Risalah untuk Wanita Mu’minah – Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthy
Pustaka Lingkar Studi Islam ad-Difaa’ BandungE-mail: ibnu_mahmud1424@yahoo.com
3
PENGANTAR CETAKAN II
ungkin terlihat sebagai musibah, namun kenyataannya mendatangkankeuntungan, dan mungkin dimaksudkan untuk merusak, tetapi malahmenyadarkan.Seorang penulis terkenal dalam sebuah majalah populer, menganjurkankepada muda-mudi Islam untuk menghancurkan dinding perintang pergaulanbebas dan
hijab
yang diwajibkan syari’at Islam kepada mereka. Dalam tulisannyaitu ia membawa berbagai dalil-dalil kebenaran yang dibawa Islam.Ternyata kesan yang ditimbulkan tulisannya itu diluar dugaan si penulis danpemimpin majalah yang menyiarkan tulisannya itu.Ia malah menyadarkan sebagian besar kaum muslimin, bahkan selama inimereka telah banyak berbuat dosa dan meremehkan perintah wajib Allah
.Tulisan syaikh itu malah menarik perhatian banyak kaum wanita yang jujur,untuk kembali menelaah dan mempelajari hakikat hukum Ilahi yang bersifat wajibbagi mereka, terutama yang berkenaan dengan pergaulan muda-mudi, pemakaianbusana muslimah (
jilbab
) dan lain-lain.Para penulis muslim pun bangkit untuk memberikan penjelasan lebih terangdan terinci, tentang maksud dan hikmah Rabbani yang disebutkan dalam al-Qur’an. Mereka juga menjelaskan sunnah Rasulullah
secara lebih nyata. Paraulama kaum muslimin bersatupadu memfokuskan pembicaraannya pada masalahitu. Buku ini kami susun sebagai sumbangan sederhana kami kepada kaummuslimah.Ternyata da’wah yang jujur pada kebenaran itu mendapat sambutan dandukungan positif dari semua pihak.Memang kebenaran itu memiliki tanda pengenal, yang diketahui oleh semuaorang yang mencarinya dengan ikhlas, tujuannya jujur hendak memahami danmemilikinya. Begitu pula kebatilan itu memiliki ciri pengenal, yang mudahdiketahui oleh semua orang yang melihatnya dengan cermat dan jeli, meskipunberbalut kebenaran dan berkedok kejujuran.Kebenaran selalu berdialog dengan akal, sedang kebatilan selalu menyusupdiam-diam memenuhi selera nafsu! Kebenaran berdialog dengan orang melaluifakta dan realita, sedang kebatilan menggelincirkan orang melalui selera nafsunyadengan berbagai propaganda dan tipu daya! Kebenran akalnya terasa berat dialakukan, namun ternyata memiliki imbalan yang tinggi dan menjauhkan diri darimaksud-maksud tersembunyi. Sedang kebatilan terasa ringan dilakukan, namunternyata mengandung resiko tersembunyi hendak menjerumuskan danmencelakakan.Dalil kebatilan sulit dicerna, karena orang yang memerangi dalil-dalil itusendiri mengetahui, bahwa dalilnya itu palsu dan bohong, karena itu ia berusahakeras untuk menyusun dan merangkai pembuktian palsunya, supaya orangterpedaya mempercayai omongannya. Baru sesudah mereka mengetahui maksudyang sebenarnya, mereka terperanjat dan sadar!
M
Leave a Comment