Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
39Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pp Gudep Gerakan Pramuka

Pp Gudep Gerakan Pramuka

Ratings: (0)|Views: 2,623 |Likes:
Published by hell_kids

More info:

Published by: hell_kids on Jun 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2013

pdf

text

original

 
LAMPIRAN I KEPUTUSANKWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKANOMOR 137 TAHUN 1987 PENYEMPURNAAN PETUNJUK PENYELENGGARAANGUGUS DEPAN GERAKAN PRAMUKA
 
I. PENDAHULUAN
 
1. Umum
a. Dengan keputusan Kwarnas No. 127 tahun 1980 telah diterbitkan petunjuk penyelenggaraangugusdepan, sebagai pedoman untuk menghimpun peserta didik yang terdiri dari Pramuka Siaga,Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.b. Petunjuk penyelenggaraan tersebut perlu disempurnakan dan disesuaikan dengan Anggaran RumahTangga Gerakan Pramuka yang ditetapkan dengan keputusan Kwarnas No. 194 Tahun 1984 danpetunjuk penyelenggaraan pokok-pokok Organisasi Gerakan Pramuka yang ditetapkan dengankeputusan Kwarnas No. 50 tahun 1987c. Gerakan Pramuka merupakan salah satu wadah dan usaha pembinaan generasi muda, yaitu anak-anak dan pemuda yang berusia 7 sampai dengan 25 tahun, dengan menggunakan prinsip dasar pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya diserasikan dengan keadaan, kepentingan danperkembangan bangsa serta masyarakat Indonesia.d. Untuk menjamin keserasian, keselarasan dan kesinambungan dalam usaha pembinaan generasi mudamelalui pendidikan kepramukaan, maka Gerakan Pramuka berusaha mengadakan hubungan yang eratdan kerjasama yang baik dengan orang tua dan guru peserta didik.e. Pendidikan kepramukaan yang tujuannya menghasilkan manusia, warga negara dan anggotamasyarakat yang memenuhi kebutuhan bangsa dan masyarakat Indonesia, pada hakekatnyadiselenggarakan di Gugusdepan, disingkat Gudep yang untuk pelaksanaannya memerlukan petunjukpenyelenggaraan yang meliputi :1) Pengertian, tujuan dan sasaran2) Organisasi3) Pimpinan4) Tugas dan hubungan Pembina dengan peserta didik, serta tingkatan kecakapan5) Tata kerja6) Administrasi7) Penutup. 
2. Maksud dan tujuan
a. Maksud petunjuk penyelenggaraan ini adalah untuk digunakan sebagai dasar dan pedoman dalammengatur organisasi, tugas, administrasi dan tata kerja Gudep.b. Tujuannya adalah menghimpun peserta didik yang terdiri dari Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang,Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam satu kesatuan organic yang disebut Gugusdepan,agar mudah dibina dan dikelola. 
3. Dasar 
Petunjuk penyelenggaraan ini didasarkan atas:a. Keputusan Presiden RI No. 46 Tahun 1984 tentang Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.b. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 194 Tahun 1984 tentang Anggaran Rumah TanggaGerakan Pramuka.c. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 027 Tahun 1980 tentang Petunjuk PenyelenggaraanGugusdepan.d. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 086 Tahun 1987 juncto Keputusan Kwartir NasionalGerakan Pramuka No. 054 Tahun 1982 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembinaan dan PengembanganGugusdepan Pramuka yang Berpangkalan di Kampus Perguruan Tinggi.e. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 053 Tahun 1987 tentang PengendalianGugusdepan Pramuka yang Berpangkalan di Kampus Perguruan Tinggi.f. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 50 Tahun 1987 tentang Pokok-pokok OrganisasiGerakan Pramuka.f. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 136 Tahun 1987 tentang Organisasi, Tugas dan TataKerja Kwartir Ranting Gerakan Pramuka. 
 
II. PENGERTIAN, SASARAN DAN TUJUAN4. Pengertian
a. Gugusdepan, disingkat Gudep adalah suatu kesatuan organic dalam Gerakan Pramuka yangmerupakan wadah untuk menghimpun anggota Gerakan Pramuka sebagai peserta didik dan pembinaPramuka, serta berfungsi sebagai pangkalan keanggotaan peserta didik.b. Anggota putera dan anggota puteri dihimpun dalam Gudep yang terpisah, masing-masing merupakanGudep yang berdiri sendiri.c. Gudep Luar Biasa adalah Gudep yang anggotanya penyandang cacat jasmani atau mental, dan dapatmenyelenggarakan kegiatan dalam Gudep sendiri.d.Gudep lengkap lengkap terdiri atas satu perindukan Siaga, satu pasukan Penggalang, satu ambalanPenegak, dan satu racana Pandega, dengan pengertian sebagai berikut:1) Istilah perindukan digunakan untuk menyebut Satuan Pramuka Siaga yang dibagi dalam satuan-satuan kecil yang disebut barung.2) Satuan Pramuka Penggalang disebut pasukan yang dibagi dalam satuan-satuan kecil yang disebutregu.3) Satuan Pramuka Penegak disebut ambalan yang dibagi dalam satuan-satuan kecil yang disebutsangga.4) Satuan Pramuka Pandega disebut racana yang tidak dibagi dalam satuan-satuan kecil.e. Sangga Kerja adalah satuan Pramuka Penegak setingkat regu yang dibentuk atas dasar suatu tugasatau pekerjaan.f. Pemimpin adalah sebutan bagi peserta didik yang memimpin satuan tingkat regu kebawah.g. Pembina adalah sebutan bagi anggota dewasa yang memimpin dan membina Pramuka di tingkatpasukan keatas. 
5. Tujuan
Tujuan Gudep adalah untuk melaksanakan pendidikan kepramukaan, yang pada hakekatnya bertujuan :a. Membentuk sikap dan perilaku ke arah yang positip.b. Menambah pengetahuan dan pengalaman.c. Menguasai keterampilan dan kecakapan.Sehingga para anggota Gerakan Pramuka menjadi manusia yang berkepribadian Indonesia, berwatakdan berbudi luhur, percaya kepada kemampuan diri sendiri, sanggup dan mampu membangun dirinya,serta bersama bertanggungjawab atas pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. 
6. Sasaran
a. Untuk dapat mencapai tujuan Gudep tersebut pada butir 5, maka pada pada Pembina Pramuka yangbertugas di Gudep berusaha mencapai sasaran antara lain :1) menanamkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa2) menanamkan rasa cinta dan setia kepada tanah air 3) menanamkan rasa percaya pada diri sendiri, tanggung jawab dan disiplin4) melatih panca indera, hasta karya dan berbagai kejuruan agar para peserta didik dapatmenggunakan perasaan, akal dan keterampilannya secara seimbang5) melatih dalam hal kebersihan dan kesehatan jasmani dan mental dengan menggunakan sistemberegu, satuan terpisah antara putera dan puteri, serta penyesuaian dan perkembangan jasmanidan rohani.b. Sistem among dan prinsip dasar pendidikan kepramukaan tersebut, dimaksudkan untuk:1) memelihara norma-norma kesusilaan2) mengembangkan karya kreasi3) memberi kebebasan kepada peserta didik untuk belajar :a) memimpin dan dipimpinb) mengelola suatu kegiatanc) bertanggungjawab dan berdisiplind) mengatur diri sendirie) kerjasama dan lain-lain 
III. ORGANISASI
 
7. Ketentuan Umum
Anggota Gerakan Pramuka yang berkedudukan sebagai peserta didik, pembina Pramuka dan anggotamajelis pembimbing Gudep (Mabigus), dihimpun dalam Gudep, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dengan ketentuan sebagai berikut :
 
a. Gudep dibentuk sebagai pangkalan keanggotaan peserta didik yang tidak menyandang cacat jasmaniatau mental, yaitu di :1) lembaga pendidikan umum, termasuk asrama siswanya dan kampus perguruan tinggi2) lebaga pendidikan keagamaan, termasuk masjid, pesantren, gereja dan tempat keagamaan lainnya3) instansi pemerintah, termasuk kompleks perumahan pegawainya atau asrama ABRI4) rukun warga (RW) atau rukun tetangga (RT)5) perwakilan RI di luar negeri.b. Tiap pangkalan Gudep berkewajiban menerima anak-anak dan pemuda Indonesia :1) yang bertempat tinggal di sekitar pangkalan masing-masing sehingga dapat dibentuk Gudep lengkap2) dari semua golongan agama, dengan pengertian bahwa tiap golongan agama yang anggotanyadihimpun dalam satu gudep, dapat meningkatkan pendidikan keagamaannya masing-masing.c. Pembina Gudep berusaha agar peserta didik tidak didaftar di dua pangkalan tersebut di atas, sehinggatidak menjadi anggota dari dua Gudep.d. Untuk anggota Gerakan Pramuka yang menyandang cacat jasmani atau mental, dibentuk Gudep Luar Biasa yang anggotanya teridiri atas penyandang cacat :1) Netra (golongan A)2) Rungu Wicara (golongan B)3) Mental (golongan C)4) Daksa (golongan D)5) Laras (golongan E)e. Gudep-gudep di dalam negeri dihimpun dalam ranting, yang masing-masing meliputi satu wilayahkecamatan, dan diatur sebagai berikut :1) Gudep dibina dan dikendalikan oleh kwartir ranting2) Dalam keadaan tertentu Gudep dapat dihimpun dan dibina langsung oleh kwartir Cabang3) Gudep-gudep yang berada di satu wilayah desa/kelurahan dikoordinasikan oleh Koordinator Gudepdi tingkat desa, disingkat koordinator desa (Korsa), yang dipilih dari dan oleh para pembina Gudep diwilayah yang bersangkutan untuk masa bakti 2 tahun.f. Gudep yang berpangkalan di kampus perguruan tinggi pembinaan dan pengembangannya dilakukanolehj kwartir cabang dibawah pembinaan dan pengembangan kwartir daerah yang bersangkutan diwilayah masing-masing.g. Warga negara RI yang bertempat di luar negeri. Dengan persetujuan perwakilan RI, dapat mendirikanGudep yang dibimbing dan dibantu oleh kelapa perwakilan RI yang bersangkutan selaku KetuaMabigus di bawah pengendalian Kwartir Nasional.h. Warga negara asing yang bertempat tinggal di wilayah Indonesia dapat mendirikan Gudep bagibangsanya atas izin pemerintah RI dengan rekomendasi Kwartir Nasional.i. Anggota putera dan anggota puteri dihimpun dalam Gudep yang terpisah, masing-masing merupakanGudep yang berdiri sendiri.j. Setiap Gudep menggunakan nomor yang diatur oleh kwartir cabang, kecuali Gudep yang ada diperwakilan RI diatur oleh Kwartir Nasional.Di samping nomor Gudep tersebut, suatu Gudep dapat pula menggunakan nama pahlawan, tokohmasyarakat, atau tokoh dalam ceritera rakyat. 
8. Bentuk Organisasi
a. Gudep lengkap terdiri atas :1) satu Perindukan Siaga, terdiri atas anak-anak yang berusia 7 sampai dengan 10 tahun2) satu Pasukan Penggalang terdiri atas remaja yang berusia 11 sampai dengan 15 tahun3) satu Ambalan Penegak terdiri atas pemuda yang berusia 16 sampai dengan 20 tahun4) satu Racana Pandega terdiri atas pemuda dewasa yang berusia 21 sampai dengan 25 tahunb. Satu Gudep dimungkinkan hanya terdiri atas satu atau dua golongan peserta didik, mengingat situasidan kondisi pangkalan keanggotaan peserta didik, misalnya satu Gudep hanya mempunyai PerindukanSiaga atau mempunyai Perindukan Siaga dan Pasukan Penggalang.c. dalam suatu Gudep yang terdiri atas satu atau dua golongan peserta didik, dimungkinkan Gudeptersebut mempunyai dua sampai 5 satuan untuk tiap golongan peserta didik.d. pangkalan Gudep terebut pada butir 7 a dapat dibentuk satu Gudep putera dan satu Gudep puteri,yang masing-masing dapat terdiri atas beberapa satuan Pramuka sesuai dengan jumlah peserta didikyang ada; sehingga dimungkinkan dalam satu Gudep terdapat lebih dari satu Perindukan Siaga,Pasukan Penggalang, Ambalan Penegak, atau Racana Pandega.e. Apabila Perguruan Tinggi atau lembaga pendidikan mempunyai nagian atau lokasi yang berada dibeberapa wilayah ranting, cabang atau daerah, maka dapat dibentuk Gudep yang bernaung padawilayah ranting, cabang atau daerah masing-masing.f. Pembina Pramuka dalam satu Gudep yang berpangkalan di sekolah atau instansi pemerintah dapatterdiri atas tenaga guru, pejabat instansi atau tenaga dari luar sekolah atau luar intansi pemerintah.

Activity (39)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
blue_toms liked this
jundisalama liked this
Safrinal Inal liked this
Adi Suendra liked this
Ahmad Musthofa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->