Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
69Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SEJARAH TEORI ANTROPOLOGI

SEJARAH TEORI ANTROPOLOGI

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 17,066|Likes:
Published by Andi Muhammad Yusuf

More info:

Published by: Andi Muhammad Yusuf on Jun 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/13/2013

pdf

text

original

 
Tugas Mata Kuliah 
SEJARAH TEORI ANTROPOLOGI II
REVIEW PEMBAHASAN MATERI
ANDI MUHAMMAD YUSUF K.E 511 05 027
JURUSAN ANTROPOLOGI SOSIALFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIKUNIVERSITAS HASANUDDINMAKASSAR2008
 
PENDEKATAN AKSI DAN PROSESUAL
Berbagai pendekatan maupun kerangka teoritik dalam antropologidigunakan dalam menelaah fenomena sosial dan budaya terjadi disekitar yangtak pernah terlepas dari kecendrungan kedinamisan, perubahan-perubahanyang tak pernah lepas dan inheren pada setiap kondisi sosial budaya suatumasyarakat. Apapun realitas yang terjadi dalam masyarakat pada umumnyaditanggapi secara berbeda-beda dengan tak lepas dari latar belakang maupunparadigma di setiap konsepsi yang menerangkan fenomena tersebut.Salah satu pendekatan yang mulai diperhitungkan saat ini di antropologiadalah pendekatan aksi dan prosesual. Dengan menggunakan pendekatan ini,banyak para dosen maupun ahli yang mengasumsikan kemampuanpendekatan ini dalam menelaah dan menjelaskan gejala ataupun terjadinyaperubahan budaya dalam suatu masyarakat tertentu, selalu dikaitkan dengankonteks kebudayaan yang dapat diramalkan di masa yang akan datang(meskipun hal ini belum dapat dijelaskan penulis melalui literatur, kecualipemahaman yang didapatkan melalui mata kuliah) .Norma-norma, sikap dan perilaku yang merupakan bagian yang menjadimasalah dalam kajian budaya, namun sebagian menanggapinya sebagaifenomena dengan istialah lain yang kita kategorikan dalam tulisan ini adalah‘aksi’(fokus kajian pada peranindividu dalam bertindak, beraksi. Pendekatanaksi kian menarik perhatian antropolog setelah jenuh dengan perdebatanantara evolusi dan difusi pada wilayah perubahan budaya. Dan pada tahun1960-an sebagaian antropologimeninggalkan orientasi strukturalfungsionalisme dan mulai mengembangkan model‘tindakan sosial’ yangdapatditemukan dalam karya
Edmund Leach 
dan muridnya
Fredrick Barth 
(dalamSaifuddin:178). Secara sederhana, pendekatan dinilai berlawanan denganstruktur sosial, berarti apa yang secara aktual dilakukan orang, yaitu peranan-peranan yang suatu individu jalanakan bertentangan dengan status sosial yangia sandang.Tak berbeda dengan pendekatan tindakan sosial, salah satu pendekatanyang juga digunakan dalam menelaah perubahan sosial adalah pendekatan
 
prosesual, mengkaji perubahan-perubahan siklis dalam masyarakat atauperubahan dalam masyarakat sepanjang waktu. Perspektif ini sangatmenekankan proses sosial daripada struktur sosial, atau yang melihat struktursosial atau struktur simbolik dalam hal kemampuannya melakukan transformasiatau perubahan permukaan dalam masyarakat.Selanjutnya apa dan bagaimana perspektif tindakan sosial ini dapatdijelaskan?, penulis hanya mampu memberikan sedikit gambaran yang kuranglebih dapat dikaitkan dengan perspektif tersebut seperti refleksi dibawah ini.Lingkungan civitas akademik yang dilingkupi dengan berbagai aktivitaspendidikan menuntut dedikasi yang cukup tinggi oleh para person-person yangterlibat didalamnnya, dan hal ini sangat perlu mengingat keinginan kitabersama dalam mencapai kualitas akdemik yang baik dibandingkan denganyang lainnya. Salah satu elemen dalam ruang lingkup civitas akademik yangmamapu mendorong hal tersbut adalah dosen, yang merupakan tonggakterbentuknya keluaran akademik yang berkualitas. Dosen sangat berperan vitaldalam memberikan pengajaran sekaligus fasilitator bagi mahasiswa dalammengembangkan aspek kepribadian dan yang paling penting aspek keilmuandilain pihak dosen juga terikat dengan sistem administrasii yang berlakudikampus serta kegiatan-kegiatan lainnya yang ada didalam kampus.Pada kenyataannya banyak dosen yang melakukan aktifitassesungguhnya dapat menjadi penghambat tumbuhnya suasana kademik yangbaik di kampus. Kita dapat menemukan indikasi pada perilaku dosen yangsering mangkir dan tidak melakukan tugasnya dengan baik sebagai tenagapengajar. Peran yang sesungguhnya menjadi baktinya sebagai tenagapengajar, namun masih banyak oknum dosen yang tidak melakukan dengansepenuhnya, jelas hal ini sangat merugikan tidak hanya bagi mahasiswa tapi juga konstelasi program yang disusun oleh jurusan atau akademik menjadikacau. Seperti yang terjadi pada mahasiswa peran dosen sangat diharapkanberjalan sesuai dengan aturan akademik yang berlaku sehingga dapatbersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan yang baik

Activity (69)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Raden Bayu liked this
Ibnu Hasyim added this note|
mllmmmm....mf,,,Q mkssssssssssssshhh,,bgt yaaaaa,,,,,,mga mjd amalllll baikkk kamu.njenengan,,,,,tkssss,,,,,ngtkkk tdrrrr ah,,,dh dpt koxxxx
Hadi Widodo liked this
Yadhi Ajach liked this
Yadhi Ajach liked this
Frans Mana added this note|
fr... mantap

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->