Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Di Balik Kontes Ratu Sejagad “‪#‎MissWorld‬”

Di Balik Kontes Ratu Sejagad “‪#‎MissWorld‬”

Ratings: (0)|Views: 4 |Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on Aug 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2014

pdf

text

original

 
25/08/13 Komentahttps://m.facebook.com/muslimah4khilafah/posts/509246722503594 1/3
Muslimah4Khilafah
7 menit yang lalu
Di Balik Kontes Ratu Sejagad “#​MissWorld​ Oleh: Syifaiyah Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas/ Anggota Muslimah Hizbut Tahrir IndonesiaKontes kecantikan Miss World 2013 yang akan diadakan di Indonesia September nanti terusmengundang pro dan kontra di kalangan masyarakat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan beberapaormas Islam dengan tegas menolak penyelenggaraan kontes tersebut. Sebagaimana diungkapkanKetua MUI pusat bidang luar negeri KH Muhyidin Junaedi bahwa “MUI dengan tegas menolak acarakontes kecantikan bernama Miss World 2013 yang akan digelar bulan September mendatang”(muslimdaily.net, 06/13). Meski dikabarkan tidak akan ada kontes bikini pada final Miss World 2013 diBogor, namun MUI tetap menolak tegas pelaksanaan pemilihan ‘ratu sejagad’ itu. Alasannya, karenakontes syahwat ini akan merusak akhlak generasi muda bangsa.Selama ini memang banyak penolakan yang dilakukan berbagai kalangan karena adanya kontes bikinipada ajang Miss World tersebut. Untuk mengakomodir berbagai penentangan, panitia menghilangkansesi penggunaan bikini dan menggantinya dengan kain bali, dengan harapan bahwa masyarakat danorang-orang yang kontra akan mendukung perhelatan Miss World. Gubernur Jawa Barat Heryawansebagaimana dikutip jpnn.com (4/4) juga menjelaskan bahwa Miss World 2013 ini akan berbeda daribiasanya karena tidak ada sesi penggunaan bikini. “ini lebih sopan dan bertatakrama, sehingga jauhdari kesan-kesan negatif,” ucapnya seraya menawarkan penggunaan pakaian adat khas Indonesiayakni kebaya.Lantas apakah penolakan kontes Miss World memang hanya karena bikini? Sehingga akan menjadiboleh dan diterima jika kontes bikininya dihilangkan?Dari Bikini ke 3B (beauty, brain, behaviour) Ajang Miss World yang pertama kali diselenggarakan di Inggris pada 1951 pada awalnya memangmerupakan “bikini contest festival”. Kontes yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan pakaianrenang untuk memilih modelyang akan mempromosikan produknya. Sejak pertama kalidiselenggarakan, kontes ini memang ditujukan untuk kepentingan bisnis. Selanjutnya, dipopulerkanolehmedia menjadi kontes kecantikan bernama Miss World, dan bikini contest tetapmenjadi sesi wajib setiap penyelenggaraan ajang Miss World di berbagai dunia. Para finalis Miss Worldakandijadikansebagaiikon bagi produk-produk kecantikan, fashion,pakaian renang, bintang majalah, televisi maupunkoran.Kontes Miss World ini sangat diminati oleh televisi karena sejak awal bisa mendatangkan pemirsasangat besar, mengalahkan olimpiade dan piala dunia (sepak bola). Bahkan, ajang ini sekarang diklaimditonton oleh lebih dari satu miliar pasang mata di seluruh dunia. Dan, sejak tahun 2000 ajang iniberkembang menjadi sebuah bisnis raksasa global, Miss World yang berpusat di London ini membuatwaralaba (franchise) dan sudah dibeli di 130 negara dengan penghasilan mencapai 450 juta dolar.Jadi, sudah sangat jelas bahwa kontes Miss World ini sebenarnya adalah ajang bisnis dengan
 
25/08/13 Komentahttps://m.facebook.com/muslimah4khilafah/posts/509246722503594 2/3
memanfaatkan kecantikan dan kemolekan tubuh perempuan. Hingga tak salah banyak pihak menuduhkontes-kontes semacam ini baik skala lokal (putri Indonesia, miss Indonesia) maupun internasional(miss world, miss universe) merupakan ajang eksploitasi perempuan demi kepentingan para kapitalis.Bahkan kritik semacam ini pernah disampaikan Dr Daoed Joesoef, mantan Menteri Pendidikan danKebudayaan RI, dalam bukunya yang berjudul “Dia dan Aku: Memoar Pencari Kebenaran” tahun 2006.Meski dikenal sekular, beliau menyampaikan kritik keras terhadap kontes-kontesan semacam MissWorld, beliau menilai: “Pemilihan ratu-ratuan seperti yang dilakukan sampai sekarang adalah suatupenipuan, disamping pelecehan terhadap hakikat keperempuanan. Tujuan kegiatan ini adalah tak laindari meraup keuntungan berbisnis, bisnis tertentu; perusahaan kosmetik, pakaian renang, rumahmode, salon kecantikan, dengan mengeksploitasi kecantikan yang sekaligus merupakan kelemahanperempuan, insting primitif dan nafsu elementer laki-laki dan kebutuhan akan uang untuk bisa hidupmewah”. Agar kontes ini lebih elegan dan tidak terkesan murahan, maka sejak tahun 1980-an barulah pesertaMiss World diharuskan mengikuti tes kecerdasan dan kepribadian. Sejak itulah mulai diperkenalkankonsep 3B (beauty, brain and behaviour). Konsep 3B itu pada hakikatnya hanyalah topeng untukmengaburkan tujuan yang sebenarnya, selain untuk mencegah resistensi masyarakat dari sekedar kontes cantik-cantikan yang tidak bermanfaat. Karena pada dasarnya tetap saja kecantikanlah yangdijadikan poin penilaian utama, bukan brain atau behaviour. Fakta menunjukkan secerdas dan sebaikapapun kepribadian seorang perempuan, tak akan pernah menjadi kontestan Miss World jika takcantik?Islam memelihara kehormatan dan kemuliaan perempuanIndonesia, sebagai negeri dengan penduduk muslim terbesar di dunia harusnya bersatu padu menolakajang Miss World ini. Ini adalah sebuah penghinaan besar bagi kaum muslim di negeri ini. Islam yangsangat memelihara kehormatan dan melindungi kaum perempuan akan dihancurkan dengan kontespamer aurat ini. Dalam Islam perempuan diwajibkan menutup aurat agar kehormatannya tetapterpelihara dan hanya layak ditampakkan hanya kepada mahromnya. Akan tetapi, ajang Miss World iniakan menghancurkan itu semua dengan sengaja menjadikan tubuh perempuan sebagai pajangan,tontonan dan bahan penilaian.Begitu juga dengan iming-iming sejuta manfaat yang akan diterima bangsa Indonesia dengan adanyaevent ini hanyalah taktik untuk memuluskan penyelenggaraan semata. Karena efek dan kerusakanyang akan ditimbulkan dengan adanya kontes ini jauh lebih besar. Pertama, di dalam kontes MissWorld ada aktifitas maksiat, diantaranya adalah memperlihatkan kecantikan dan aurat perempuan.Generasi muda dan kalangan masyarakat awam akan menjadikan kontes yang penuh maksiat inisebagai contoh dan akan merusak akhlak. Kedua, kontes ini akan disaksikan di seluruh dunia danseluruh dunia akan menjadikan Indonesia sebagai model negara muslim moderat yang mendukungkontes pamer aurat.Bisa kita bayangkan efek kerusakan yang ditimbulkan kontes ini akan jauh lebih besar dibandingkansecuil manfaat yang bisa diterima dunia pariwisata dan UKM dari bisnis souvenir, penginapan, danlainnya. Dalam islam pun tak dibenarkan melakukan aktifitas maksiat, meski ada manfaat yangdiperoleh. Misalnya pekerjaan sebagai model yang menampakkan aurat tak dibenarkan dalam Islam,meski bisa mendatangkan materi. Lagi pula seharusnya pemerintah mampu menggelorakan pariwisatadan UKM dengan jalan yang lebih bermoral dan beradab, bukan dengan membuka tangan terhadapkontes kemaksiatan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->