Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permentan-08-140 Ttg Syarat Dan Tatacara ran Pupuk an Organik

Permentan-08-140 Ttg Syarat Dan Tatacara ran Pupuk an Organik

Ratings: (0)|Views: 790 |Likes:
Published by net_surfer

More info:

Published by: net_surfer on Jun 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
 
195 PERATURAN MENTERI PERTANIANNOMOR : 08/Permentan/SR.140/2/2007TENTANGSYARAT DAN TATACARAPENDAFTARAN PUPUK AN-ORGANIKMENTERI PERTANIAN,Menimbang : a. bahwa untuk melindungi petani dan produksikomoditas pertanian, pupuk an-organik yang akanberedar di wilayah Negara Kesatuan RepublikIndonesia harus memenuhi standar mutu danterjamin efektivitasnya serta diberi label;b. bahwa sebagai tindak lanjut Peraturan PemerintahNomor 8 Tahun 2001 tentang Pupuk BudidayaTanaman, telah ditetapkan Keputusan MenteriPertanian Nomor 09/Kpts/TP.260/1/2003 tentangSyarat dan Tatacara Pendaftaran Pupuk AnOrganik;c. bahwa berdasarkan Peraturan Menteri PertanianNomor 299/Kpts/OT.140/7/2005 telah dibentukPusat Perizinan dan Investasi;Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 12 Tahun 1992 tentangSistem Budidaya Tanaman (Lembaran NegaraTahun 1992 Nomor 46, Tambahan LembaranNegara Nomor 3478);2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentangPengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran NegaraTahun 1997 Nomor 68, Tambahan LembaranNegara Nomor 3699);3. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentangPerlindungan Konsumen (Lembaran Negara Tahun1999 Nomor 42, Tambahan Lembaran NegaraNomor 3478);4. Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 1999tentang Perubahan atas Peraturan PemerintahNomor 18 Tahun 1999 tentang Pengolahan LimbahBahan Berbahaya dan Beracun;
 
 
1965. Peraturan Pemerintah Nomor 102 Tahun 2000tentang Standardisasi Nasional (Lembaran NegaraTahun 2000 Nomor 199, Tambahan LembaranNegara Nomor 4020);6. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2001 tentangPupuk Budidaya Tanaman (Lembaran NegaraTahun 2001 Nomor 14, Tambahan LembaranNegara Nomor 4079);7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2001tentang Pembinaan dan PengawasanPenyelenggaraan Perlindungan Konsumen(Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 103,Tambahan Lembaran Negara Nomor 4126);8. Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2002tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara BukanPajak yang Berlaku pada Departemen Pertanian(Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 92,Tambahan Lembaran Negara Nomor 4224) juctoPeraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2004(Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 14,Tambahan Lembaran Negara Nomor 4362);9. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu;10. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentangKedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi,dana Tata Kerja Kementrian Negara RepublikIndonesia;11. Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentangUnit Organisasi dan Tugas Eselon I KementrianNegara Republik Indonesia, sebagaimana telahdiubah dengan Peraturan Presiden RepublikIndonesia Nomor 15 Tahun 2005;12. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 299/Kpts/-OT.140/7/2005 tentang Organisasi dan Tata KerjaDepartemen Pertanian;13. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 341/Kpts/-OT.210/3/2002 tentang Kelengkapan Organisasidan Tata Kerja Departemen Pertanian;14. Keputusan Menteri Pertanian Nomor 170/Kpts/-OT.210/3/2002 Tentang Pelaksanaan StandardisasiNasional di Bidang Pertanian.
 
 
197MEMUTUSKAN :Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN TENTANGSYARAT DAN TATA PENDAFTARAN PUPUK AN-ORGANIK.BAB 1KETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Keputusan ini yang dimaksud dengan :1. Formula pupuk adalah kandungan senyawa dari unsur hara utamadan atau unsur hara mikro dan mikroba.2. Rekayasa formula pupuk adalah serangkaian kegiatan rekayasa,baik secara kimia, fisik dan atau biologis untuk menghasilkan formulapupuk.3. Pupuk An-organik adalah pupuk hasil proses rekayasa secara kimia,fisik dan atau biologis, dan merupakan hasil industri atau pabrikpembuat pupuk.4. Pengujian adalah analisis komposisi dan kadar harta Pupuk An-Organik, yang dilakukan di laboratorium kimia berdasarkan metodeanalissis yang ditetapkan.5. Pengujian efektivitas adalah pengujian mengenai manfaatpenggunaan pupuk An-organik terhadap produktivitas tanaman dananalisis ekonominya.6. Sertifikat formula pupuk adalah surat keterangan yang menyatakanbahwa pupuk hasil rekayasa telah lulus pengjian mutu dan luluspengujian evektivitas, sehingga layak untuk digunakan padabudidaya tanaman.7. Pendaftaran adalah kegiatan untuk pemberian nomor pendaftaranagar pupuk yang telah memperoleh sertifikat formula dapatdiproduksi dan diedarkan.8. Surat Keterangan Jaminan Mutu adalah surat keterangan yangmenyatakan bahwa pupuk hasil produksi dan atau impor, setelahdiuji mutunya sebelum diedarkan memenuhi standar mutu sesuaidengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.9. Standar mutu Pupuk An-Organik adalah komposisi dan kadar haraPupuk An-Organik yang ditetapkan oleh Badan StandardisasiNasional dalam bentuk SNI, atau yang ditetapkan oleh MenteriPertanian dalam bentuk Persyaratan Teknis Minimal Pupuk An-Organik.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Amrullah Junaid liked this
Rio Andrianto liked this
Budhisantoso liked this
Irul Love Melon liked this
ana_bptp liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->