Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Prosedur Perizinan Pembuatan Pltmh Di Kabupaten Banjarnegara Document Transcript

Prosedur Perizinan Pembuatan Pltmh Di Kabupaten Banjarnegara Document Transcript

Ratings: (0)|Views: 10 |Likes:
Published by Hakiki Saputra

More info:

Published by: Hakiki Saputra on Aug 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/11/2014

pdf

text

original

 
Prosedur perizinan pembuatan pltmh di kabupatenbanjarnegara Document Transcript
1. PROSEDUR PERIJINAN PEMBUATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) DI KABUPATEN BANJARNEGARAKERTAS KERJA WAJIB Oleh : Nama Mahasiswa : SANIMAN NIM :551126/A Jurusan : Teknik Umum Program Studi : Keinspekturan Diploma : I(Satu) KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERALBADANPENDIDIKAN DAN PELATIHAN ENERGI DAN SUMBER DAYAMINERALPERGURUAN TINGGI KEDINASAN AKADEMI MINYAK DANGAS BUMI - STEM PTK. AKAMIGAS – STEM Cepu, Mei 2012
2. KATA PENGANTAR Dengan segala kerendahan hati penyusun panjatkan pujisyukur kehadiratAllah SWT, yang telah berkenan memberikan Rahmat danHidayahNya, sehinggakami dapat menyelesaikan penulisan Kertas Kerja Wajib( KKW ) yang berjudul“PROSEDUR PERIZINAN PEMBUATANPEMBANGKIT LISTRIK TENAGAMIKROHIDRO (PLTMH) DIKABUPATEN BANJARNEGARA“ sebagaipersyaratan akademik di PTK AKAMIGAS – STEM Cepu. Kertas Kerja Wajib ( KKW ) ini dapat kamiselesaikan berkat dorongan, kerjasama, saran serta pemikiran dari berbagai pihak.Penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih yang setulus – tulusnyakepada : 1. Bapak Ir. Toegas S. Soegiarto, M.T. selaku direktur PTK AKAMIGAS – STEM Cepu. 2. Bapak Doni Sutrisno, S.T., M.M., selaku KepalaDinas PSDA dan ESDM Kabupaten Banjarnegara. 3. Bapak Drs. L. Riyatno,M.M., selaku Ketua Program Studi Diploma I Keinspekturan. 4. Bapak Drs. KunDharmawan H., selaku Kepala Bidang ESDM Dinas PSDA dan ESDMKabupaten Banjarnegara. 5. Bapak Zunus Rosyadi, S.Sos., selaku Kepala SeksiKetenagalistrikan dan enargi Dinas PSDA dan ESDM Kabupaten Banjarnegara.6. Bapak Agus Heriyanto S.T., M.T., selaku Dosen pembimbing 7. Bapak dan Ibudosen PTK AKAMIGAS – STEM Cepu, khususnya dari Program Studi DiplomaI Keinspekturan. 8. Keluarga dan teman-teman semua yang telah memberikansemangat dan dorongan sehingga penulisan ini bisa terselesaikan dengan baik.Harapan kami apa yang tertulis didalam Kertas Kerja Wajib ( KKW ) inidapatmemberikan manfaat bagi kita semua. Oleh karena itu perkenankanlah padakesempatan ini penulis mohon kritik dan saran, demi kesempurnaan penulisan inikarena penulisan kami jauh dari sempurna dan masih banyak kekurangan.Kiranya Tuhan Yang Maha Esa membalas budi baik Bapak / Ibu sertamemberiRahmat, Taufik dan HidayahNya kepada kita semua. Amiin. Cepu, Mei2012 Penulis ( Saniman ) NIM. 551126 / A i
3. INTISARIPLTMH sendiri merupakan singkatan dari Pembangkit Listrik Tenaga MikroHidro, Mikro menunjukkan ukuran kapasitas pembangkit, yaituantara 10 kWsampai 200kW. Adanya aliran air dan ketinggian yang memadaidapat kitamanfaatkan sebagai sumber energi untuk PLTMH. KabupatenBanjarnegarasendiri mempunyai sumber energi alternatif yang cukup banyak,diantaranyaadalah panas bumi di Pegunungan Dieng yang sudah dimanfaatkansebagaiPLTPb, dan beberapa aliran sungai yang dikembangkan dengan PLTA dan
 
 jugaPLTMH. Dari banyaknya potensi yang ada, masyarakat danPemerintahKabupaten Banjarnegara merasa belum bisa menikmati manfaatnyasecaramaksimal dikarenakan kurangnya pengembangan dari potensi-potensitersebut,sehingga Pemerintah Kabupaten Banjarnegara sendiri merasa perlumenerbitkanPeraturan-peraturan Daerah yang mengatur tentang usahaketenagalistrikan,dimana didalamnya juga termasuk izin pembangunan PLTMHdan juga tata carapengajuannya, baik yang on grid maupun yang off grid. Setelahizin diterbitkanhak dan kewajiban pemegang izin juga harus diatur supaya pemegang izin tidakberlaku semaunya sendiri dan tidak merugikan masyarakat.Izin usaha penyediaantenaga listrik merupakan sebagai salah satu mekanisme pengawasan kelaikanoperasi instalasi tenaga listrik, hak dan kewajiban pemegangizin, sanksi, danpemantauan. ii
4. DAFTAR ISI HalamanKATAPENGANTAR ......................................................................................iINTISARI .........................................................................................................iiDAFTAR ISI ......................................................................................................iiiDAFTAR GAMBAR .......................................................................................vDAFTAR TABEL ...........................................................................................viDAFTAR LAMPIRAN ...................................................................................viiI. PENDAHULUAN 1.1. Latar BelakangPenulisan ..................................................................... 1 1.2. TujuanPenulisan ................................................................................... 3 1.3. RuangLingkup Penulisan ..................................................................... 3 1.4. MetodePengumpulan Data ................................................................... 4 1.5. SistematikaPenulisan ........................................................................... 4II. ORIENTASIUMUM 2.1. Sejarah Singkat KabupatenBanjarnegara ............................................. 6 2.2. Lambang Daerah KabupatenBanjarnegara .......................................... 7 2.3. Letak Geografis dan KeadaanPenduduk Kabupaten Banjarnegara ..... 12 2.3.1 KondisiGeografis ..................................................................... 12 2.3.2 BentangAlam ........................................................................... 13 2.3.3 KeadaanPenduduk .................................................................... 14 2.4. Dinas PSDA DanESDM Kabupaten Banjarnegara .............................. 15 2.5. Tugas Pokok danFungsi Dinas PSDA dan ESDM ............................... 17 2.6. Tugas Pokok danFungsi Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral ... 18 2.7. Tugas Pokok danFungsi Seksi Ketenagalistrikan dan Energi ............... 20III. TINJAUANPUSTAKA 3.1.PLTMH ................................................................................................ 22 3.2.Potensi PLTMH ..................................................................................... 23 3.3. IzinUsaha .............................................................................................. 25 3.4. Dasar Hukum ......................................................................................... 27IV.PEMBAHASAN 4.1. Potensi Energi Di KabupatenBanjarnegara .......................................... 28 4.2. Perkembangan Listrik PedesaanDi Kabupaten Banjarnegara............... 30 4.3. Kewenangan Pemberian IzinPLTMH ................................................... 32 4.3.1. OnGrid ..................................................................................... 32 4.3.2. Off 
 
Grid ..................................................................................... 33 4.4. Tata CaraPermohonan Izin PLTMH ..................................................... 35 4.5. Hak danKewajiban Pemegang Izin ....................................................... 38 4.6. PencabutanIzin ..................................................................................... 41 4.7. Permasalahandan Penanganannya ........................................................ 43 iii
5. V. PENUTUP 5.1.Simpulan .............................................................................................. 45 5.2.Saran .....................................................................................................45DAFTAR PUSTAKALAMPIRAN iv
6. DAFTAR GAMBAR HalamanGambar 2.1. Bupati Banjarnegara I danXIV ............................................ 7Gambar 2.2. Lambang Kabupaten Banjarnegara........................................ 8Gambar 2.3. Peta KabupatenBanjarnegara ................................................ 12Gambar 2.4. Struktur OrganisasiDinas PSDA dan ESDM KabupetenBanjarnegara ......................................................................... 17Gambar 3.1.Gambaran Sebuah Sistem PLTMH........................................ 23Gambar 3.2.Ketinggian Vertikal dimana Air Jatuh(Head) ........................ 24Gambar 4.1. PLTPDieng dan PLTA Sudirman ......................................... 30Gambar 4.2. Power House PLTMH Gringsing .......................................... 31Gambar 4.3. MesinPengering Hasil Tanaman yang Memanfaatkan Listrik dariPLTMH ............................................................... 32Gambar 4.4. SkemaKewenangan Pemberian Izin PLTMH ..................... 35 v
7. DAFTAR TABEL HalamanTabel 01. Cadangan Energi Fosil (Tahun2005) ........................................ 1 vi
8. DAFTAR LAMPIRANLampiran 01. Sumber Energi Primer di Indonesia(Tahun 2005)Lampiran 02. Data Pegawai Dinas PSDA dan ESDM KabupatenBanjarnegara. vii
9. I. PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Penulisan Kebutuhan energi diIndonesia terus meningkat karena pertambahanpenduduk, Pertumbuhan ekonomidan pola konsumsi energi itu sendiri yangsenantiasa meningkat, sedangkan energifosil yang selama ini merupakan sumberenergi utama, ketersediaannya sangatterbatas dan terus mengalami deplesi(menipis). Berdasarkan data BlueprintPengelolaan Energi Nasional 2005 – 2025yang dikeluarkan oleh DepartemenESDM pada tahun 2006, menyebutkan bahwacadangan minyak bumi di Indonesia pada tahun 2005 diperkirakan akan habisdalam kurun waktu 23 tahun denganratio cadangan/produksi pada tahun tersebut,sedangkan gas diperkirakan akanhabis dalam kurun waktu 62 tahun dan batubara146 tahun, (Tabel 1.1.). Sumber energi terbarukan, antara lain panas bumi,biomasa, energi surya dan energi anginrelatif cukup besar (lampiran 1). Tabel. 1.1. Cadangan Energi Fosil (Tahun 2005)Cadangan/Produksi Jenis Energi Fosil Indonesia Dunia Minyak 23 Tahun 40Tahun Gas 62 Tahun 60 Tahun Batubara 146 Tahun 200 TahunSumber : DESDM(2006) Kebijakan Pemerintah berkenaan dengan pemenuhan kebutuhanenerginasional dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 5 tahun 2006tentangKebijakan Energi Nasional. Dalam peraturan tersebut, pada tahun 2025 1
10. konsumsi minyak bumi diharapkan turun menjadi 20%, gas alam naik menjadi30%, batubara naik menjadi 33%, sedangkan energi baru dan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->