Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang
Inti proses belajar adalah perubahan pada diri individu dalam aspe pengetahuan, sikap, keterampilan, dan kebiasaan sebagai produk dan interaksinyadengan lingkungan. Belajar adalah proses membangun pengetahuan melaluitransformasi pengalaman. Dengan kata lain suatu proses belajar dapat dikatakan berhasil bila dalam diri individu terbentuk pengetahuan, sikap, keterampilan, ataukebiasaan baru yang secara kualitatif lebih baik dari sebelumnya. Proses belajar dapatterjadi karena adanya interaksi antara individu dengan lingkungan belajar secaramandiri atau sengaja dirancang. Orang yang belajar mandiri secara individual dikenalsebagai
otodidak 
, sedangkan orang yang belajar karena dirancang dikenal sebagai pembelajaran formal. Proses belajar sebagian besar terjadi karena memang sengajadirancang. Proses tersebut pada dasarnya merupakan sistem dan prosedur penataansituasi dan lingkungan belajar agar memungkinkan terjadinya proses belajar. Sistemdan prosedur inilah yang dikenal sebagai proses pembelajaran aktif.Proses pembelajaran yang baik adalah proses pembelajaran yangmemungkinkan para pembelajar aktif melibatkan diri dalam keseluruhan proses baik secara mental maupun secara fisik. Model proses ini dikenal sebagai pembelajaranaktif atau pembelajaran interaktif dengan karakteristiknya sebagai berikut: (1) adanyavariasi kegiatan klasikal, kelompok dan perorangan; (2) dosen berperan sebagaifasilitator belajar, nara sumber dan manajer kelas yang demokratis; (3) keterlibatanmental (pikiran, perasaan) siswa tinggi; (4) menerapkan pola komunikasi yang banyak; (4) suasana kelas yang fleksibel, demokratis, menantang dan tetap terkendalioleh tujuan; (6) potensial dapat menghasilkan dampak intruksional dan dampak  pengiring lebih efektif; (7) dapat digunakan di dalam atau di luar kelas/ruangan.Dalam Proses Belajar aktif seharusnya ditunjang juga dengan memperhatikanE-learning ( Pembelajaran dengan Elektronoik), karena dapat membantu jalannya pembelajaran aktif , maka dari situlah kami mengangkat topik pembahasan tentang e-learning dan active learning ( belajar aktif dan didalam penerapannya .1
 
BAB IIPEMBAHASAN MATERIA. Pengertian E-Learning
Banyak pakar yang menguraikan definisi
e-learning 
dari berbagai sudut pandang. Definisi yang sering digunakan banyak pihak adalah sebagai berikut:a.
 E-learning 
merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkantersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranetatau media jaringan komputer lain [Hartley, 2001]. b.
 E-learning 
adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer, maupunkomputer 
 standalone
[LearnFrame.Com, 2001].c.
 E-learning 
adalah semua yang mencakup pemanfaatan komputer dalam menunjang peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk di dalamnya penggunaan
mobiletechnologies
seperti
 
PDA
 
dan
 
MP3
players.
Juga penggunaan
teaching materials
 berbasis
web
dan
hypermedia
,
 
multimedia
 
CD-ROM atau
web sites,
forum diskusi
 ,
 perangkatlunak kolaboratif 
 , e-mail, blogs, wikis, computer aided assessment,
animasi  pendidkan
 ,
simulasi
 ,
 permainan
 ,
 perangkat lunak manajemen pembelajaran
 ,electronic voting systems
,
 
dan lain-lain. Juga dapat berupa kombinasi dari penggunaanmedia yang berbeda [Thomas Toth, 2003; Athabasca University, Wikipedia].Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem atau konsep pendidikanyang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar dapat disebutsebagai suatu
e-learning 
.
 
E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaranyang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telahdisepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri).Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola olehuniversitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahaan konsultan) yangmemang bergerak dibidang penyediaan jasa e-learning untuk umum.2
 
E-learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebihsederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi,organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuanatau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).
Kategori:
 e-Learning Dari puluhan atau bahkan ratusan definisi yang muncul dapat kita simpulkan bahwasistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar dapat disebut sebagai suatu e-Learning.Keuntungan menggunakan e-learning diantaranya :• menghemat waktu proses belajar mengajar,• mengurangi biaya perjalanan,• menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku),• menjangkau wilayah geografis yang lebih luas,• melatih pelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.Untuk menyampaikan pembelajaran, e-learning selalu diidentikkan dengan penggunaan internet. Namun sebenarnya media penyampaian sangat beragam dariinternet, intranet, cd, dvd, mp3, PDA, dan lain-lain. Penggunaan teknologi internet pada e-learning umumnya dengan pertimbangan memiliki jangkauan yang luas. Ada juga beberapa lembaga pendidikan dan perusahaan yang menggunakan jaringanintranet sebagai media e-learning sehingga biaya yang disiapkan relatif lebih murah.3
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more