Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kajian Parameter dalam Beberapa Prosedur Desain Metoda Berbasis Displasemen untuk Struktur Beton Bertulang(Parametric Study on Displacement-Based Design Method Procedures for RC Structures)

Kajian Parameter dalam Beberapa Prosedur Desain Metoda Berbasis Displasemen untuk Struktur Beton Bertulang(Parametric Study on Displacement-Based Design Method Procedures for RC Structures)

Ratings: (0)|Views: 24 |Likes:
Published by Yoppy Soleman
Ringkasan tulisan bagian I (not translated)
Ringkasan tulisan bagian I (not translated)

More info:

Categories:Presentations
Published by: Yoppy Soleman on Aug 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2014

pdf

text

original

 
Parametric Study on Displacement-Based Design MethodProcedures for RC Structures
YoppySoleman*
* Lecturer in Sintuwu Maroso University Poso, Engineering Staff of Civil Works Agency of Poso Regency,Earthquake/Structural Engineering Independent Consultan
Key Words:
displacement-based design, earthquake resistant design, inelastic analysis,ductile moment resistant frame, direct displacement-based design,capacity spectrum method 
ABSTRACT
The study is based on the facts reported by some researchers in USAand New Zealand that the conceptual incompatibilty in orce/s rength-basedmethod have produced analytical inconsistency in the practice of earthquakeresistant design and have implicated on lateral deformation excess. It is thedisplacement-based method, the new conceptual design that determines thestructural performance based on deformation or displacement. The literaturestudy covers four displacement based methods, i.e. DDBD
(=Direct Displacement-Based Design)
, PM
(=Proportioning Method for RC Structures)
,IDS
(=Inelastic Design Spectra)
, CSM
(=Capacity Spectrum Method)
, and twocase implementations, which are a) an eight-s orey s mmetrical concreteductile moment resistant rame, and b) an eight-s orey erticallyunsymmetrical concrete ductile moment resistant rame. The analysis isocused on wo aspects of displacement based methods:1. The base parameter problems (etiology)2. The significance of the specific assumption or base parameter used fromeach procedures in relation to analysis and design results.
I. INTRODUCTION
Metoda displasemen didefinisikan sebagai suatu prosedur analisis yang didasarkan atas parameter deformasi elastik dan inelastik yang tertentu
,
,
maks
maks
 )
ataupun spektra perpindahan
 S 
 D
 )
sebagai dasar analisis
1
. Pendekatan sedemikianini bertitik tolak dari fakta yang diobservasi bahwa kerusakan-kerusakan (baik strukturalmaupun non-struktural) selama terjadinya gempa bumi terutama berhubungan denganterlampauinya limit operasional deformasi lateral.Karakteristik lainnya yang penting dari metoda berbasis displasemen (dan yang membedakannyadengan metoda berbasis gaya) adalah penggunaansifat-sifat inelastik respons struktur (kekakuandan redaman) di bawah pembebanan gempa,terutama yang dinyatakan secara eksplisit dalam prosedur DDBD
 .
1
ATC 40. “Seismic Evaluation and Retrofit of Concrete Buildings,Volume 1”. Applied Technology Council, California SeismicSafety Commission, November 1996.
Digunakannya parameter deformasi maksimum(secara realistik dan aktual) sebagai landasanuntuk kelompok metoda-metoda berbasis perpindahan (Displacement-Based Design)dipandang sebagai sesuatu yang lebih rasional,relevan dan mengandung level akurasi yang lebih baik dalam pendesainan struktur tahan gempadibanding metoda tradisional desain berdasarkankekuatan
(strength-based design method)
. Akantetapi, meskipun semua prosedur menggunakankonsep paramater desain yang sama terdapatvariasi signifikan dalam hasil desain diantara prosedur/metoda yang dikembangkan para peneliti. Karena itu akan dikaji perbedaanfundamental apa atau perbedaan konseptual apayang menyebabkannya.
II. CONCEPTUAL EVALUATION OFDBD PROCEDURES
 
Parametric Study on Displacement-Based Design Method Procedures for RC Structures
2
Untuk menentukan apa perbedaan fundamentaldari masing-masing keempat metoda maka perludikaji etiologi masalah yang terdiri dari idea,konsep kunci dan parameter dasar. Evaluasikonseptual prosedur-prosedur yang sedemikiandiberikan pada Tabel 1.Tabel 1. Evaluasi dasar-dasar dari prosedur-prosedur yang diteliti.Metoda Idea Konsep Kunci Parameter Dasa(Spesifik)DDBD
(MJN Priestley)
Menangani problem- probleminkompatibilitas daninkonsistensi analisis pada metoda berbasisgaya-kekuatan (SFBD)dengan perspektif baruyang berbeda. DalamDDBD, kinerjastruktur akanditentukan berdasar geometri dankarakteristik luluhmaterial, dan denganmenetapkan suatulimit (operasional)deformasi maksimum.Kurvatur luluh konstanatau independenterhadap kekuatan(strength)Perhitungan rotasi pusat pertemuan (join) balok-kolom:
0.5
bb
h
  
atau,
 y e y
h
 
y e y
h
 
dan, batas deformasi plastik:
0.030
c y
ra
 
Basisdata penelitian:4 6
 
PM
(J.P. Browning)
Simplifikasi analisisdan desain untuk memproporsikankekuatan dan kekakuanstruktur beton bertulang (low-medium rise RCF,regular) terhadap limitdeformasi lateraltertentu. Metodadikembangkan ataskarakteristik yangmenghubungkanspektra displasemendengan spektra percepatan dan periodagetar struktur.Spektra displasemenmaksimummerepresentasikanrespons nonlinear struktur di bawah pembebanan gempatertentu.Perioda getar target yangdihitung berdasar MetodaRayleigh (tipikal utuh):
2
2
TiiTii
m F 
 
harus lebih kecil atau sama(
) dengan perioda getar fundamental yang dihitung berdasar spektra displa-semen:
maks DS i
 H 
 
78
IDS
(A.K. Chopra)
Untuk meningkatkanakurasi desain, karena prosedur sebelumnya(EDS= elastic designspectra) menghasilkansuatu inkonsistensi perhitungan deformasidan juga pelampauan batas rotasi plastik maksimum.Pseudo-accellerationspectra (dan inelasticdeformation spectra)merepresentasikanrespons maksimumsistem struktur.Tidak ada parameter dasar spesifik kecuali yangdiperoleh berdasakonvergensi perhitunganiterasi untuk displasemenluluh. Selanjutnya parameter simpangan luluh harusmemenuhi deformasimaksimum:
0.030
c y
ra
 
 
Parametric Study on Displacement-Based Design Method Procedures for RC Structures
3
CSM
(S.A. Freeman)
Evaluasi kapasitasstruktur. Suatu prosedur verifikasidesain konstruksi bangunan baru atau bangunan yang telah berdiri (dalam rangkamengidentifikasi potensi kerusakanakibat gempa bumi).Prosedur terutamadiberikan untuk tujuanevaluasi.Menemukan titik kinerja struktur sebagairespons pembebanangempa tertentu berdasarkan perpotongan
(inter- section)
diagramkapasitas (pushover)dan spektrakapasitas ADRS (accel.displacement responsespectrum)Tidak ada parameter dasar spesifik dan metodadiberikan sebagai suatukonsep desain (macro procedures). Parameter non-spesifik makro tetapada, yaitu: tipe struktur.Tipe struktur merupakansuatu penilaian
(assessment)
terhadap kualitas sistem penahan lateral bangunan.Dengan evaluasi konseptual kita sudah dapatmenilai bahwa terdapat variasi signifikan dalammana konsep kunci dan parameter dasar darimasing-masing prosedur dibentuk dandirumuskan. Sekarang, kita perlumendeskripsikan dengan lebih rinci pembentukan parameter dasar (formula)masing-masing prosedur.Dalam metoda yang dikembangkan
MJN  Priestley
, formula:
0.5
 y b yb
h
  
(eq. 5)
dihitung dari deformasi pada suatu segmenhubungan balok-kolom yang khas, seperti yangditunjukkan dalam
(Gbr. 1).
Besaran-besaran deformasi :
2 2
c sby jyc c
l
 
(1)
 
= rotasi luluh pusat join
by
 
= rotasi luluh pusat join akibat lenturan balok 
cy
 
= rotasi luluh pusat join akibat gaya geser 
c
= deformasi lentur relatif puncak kolomterhadap rotasi pusat join
 s
= deformasi tambahan puncak kolom akibatdeformasi geser balok dankolomGambar 1. Suatu segmen balok-kolom tipikalRotasi luluh di pusat join balok-kolom adalah jumlah komponen-komponen deformasi (lentur dan geser):
2 2
c s y by jyc c
l
 
(2)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->