Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
121Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jenis Data Dan Metode Pengumpulan Data

Jenis Data Dan Metode Pengumpulan Data

Ratings:

4.5

(2)
|Views: 29,952|Likes:
Published by maz bnu

More info:

Published by: maz bnu on Jun 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/15/2013

pdf

text

original

 
JENIS DATA DAN METODE PENGUMPULAN DATAI. Macam-Macam DataUntuk memperoleh data atau informasi dalam studi kasus tentu perlu dilakukan kegiatan pengumpulan data. Data sebagai informasi awal yang dibutuhkan sebagai penunjangstudi kasus, untuk itu diperlukan data-data mengenai klien dalam aspek-aspek sebagai berikut :Latar belakang keluarga; data tentang orang tua, saudara-saudara, taraf sosial ekonomikeluarga, suasana kehidupan keluarga, adapt istiadat, pola asuh orang tua.Riwayat sekolah; jenjang pendidikan sekolah yang telah diselesaikan dalam waktu berapatahun, tamat dimana, tahu berapa, kesulitan belajar yang dialami.Taraf prestasi; dalam bidang-bidang studi yang mempunyai relevansi bagi perencanaan pendidikan lanjutan dan penentuan jabatan kelak.Taraf kemampuan intelektual atau kemampuan akademik; kemampuan untuk mencapai prestasi disekolah yang didalamnya berpikir memegang peranan pokok.Bakat khusus; kemampuan untuk mencapai prestasi yang tinggi di bidang tertentu.Minat terhadap bidang studi dan bidang pekerjaan tertentu; kecenderungan menetapuntuk merasa tertarik pada sesuatu.Pengalaman diluar sekolah; kegiatan dalam organisasi muda-mudi dan pengalaman kerja.Cirri-ciri keperibadian yang tidak termasuk kedalam no 4 ,5, 6 diatas; sifat tempramen,sifat karakter, corak kehidupan emosional, nilai-nilai kehidupan yang dijunjung tinggi,kadar pergaulan social dengan teman-teman sebaya, sikap dalam menghadapai permasalahan dalam berbagai bidang kehidupan, keadaan mental dsb.Kesehatan jasmani; keadaan kesehatan pada umumnya, gangguan pada alat-alat indera,cacat jasmani dan penyakit serius yang pernah diderita.II. Metode Pengumpulan DataDalam proses pengumpulan data tentu diperlukan sebuah alat atau instrument pengumpuldata. Alat pengumpul data dapat dibedakan menjadi dua yaitu pertama alat pengumpuldata dengan menggunakan metode test dan metode non test.II. A. Pengumpulan Data Dengan Metode TestTest merupakan suatu metode penelitian psikologis untuk memperoleh informasi tentang berbagai aspek dalam tingkah laku dan kehidupan batin seseorang, dengan menggunakan pengukuran (measurement) yang menghasilkan suatu deskripsi kuantitatif tentang aspek yang diteliti.Keunggulan metode ini adalah :Lebih akurat karena test berulang-ulang direvisi.Instrument penelitian yang objektif.Sedangkan kelemahan metode ini adalah :Hanya mengukur satu aspek data.Memerlukan jangka waktu yang panjang karena harus dilakukan secara berulang-ulang.Hanya mengukur keadaan siswa pada saat test itu dilakukan.II. A. 1. Jenis-jenis Tes
 
1. Tes IntelegensiTes kemampuan intelektual, mengukur taraf kemampuan berfikir, terutama berkaitandengan potensi untuk mencapi taraf prestasi tertentu dalam belajar di sekolah (Mentalability Test; Intelegence Test; Academic Ability Test; Scholastic Aptitude Test). Jenis datayang dapat diambil dari tes ini adalah kemampuan intelektual atau kemampuanakademik.2. Tes BakatTes kemampuan bakat, mengukur taraf kemampuan seseorang untuk berhasil dalam bidang studi tertentu, program pendidikan vokasional tertentu atau bidang pekerjaantertentu, lingkupnya lebih terbatas dari tes kemampuan intelektual (Test of SpecificAbility; Aptitude Test ). Kemampuan khusus yang diteliti itu mencakup unsur-unsur intelegensi, hasil belajar, minat dan kepribadian yang bersama-sama memungkinkanuntuk maju dan berhasil dalam suatu bidang tertentu dan mengambil manfaat dari pengalaman belajar dibidang itu.3. Tes MinatTes minat, mengukur kegiatan-kegiatan macam apa paling disukai seseorang. Tes macamini bertujuan membantu orang muda dalam memilih macam pekerjaan yang kiranya paling sesuai baginya (Test of Vocational Interest).4. Tes KepribadianTes kepribadian, mengukur ciri-ciri kepribadian yang bukan khas bersifat kognitif, sepertisifat karakter, sifat temperamen, corak kehidupan emosional, kesehatan mental, relasi-relasi social dengan orang lain, serta bidang-bidang kehidupan yang menimbulkankesukaran dalam penyesuaian diri. Tes Proyektif, meneliti sifat-sifat kepribadianseseorangmelalui reaksi-reaksinya terhadap suatu kisah, suatu gambar atau suatu kata;angket kepribadian, meneliti berbagai ciri kepribadian seseorang dengan menganalisa jawaban-jawaban tertulis atas sejumlah pertanyaan untuk menemukan suatu pola bersikap, bermotivasi atau bereaksi emosional, yang khas untuk orang itu.Kelemahan Tes Proyektif hanya diadministrasi oleh seorang psikolog yang berpengalaman dalam menggunakan alat itu dan ahli dalam menafsirkannya.5. Tes Perkembangan VokasionalTes vokasional, mengukur taraf perkembangan orang muda dalam hal kesadaran kelak akan memangku suatu pekerjaan atau jabatan (vocation); dalam memikirkan hubunganantara memangku suatu jabatan dan cirri-ciri kepribadiannya serta tuntutan-tuntutansocial-ekonomis; dan dalam menyusun serta mengimplementasikan rencana pembangunan masa depannya sendiri. Kelebihan tes semacam ini meneliti taraf kedewasaan orang muda dalam mempersiapkan diri bagi partisipasinya dalam dunia pekerjaan (career maturity).6. Tes Hasil Belajar (Achievement Test)Tes yang mengukur apa yang telah dipelajari pada berbagai bidang studi, jenis data yangdapat diambil menggunakan tes hasil belajar (Achievement Test) ini adalah taraf prestasidalam belajar.
 
II. B. Pengumpulan Data Dengan Metode Non TestUntuk melengkapi data hasil tes akan lebih akurat hasilnya bila dipadukan dengan data-data yang dihasilkan dengan menggunakan tehnik yang berbeda, berikut disajikan alat pengumpul data dalam bentuk non tes.A. ObservasiObservasi diartikan pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yangtampak pada objek penelitian. Berikut alat dan cara melaksanakan observasi :Keunggulan metode ini adalah :Banyak gejala yang hanya dapat diselidiki dengan observasi, hasilnya lebih akurat dansulit dibantah.Banyak objek yang hanya bersedia diambil datanya hanya dengan observasi, misalnyaterlalu sibuk dan kurang waktu untuk diwawancarai atau menisci kuisioner.Kejadian yang serempak dapat diamati dan dan dicatat serempak pula denganmemperbanyak observer.Banyak kejadian yang dipandang kecil yang tidak dapat ditangkap oleh alat pengumpuldata yang lain, yang ternyata sangat menentukan hasil penelitian.Kelemahan metode ini adalah :Observasi tergantung pada kemampuan pengamatan dan mengingat.Kelemahan-kelemahan observer dalam pencatatan.Banyak kejadian dan keadaan objek yang sulit diobservasi, terutama yang menyangkutkehidupan peribadi yang sangat rahasia.Oberservasi sering menjumpai observee yang bertingkah laku baik dan menyenangkankarena tahu bahwa ia sedang diobservasi.Banyak gejala yang hanya dapat diamati dalam kondisi lingkungan tertentu, sehinggadapat terjadi gangguan yang menyebabkan observasi tidak dapat dilakukan.1. Catatan Anekdot (Anecdotal Record )Alat untuk mencatat gejala-gejala khusus atau luar biasa menurut urutan kejadian, catatandibuat segera setelah peristiwa terjadi. Pencatatan ini dilakukan terhadap bagaimanakejadiannya, bukan pendapat pencatat tentang kejadian tersebut.Keuntungan :Catatan ini menggambarkan perilaku individu, biasanya dalam berbagai situasi yang berbeda, sehingga dapat menyumbangkan pemahaman yang lebih besar tentangkepribadian individu tersebut.Catatan tentang perilaku yang jelas akan menghasilkan pemahaman yang lebih tepatmengenai subyek, daripada generalisasi yang tidak jelas, terlalu luas, dan tidak dilengkapi bukti kuat.Catatan ini mendorong guru untuk tertarik dan mendapatkan informasi tentang individu.Catatan ini melengkapi data kuantitatif dan memperkaya penafsiran perilaku.Kelemahan :Catatan ini dapat berguna hanya jika penggambaran pengamatannya akurat dankomprehensif.Catatan ini bisa menciptakan masalah serius bagi personel sekolah berkaitan dengan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->