Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
54Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGUJIAN KEKERASAN BAJA KARBON RENDAH ST 36 HASIL NITRIDASI MENGGUNAKAN TEKNIK PLASMA LUCUTAN

PENGUJIAN KEKERASAN BAJA KARBON RENDAH ST 36 HASIL NITRIDASI MENGGUNAKAN TEKNIK PLASMA LUCUTAN

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 4,243 |Likes:
Published by Noor Yudhi

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Noor Yudhi on Jun 08, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2013

pdf

text

original

 
PROSIDING SEMINAR NASIONALPENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR 
Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan
 Yogyakarta, 19 September 2006
ISSN 1410 - 8178
Sumarmo, dkk 
74
PENGUJIAN KEKERASAN BAJA KARBON RENDAH ST 36 HASILNITRIDASI MENGGUNAKAN TEKNIK PLASMA LUCUTANPIJAR 
Sumarmo, Irianto, J. Karmadi
 PTAPB-BATAN Yogyakarta
ABSTRAK
PENGUJIAN KEKERASAN BAJA KARBON RENDAH ST 36 HASIL NITRIDASI MENGGUNAKAN TEKNIK PLASMA LUCUTAN PIJAR. Telah dilakukan pengujiankekerasan permukaan baja karbon rendah tipe ST 36 hasil nitridasi menggunakanteknik plasma lucutan pijar. Untuk maksud tersebut spesimen uji ukuran diameter 20 mm dan tebal 10 mm dinitridasi pada kondisi jarak antar elektrode 4 cm, tekananvakum 2 
×
10 
-1
Torr, sedang temperatur dan lamanya proses divariasi yaitu masing-masing 200, 250, 300, 350 
C dan 30, 60, 90, 120, 150 menit. Hasil nitridasi diuji kekerasannya menggunakan alat uji keras Micro Hardness Tester MXT 70. Dari hasil uji yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kekerasan rata-rata awal baja ST 36 adalah sebesar 14,68 
± 
0,03 KHN, setelah dinitridasi untuk berbagai variasi temperatur dan lamanya proses diperoleh kekerasan optimum sebesar 386,74
± 
3,3KHN. Hasil tersebut dicapai pada kondisi temperatur 300 
C dan lamanya proses 150 menit. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa proses nitridasi dapat meningkatkan kekerasan permukaan sebesar 169,16%.
ABSTRACT
HARDNESS TETING OF NITRIDED ST 36 LOW CARBON STEEL USING GLOW DISCHARGE PLASMA.
 
Hardness testing of nitrided st 36 low carbon steel using glow discharge plasma has been carried out. For the purpose, samples with dimensiondiameter 20mm and thickness 10mm were nitrided at the following conditions,electrodes distance 4cm, while temperature and the time were varied respectively were 200, 250, 300, 350 
C and 30, 60, 90, 120, 150 minutes. Nitrided sample weretested their hardness using Micro Hardness Tester MXT 70. It has been found that thesurface hardness of row material is 143,68 
± 
0,03 KHN. After nitriding process for various temperature and time, the optimum hardness in orde of 386,74
± 
3,3 KHN.This optimum hardness was achived at the following conditions temperature 300 
and time 150 minutes. From this data, it can be concluded that there is an increasing hardness in orde of 169,16%.
 
PENDAHULUAN
alam usaha memperbaiki sifat-sifat mekanik  permukaan suatu logam (baja) biasa dilakukandengan proses pengerasan permukaan. Proses pengerasan permukaan
(Surface Hardening),
adalahsuatu pengerasan material pada bagian permukaan,sehingga bagian dalam-nya tetap bersifat ulet. Bilamaterial ini dibuat semua bagian keras, selain biaya pembuatan lebih mahal, sifatnya adalah
 fragile
 (getas/mudah patah)
[1]
. Satu diantara metode pengerasan per-mukaan suatu material adalahdengan menggu-nakan teknik nitridasi dengan plasma lucutan pijar. Dengan proses nitridasi inidapat meningkatkan kekerasan permukaan suatumeterial sehingga mampu mengurangi laju keausanakibat gesekan dan mampu menahan gaya-gayadinamis
[2]
.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeraskan permukaan komponen-konponenmesin yang selalu bergesekan dengan komponenlainnya misalnya seperti ring seker, poros engkol,roda gigi dan lain sebagainya, sehingga umur  pemakaian komponen tersebut lebih lama
[3]
. Dalam
D
 
 
PROSIDING SEMINAR NASIONALPENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR 
Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan
 Yogyakarta, 19 September 2006
Sumarmo, dkk 
ISSN 1410 – 8178
 
75
 penelitian ini disajikan hasil uji kekerasan permukaan dari baja karbon rendah ST 36 yangdideposisi dengan teknik nitridasi dalam plasmalucutan pijar.
DASAR TEORI
 Nitridasi adalah proses penambahan un-sur nitrogen pada permukaan bahan logam agar terjadi perubahan fasa (Fe
2
 N, Fe
3
 N) sehingga kekerasan permukaan meningkat. Modifikasi permukaanlogam untuk mendapatkan sifat khusus sepertikekerasan dan ketahanan terhadap keausan dapatdilakukan dengan cara nitridasi gas yangdiplasmakan.Secara umum kekerasan diartikan sebagaiketahanan suatu bahan terhadap deformasi plastisdan angka kekerasan didefisinikan dengan bebanterpasang
(gf=gram force)
dibagi dengan luas jejak (mm
2
).
[4]
 
Untuk jenis lapisan yang sangat tipis bebanmaksimal yang diijinkan adalah 2000 gf. Ujikekerasan dengan beban antara 10 gf sampai dengan2000 gf dinamakan uji kekerasan mikro. Dalam prakteknya pengujian kekerasan suatu permukaanmaterial dapat menggunakan uji keras Brinell,Vikers atau Knoop. Perbedaan dari ketiganyatersebut adalah bentuk jejak dari indentornya.Dalam penelitian ini uji keras menggunakanindentor Knoop dengan beban yang seringanmungkin, karena bila bebannya terlalu berat hasil ujikekerasannya tidak akan teliti, sebab ujungindentornya akan menembus bahan dasarnyasehingga hasil uji tidak seperti yang diinginkan.Adapun angka kekerasan Knoop dapat dihitungdengan persaman :
2
23,14
 L P  KHN 
=
(1)dengan
 P 
: beban yang terpasang (gf)
 L
: panjang diagonal jejak indentor ( µm)Sedangkan prosentase kenaikan kekerasan mikroyang diperoleh dari hasil nitridasi adalahmenggunakan persamaan berikut:
%100%
001
 x X  X  X  KHN 
=
 (2)dengan
 Xi
= Nilai kekerasan mikro setelah dinitridasi
 X 
0
 
= Nilai kekerasan mikro sebelum dinitridasi
TATA KERJA
Dalam melakukan penelitian ini melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan substrat, prosesnitridasi dengan plasma lucutan pijar, kemudian pengujian kekerasan material dengan meng-gunakan
Micro Hardness Tester MXT 70
.
Bahan
Dalam penelitian ini digunakan material baja karbon rendah ST 36, kertas gosok/ampelasukuran kekasaran 120, 220, 300, 400, 600, 800,1000, 1200 dan 1500 mesh, kain bludru, pasta intanukuran 0,25 micron, kertas perekat dobel sisi, air dan alkohol.
Peralatan
Satu unit plasma lucutan pijar, mesin poles,gergaji, kikir,
ultrasonic cleaner 
, tanggem, guntingkertas, desikator dan
Micro Hardness Tester MXT 70
.
Persiapan cuplikan
Bahan yang akan di nitridasi terlebih duluharus dipersiapkan sebagai substrat. Oleh karenalapisan yang terjadi pada permukaan material sangattipis maka permukaan cuplikan sendiri harus betul- betul rata, halus dan mengkilap. Untuk membuat permukaan substrat ini menjadi betul-betul rata,halus dan mengkilap dipoles dengan menggunakanmesin poles. Bagan mesin poles ini seperti disajikan pada Gambar 1.
Adapun langkah persiapannya sebagai berikut
1.
 
Bahan uji (baja karbon rendah ST 36) dipotongdengan menggunakan gergaji dengan ukurandiameter 20 mm dan tebal 10 mm.2.
 
Menghaluskan pada bagian kedua sisinyadengan menggunakan kikir 
3.
 
Memasang kertas gosok pada piringan mesin poles dengan cara direkatkan menggunakanisolasi
double layer 
4.
 
Menghaluskan salah satu sisi dari bahan ujitersebut dengan cara menggosokkan diatasmesin poles yang telah dipasang kertas gosok  pada awalnya digunakan kertas gosok denganukuran 120 mesh sambil didinginkan dengan air dengan cara meneteskan saat dilakukan pemolesan. Kemudian secara berurutan digantidengan kertas gosok yang lebih halus dan yangterakhir paling halus yaitu ukuran 1500 mesh.5.
 
Untuk mendapatkan substrat yang halus rata danmengkilap, substrat digosokkan diatas kain bludru yang telah dibubuhi pasta intan danditetesi air 6.
 
Mencuci substrat menggunakan air dan detergenagar substrat bebas dari lemak, kemudiandikeringkan7.
 
Mencuci substrat dengan menggunakan alkoholdengan cara dimasukkan di dalam gelas yangtelah diisi dengan alkohol kemudian dimasukankedalam
ultra sonic cleaner 
yang telah diisi air,
 
PROSIDING SEMINAR NASIONALPENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR 
Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan
 Yogyakarta, 19 September 2006
ISSN 1410 - 8178
Sumarmo, dkk 
76
kemudian
ultra sonic cleaner 
dihidupkan kuranglebih 30 menit.8.
 
Subtrat dikeringkan dengan menggunakan hair dryier kemudian dimasukkan ke dalam desikator untuk menunggu proses nitridasi.Gambar 1. Mesin poles
Keterangan gambar 
1.
 
Motor listrik 2.
 
Piringan poles3.
 
Badan mesin poles4.
 
Sabuk pemutar 
Proses nitridasi
Untuk meningkatkan kekerasan permu-kaan suatu material satu diantaranya adalah denganteknik nitridasi menggunakan plasma lucutan pijar. Nitridasi adalah proses penambahan unsur nitrogen pada permukaan bahan logam agar terjadi perubahan fasa (Fe
2
 N, Fe
3
 N) sehingga kekerasan permukaan meningkat. Bagan dari unit plasmalucutan pijar disajikan pada Gambar 2.
Langkah-langkah proses nitridasi sebagaiberikut
1.
 
Meletakkan substrat pada di dalam tabungreaktor plasma lucutan pijar 2.
 
Menghubungkan unit plasma lucutan pijar dengan power listrik dari PLN3.
 
Pompa rotari dihidupkan, pemanas subtratdihidupkan dengan cara menaikkan tegangan pada super volt sekitar 40 volt.4.
 
Setelah tekanan vakum mencapai 2 × 10
-2
Torr dan pemanas substrat mencapai suhu yangdiinginkan, proses nitridasi segera dimulaidengan menghidupkan alat pencatat frekuensi,mengalirkan gas nitrogen masuk tabung reaktor  plasma sampai tekanan vakum turun menjadi 2 ×10
-1
Torr, kemudian mengidupkan sumber dayaRF.5.
 
Demikian selanjutnya dilakukan hal yang samadengan suhu dan waktu yang divariasi sesuaidengan yang diinginkanGambar 2. Unit plasma lucutan pijar 
Keterangan gambar 
1.
 
Katup pengatur aliran gas2.
 
Tabung reaktor plasma3.
 
Pirani meter 4.
 
Katup isolator vakum5.
 
Pompa difusi6.
 
Katup
by pass
 7.
 
Pompa rotari8.
 
Elektroda dan pemanas9.
 
Variak Gambar 3. Alat uji kekerasan
Micro HardnessTester MXT 70
 
Keterangan gambar
a. Indentor piramida intan b. Lensa obyektif c. Tempat substratd. Lensa okuler e. Tombol readf. Knoop putar beban indentor g. Knoop putar penggeser substrath. Knoop putar pemfokus lensai. Knoop putar pengatur panjang diagonal jejak 

Activity (54)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Khairul Bahtiar liked this
Ulfa Wiwit Ch liked this
tesaveroza liked this
tesaveroza liked this
Edi Sucipto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->