramuka, dengan pimpinan, pembinaan dan tanggung jawab anggotadewasa.e. Untuk membina keterampilan serta pengembangan bakat dan darma baktinya kepada masyarakat,dibentuklah Stuan Karya Pramuka.f. Untuk melaksanakan pembinaan di Gugusdepan dan Satuan Karya tersebut, diperlukan PolaPembinaan Pramuka Penegak dan Pandega beserta mekanismenya.g. Petunjuk penyelenggaraan ini diterbitkan dengan maksud untuk :1) menjabarkan Pola umum Gerakan Pramuka yang berkaitan dengan pembinaan Pramuka Penegakdan Pandega.2) meningkatkan mutu dan hasil pembinaanPramuka Penegak dan Pandega.3) menyesuaikan pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega dengan situasi dan kondisi setempat.4) memantapkan pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega.h. Petunjuk Penyelenggaraan ini diterbitkan dengan tujuan untuk penertiban dan keseragamanpelaksanaan pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega di setiap jajaran kwartir dan satuanPramuka.
2. Dasar 
Petunjuk penyelenggaraan ini didasarkan pada :a. Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka, junctoKeputusan Presiden Republik Indonesia nomor 46 tahun 1984 tentang Anggaran Dasar GerakanPramukab. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 194 tahun 1984 tentang Anggaran RumahTangga Gerakan Pramukac. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 063 tahun 1987 tentang Penyempurnaan PolaUmum Gerakan Pramuka.
3. Ruang Lingkup dan Tata Urut
Petunjuk penyelenggaraan ini meliputi hal-hal yang berkaitan dengan Pembinaan Pramuka Penegakdan Pandega, dengan tata urut sebagai berikut :a. Pendahuluanb. Landasan, Arah, Tujuan Pembinaan dan Kebijaksanaan Operasionalc. Fungsi, Wadah, dan Pengelola Pembinaand. Sasaran Pembinaane. Pelaksanaan Proses Pembinaanf. Pembinaan Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandegag. Prinsip dan materi Pembinaanh. Prinsip dan materi Kegiatani. Mekanisme Pembinaanj. Masalah dan Pendekatank. Usaha Pengembanganl. Penutup.
4. Pengertian
 
a. Pembinaan secara umum diartikan sebagai usaha untuk memberi pengarahan dan bimbingan gunamencapai suatu tujuan tertentu.b. Pembinaan di dalam Gerakan Pramuka adalah usaha pendidikan yang dilakukan secara terusmenerus oleh anggota dewasa terhadap anak didik, dengan menggunakan prinsip dasar metodikpendidikan kepramukaan, dan sistem among, yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan,perkembangan dan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.c. Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega adalah proses pendidikan dan pembinaan kepribadian,watak, budi pekerti, pengetahuan, keterampilan, ketangkasan, kesehatan dan kesegaran jasmani,dan kepemimpinan bagi para Pramuka Penegak dan Pandega, sehingga dapat hidup mandiri.Pembinaan ini dapat dikelompokkan menjadi :1) kegiatan Bina Diri : pembinaan pribadi, baik jasmani maupun rohani2) kegiatan Bina Satuan : pembinaan kepemimpinan dan keterampilan pengelolaan satuan/kwartir dalam Gerakan Pramuka, serta darma baktinya kepada Gerakan Pramuka.3) kegiatan Bina Masyarakat : pembinaan kepemimpinan dan keterampilan pembangunanmasyarakat, serta darma baktinya kepada masyarakat, bangsa dan negara.d. Pola Pembinaan adalh kerangka kegiatan pembinaan, agar pelaksanaan pembinaan tersebut dapatberdayaguna dan tepatguna, serta mencapai tujuannya.e. Pola pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega adalah kerangka kegiatan pembinaan PramukaPenegak dan Pandega, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan kegiatan, danbahan kegiatannya, sehingga pembinaan itu terarah dan teratur, berdayaguna, dan tepatguna, dalamrangka mencapai tujuan Gerakan Pramuka.f. Maksud Pola Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega adalah :1) Merupakan pedoman pimpinan untuk menentukan kebijaksanaan umum dalam usaha pembinaandan pengembangan Pramuka Penagk dan Pandega.2) Merupakan pedoman berpikir dan bertindak bagi Pramuka Penegak dan Pandega.g. Tujuan Pola Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega adalah :Menentukan kebijaksanaan umum yang selalu konsisten dan terarah serta terpadu dengankebutuhan organisasi di satu pihak dan pengembangan anak didik di pihak lain.h. Posisi Pola Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega adalah :1) Sebagai pengembangan dari Pola Umum Gerakan Pramuka.2) Uraian dan penjabaran tentang ketegasan kedudukan dan peranan Pramuka Penegak danPandega sebagai anak didik.3) Pendukung dan pelengkap bagi Pola Umum Jangka Panjang.i. Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega adalah kerangka pembinaan PramukaPenegak dan Pandega yang lebih terinci, agar dapat dilaksanakan secara berencana, terarah danterpadu, sehingga berdayaguna dan tepatguna.j. Sangga adalah satuan terkecil Pramuka Penegak dengan jumlah anggota maksimum 10 orang.k. Reka adalah satuan terkecil Pramuka Pandega dengan jumlah anggota maksimum 10 orang.
BAB II LANDASAN, ARAH, TUJUAN PEMBINAAN,DAN KEBIJAKSANAAN OPERASIONAL5. Landasan
a. Landasan ideal : Pancasila.b. Landasan konstitusional : Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.c. Landasan mental, moral dan normatif : Kode Kehormatan Pramuka yaitu Trisatya sebagai janjiPramuka, dan Dasadarma sebagai ketentuan moral, serta etika, tata nilai, dan adat istiadat yangluhur,yang hidup dalam masyarakat sebagai norma.d. Landasan Struktural1) Keputusan Presiden RI nomor 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka.2) Ketentuan perundang-undangan yang berlaku.3) Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.4) Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.e. Landasan Operasional1) Ketetapan MPR RI No. II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila.2) Ketetapan MPR RI tentang Garis-garis Besar Haluan Negara.3) Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 0323/U/1978 tentang Pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda.4) Ketentuan-ketentuan Gerakan Pramuka yang berkaitan dengan Pembinaan Pramuka Penegak danPandega.f. Landasan Konsepsional1) Hakekat Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal.

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Umi Kalsum Almi liked this
Budi ZeTzu Gilaa liked this
Jhon Bul liked this
Pupun Saepuloh liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->