2
Publikasi ilmiah dapat menunjukkan kualitas sumber daya manusia dari sisi intelektualitas.Posisi tawar suatu bangsa dalam percaturan keilmuan dunia, dapat diukur melalui jumlahtulisan ilmiah yang dipulikasikan (jurnal) oleh para peneliti di negara tersebut. Saat ini,tingkat partisipasi peneliti Indonesia dalam publikasi ilmiah masih rendah, khususnya ditingkat internasional. Bukan karena minimnya jumlah dan kualitas penelitian, namun lebihdikarenakan masih lemahnya kesadaran dan minimnya pengetahuan masyarakat penelitiakan publikasi ilmiah. Untuk mendorong dan meningkatkan kesadaran peneliti akan haltersebut, maka Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI), dalam hal ini diwakilioleh bidang Riset MITI Mahasiswa menyelenggarakan sebuah kegiatan dengan nama
MITI
Paper Challenge
..Kegiatan ini, merupakan ajang kompetisi mahasiswa dan atau peneliti dalam penyusunansuatu karya tulis dalam bentuk
artikel ilmiah
. Karya tersebut ditulis berdasarkan pada
kegiatan yang telah selesai dilakukan oleh kelompok mahasiswa atau perorangan
.Karya yang diajukan, berupa artikel ilmiah siap terbit yang mengikuti kaidah penulisan ilmiahyang lazim dijumpai di jurnal ilmiah (format dan contoh terlampir).Sumber penulisan artikel ilmiah tersebut adalah kegiatan ilmiah yang memiliki aspekpemecahan masalah (
problem solving
), bisa dalam bentuk Praktek Kerja Lapangan, KuliahKerja Nyata, Magang, Penelitian oleh kelompok mahasiswa secara mandiri (bagi mahasiswayang membentuk Kelompok Studi/Riset), penelitian skripsi, tugas akhir, MITI PAPERCHALLENGE, dan lain-lain. Merupakan karya yang
orisinil
serta
belum pernahdipublikasikan
.Penulis yang artikel ilmiahnya lolos sebagai juara I,II, dan III di tiap wilayah, akan diajukanpada seleksi tingkat nasional. Sepuluh karya terbaik di tingkat nasional akan memperolehpenghargaan dan insentif dana tunai serta artikelnya akan difasilitasi untuk menjadi bahanpublikasi dalam Jurnal Ilmiah (up load artikel pada situs web MITI).
A.
PENJELASAN UMUM
Dalam upaya mengefisienkan proses penilaian dan penyediaan reviewer, maka setiap karyayang diajukanakan dikelompokkan ke dalam tujuh kelompok bidang ilmu, yaitu:
1.
Bidang Kesehatan, meliputi: Farmasi, Gizi, Kebidanan, Kedokteran, KedokteranGigi, Keperawatan,Kesehatan Masyarakat, Psikologi.
2.
Bidang Pertanian, meliputi: Kedokteran Hewan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan,Pertanian, Peternakan, Teknologi Pertanian.
3.
Bidang MIPA, meliputi: Astronomi, Biologi, Geografi, Fisika, Kimia, Matematika.
Leave a Comment