Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
an Penatalaksanaan Penderita Tuberkulosis Paru Dikabupaten Banggai Propinsi Sulawesi Tengah

an Penatalaksanaan Penderita Tuberkulosis Paru Dikabupaten Banggai Propinsi Sulawesi Tengah

Ratings: (0)|Views: 474 |Likes:
Published by Chandra Saja

More info:

Published by: Chandra Saja on Jun 12, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2012

pdf

text

original

 
PENGEMBANGAN PENATALAKSANAAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARUDIKABUPATEN BANGGAI PROPINSI SULAWESI TENGAHOleh: Corrie Ruth Kutika 10382/III-2/975/98Program Pascasarjana Universitas Gajah Mada Yogyakarta 2000ABSTRAKTuberkulosis Paru (TB-Paru) merupakan salah satu diantara penyakit menular yang masihmerupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan RumahTangga (SKRT) tahun 1995 TB-Paru menempati penyebab utama kematian. Di KabupatenBanggai, tuberkulosis paru tidak tergolong pada 10 penyakit utama, akan tetapi menempatiurutan keenam dari penyakit yang diamati pada penderita rawat jalan di Puskesmas danRumah sakit pada tahun 1997. Ini berarti banyak penderita yang luput dari diagnosa danpengobatan di puskesmas.Program Pemberantasan Penyakit Tuberkulosis (P2TB) telahdilaksanakan sejak tahun 1994, namun belum mencapai hasil yang memuaskan. Walaupunangka kesembuhan sejak tahun 1996 mencapai 82,7% dan pada tahun 1997 sebesar 90,8%akan tetapi cakupan penemuan penderita masih sangat rendah dibandingkan dengan target(70%), yaitu pada tahun 1996 hanya 18,0% dan pada tahun 1997 hanya 24,1%. Oleh karena itupeningkatan cakupan penemuan penderita perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui efektifitas pelaksanaan program P2TB dan efektifitas biaya. Ada peningkatancakupan penemuan dan kesembuhan melalui kegiatan
Community-based TB control program.
 Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen kuasi dua kelompok dengan
post test.
Intervensi yang dilakukan adalah pelaksanaan protap sebagai modifikasi strategi
Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS)
dalam bentuk kegiatan
Communiyi-based TB control program.
Subjek yang diintervensi adalah petugas dan masyarakat. Intervensi berupapenggunaan protap oleh tenaga terampil, mendekatkan pelayanan serta mengikutsertakanmasyarakat dalam penemuan penderita sampai mencapi kesembuhan. Pelaksanaannya tidakhanya oleh seorang petugas Puskesmas tetapi dibantu oleh staf yang lain dan tenaga Pustuserta bidan didesa.Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan
Community-based TB control program 
mampu meningkatkan cakupan penemuan penderita dan kesembuhan, yang bermakna secara

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Selly Sel liked this
nhunta liked this
Nisa Dinana liked this
dahlianet liked this
Aminah Fk liked this
fira_hus liked this
vryanty liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->