Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
51Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Antropologi Ekonomi-Review Oechoe von Boegh- Antropologi UNHAS

Antropologi Ekonomi-Review Oechoe von Boegh- Antropologi UNHAS

Ratings:

4.33

(2)
|Views: 5,668 |Likes:
Published by Andi Muhammad Yusuf

More info:

Published by: Andi Muhammad Yusuf on Jun 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

\ue001
PENDAHULUAN

Antropologi ekonomi adalah suatu kajian dalam antropologi social budaya yang memusatkan studi pada gejala ekonomi dalam kehidupan masyarakat manusia. Posisi bidang kajian ini adalah sejajar dengan bidang kajian lain dalam study antropologi. Perilaku ekonomi adalah saling mempengaruhi factor social budaya yaitu adanya proses produksi, distribusi dan komsumsi adanya barang dan jasa. Dalam antropologi ekonomi mencakup (1) bagaimana factor - factor non ekonomi dan ekonomi berperan dalam kegiatan ekonomi (2) system kekerabatan berperan dalam kegiatan ekonomi yang tidak dilihat (3) pranata- pranata social yang sering kali terkait didalamnya.

Ghathering Society ( Masyarakat Pranata )

Masyarakat yang hidup dalam kelompok- kelompok yang relative kecil dan terpencar- pencar dan sering berpindah- pindah dari suatu tempat ketempat lain untuk mencari sumber makanan. Dalam proses mata pencaharian manusia yang berawal dari berburu dan meramu menjadi peternakan kerena manusia berhsil menjinakkan binatang buruannya dari tingkat bangsa beternak b erevolusi kebercocok tanam. Cir i-cirinya yaitu (1) kehidupan kurang stabil akibatnya bahan makanan kurang cukup sehingga mereka harus hidup berpindah (2) jumlah penduduk sedikit orang hidup dalam kesatuan keluarga atau kelompok kecil (3) hubungan social atas dasar kekerabatan (4) hidup didaerah terpencil kurang kontak dengan dunia luar dan penduduk lainny. Dalam evolusi mata pencaharian hidup manusia dibagi atasberburu, beternak, dan berc ocok tanam.

Pola hidup masyarakat berburu dan meramu merupakan pola hidup manusia yang paling tua dipermukaan bumi, yang ditandai dengan berkelompok dan terkadang bermalam ditempat buruannya yang banyak terdapat hewan yang bisa ditangkap untuk bahan makanan. Pembagian hasil buruannya deng an kaum kerabat, tetangga dan orang lain dalam masyarakatnya. Misalnya dapat kita lihat pada suku bangsaBgu penduduk pantai utara Irian jaya yang masih hidup berburu dan meramu.

Beternak secara tradisional merupakan mata pencaharian pokok yang dikerjaka n
secara besar- besaran. Pada masa sekarang beternak dilakukanoleh kurang lebih tujuh juta
\ue002

manusia yaitu kira- kira 0,02% dari 3 milyar penduduk dunia. Suku -suku bangsa peternak cenderung bersifat agresif, karena mereka secara terus menerus harus menjaga keamanan kelompok tetanggasuku bangsa peternak juga biasanya hidup mengembara sepanjang musim semi dan musim panas dalam suatu wilayah tertentu yang sangat luas dalam musim dingin mereka menetap dalam suatu perkemahan induk atau desa induk.

Berbeda dengan pola hidup bercocok tanam, bercocok tanam diladang berpindah, merupakan bentuk mata pencaharian manusia yang lambat laun hilang, diganti dengan bercocok tanam menetap.bercocok tanam diladang berpindah dilakukan dengan membuka sebidang tanah menebang poho n- pohon kemudian membakar daun dahan dan balokpohon hasil tebangan, lading yang telah dibuka ditengah hutanm kemudian ditanami berbagai macam tanaman tanpa pengolahan tanaman yang intensif juga irigasi.

Sejarah Perkembangan Antropologi Ekonomi
\ue000
Antropologi ekonomi berkembang sejak akhir abad ke 19 dan awal ke20 ketika
Malinowwski melakukan penelitian di Kepulauan Trobrian
\ue000
Dari penelitian tersebut terdapat perhatian dari muridnya yaitu R. Firth, Good
Fellow dan Herkofits
\ue000
Ahli ilmu ekonomi murni yang tertarik dengan pemikiran Malinowski, seperti
Manning Nash dan Belsaw
\ue000
Ahli sejarah Karl Polanyi dengan latar belakang ilmunya mengkaji system
ekonomi secara historis
Fase Perkembangan Pendekatan Antropologi Ekonomi
\ue000
Zaman Malinoski akhir abad XIX awal abad XX \u00ab Argonauts Of The Westen
Pacific\u201d sebagai peletak dasar antropologi ekonomi
\ue000

Munculnya ahli ekonomi Roymond Firth, Herkovits serta ahli sosiologi ekonomi Good Fellew karyanya masing-masing: primitive Polynesian ekonomi (1939), The Ekonomi Primitive people(1940), Principle of Ekonomi Sosilogy (1939) yang kemudian mereka disebut Formalis.

\ue003
\ue000
Muncul George Dalton, Karl polangi, Paul BohannanBuku Dalton \u201cEconomic
thery and Primitive Society (1961) mereka disebut subtantivist
\ue000
Munculnya M Gother, dengan bukunya yang berjudul: Un Domaine Constita
Antropology Economique\u201d(1974).disebut Neo \u2013Marxist.
\ue000
Muncul tulisan James Scott. The Moral Of The Peasent Economi, Rebillion,
Subdistence Economi in south east Asia (1977), Disebut Neo Subtantif.
\ue000
Terbitnya buku S.Poptein yang berjudul\u201dRetional Peasent\u201d(1978), Disebut Neo
Formalist.
\ue000
. Munculnya tulisan Cyril S Belhsaw:Traditional exchange and Markets.disebut
Moderat.
\ue000
Terbit karyta dari Antropologi dari Leiden Jpm Den Bremen \u00ab Onze Aarde
Houndt Neet Van Rejs \u00ab (1985) daia disebut strukturalis
\ue000
Muncul karya dari antropologi Amerika Steven Goodmen (1986) dia disebut
sebagai ahli antropologi ekonomi simbolik
\ue000
Muncul karya Dewey, Szanton, dan Davis mengenai \u201c social Relation in Philipine
Market disebut ekonimi personalisme.

Pendekatan\u2013pendekatan dalam antropologi ekonomi meliputi Pendekatan Formal, Pendekatan Subtantif, Pendekatan Neo Formal, Pendekatan Neo Subtantif, dan Pendekatan Neo Marksis.

Activity (51)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dhial van Gogh liked this
Thole Ishartono liked this
Erwin Reco liked this
Erwin Reco liked this
Yenny Susanti liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->