Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
1 tokoh ibn taimiyah

1 tokoh ibn taimiyah

Ratings:

4.0

(2)
|Views: 2,266 |Likes:
Published by Lukman bin Ma'sa

More info:

Published by: Lukman bin Ma'sa on Jun 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2013

 
IBNU TAIMIYAH:WAJAH DAN
WIJHAH 
SEORANG ULAMA
 MUJADDID
Oleh: Teten Romly Qomaruddien
 Ibnu Taimiyah merupakan sosok ulama pembaharu yang memiliki wawasan pemikiran yang luas dalam bidang tafsir, fiqh, al-Qur`ân dan al-Hadîts.Sebagian besar aktivitasnya dilakukan untuk memurnikan paham Tauhid,membuka kembali pintu ijtihad yang telah lama ‘mati’, dan menghidupkan pemikiran-pemikiran salaf. Ia melakukan gerakan tajdid melalui ijtihad berdasarkan al-Qur’an dan Sunnah, disamping memerangi taklid, khurafat,dan bid’ah yang telah menyimpang dari petunjuk Allah SWT dan Rasul-Nya.
 Kata Kunci:
ijtihad, tajdîd, tasawuf, taklid,puritan,fundamental, mujahid 
Pendahuluan
Salah satu tokoh pembaharuan Islam yang memiliki pengaruh besar pada perkembangan pemikiran Islam, khususnya pada gerakan pemurnian Islamadalah Ibnu Taimiyah. Ia adalah ulama abad ke-8 H/abad ke-14 M yangmembangkitkan kembali semangat
ijtihad,
dikenal sebagai seorang pemikir,tajam intuisi, berpikir dan bersifat bebas, setia kepada kebenaran, piawai dalam berpidato dan lebih dari itu penuh keberanian dan ketekunan. Ia memilikisemua persyaratan yang mengantarkannya kepada peribadi yang luar biasa. Halini sejalan dengan pernyataan Ignaz Goldziher, seorang ilmuwan Barat, bahwaIbnu Taimiyah adalah teolog muslim abad ke-13 dan 14 yang paling kenamaan.Ilmuwan lainnya, Mac Donald mengatakan bahwa Ibnu Taimiyah adalah
a saint malgre lui
” (seorang ulama yang amat terkemuka).
1
 Ibnu Taimiyah tidak hanya sekedar guru dan hakim, sebagaimana kakek dan ayahnya, namun ia juga mampu memimpin perlawanan militer terhadap bangsa mongol, demi membela tanah airnya, Syiria. Dalam berbagaikesempatan, ia banyak melontarkan ide yang lebih sering bertentangan dengan para penguasa atau pun dengan mayoritas masyarakat. Meskipun itu
1
Khalid Ibrahim Jindân,
Teori Politik Islam Telaah Kritis Ibnu Taimiyah Tentang  Pemerintahan Islam
(Terj.
The Islamic Theory of Government According to Ibn Taimiya
olehMasrohin), Surabaya: Risalah Gusti, 1995, hal. 20-23
 
membuatnya dalam suasana terpojok dan sulit, tetapi ia tidak pernah goyah dari pendiriannya.Dengan semangat
al-Amr bî al-Ma’rûf wa Nahyu ‘an al-Munkâr 
, IbnuTaimiyah menentang semua paham yang menurutnya bertentangan denganajaran al-Qur`an dan al-Hadits dengan menggelar bantahan dan kritikan-kritikan melalui pena dan lisannya kepada kelompok Syî’at, Murji’at, Râfidhat,Qadariyat, Mu’tazilat, Asy’ariyat, Jahmiyat, Tasawuf dan filsafat, bahkanterhadap penguasa sekalipun. Hal ini menyebabkan dirinya harus menghadapi berbagai resiko teror dan intimidasi berupa penjara, pengasingan, dan lainnya.Selama hidupnya, Ibnu Taimiyah banyak menghasilkan karya-karya di bidang tafsir,
 fiqh
, al-Qur`ân dan al-Hadîts, atau membuat kritikan terhadapkaum filosuf yang mencapai lebih dari tiga ratus judul disiplin ilmu. Hinggakini, pemikiran-pemikirannya banyak dikaji oleh para ulama dan kaumintelektual Islam.
Biografi Singkat Ibnu Taimiyah
Tercatat dalam buku-buku sejarah yang menguraikan perjalanan hidupIbnu Taimiyah, bahwa dirinya memiliki nama dan keturunan (
nasab
) AhmadTaqiyuddin yang merupakan nama pemberian ayahnya, sedangkan Abil ‘Abbasmerupakan nama samaran (
kunyat 
) nya. Namun akhirnya dia lebih dikenaldengan nama Ibnu Taimiyah, sehingga mengalahkan nama aslinya.
2
Olehkarena itu, para sejarawan berpendapat bahwa penamaan itu dinisbatkan kepadaibunya. Adapun sebutan Taimiyah, diambil dari sebuah tempat bernama Taima’.Muhammad Al-Khidir (kakeknya) menisbatkannya kepada anak putrinya.
3
 Ibnu Taimiyah dilahirkan di Harrân pada hari Senin, tanggal 10 Rabi’ulAwwal tahun 661 H. Ayahnya yang bernama Syihabuddin Abu Ahmad AbdulHalim Ibnu Abdis Salâm ibnu Abdillah Ibnu Taimiyah, seorang syekh, khatibdan hakim di kotanya, adalah penduduk Damascus yang dilahirkan di kotaHarrân tahun 627 H. Sedangkan nama lengkap kakeknya adalah Majduddin‘Abul Barakat Abdussalam bin Abdillah bin Taimiyah al-Harrani. Majduddinadalah seorang Faqih Hanbali, Imam Ahli Hadits, Ahli Tafsir, Ahli Ushul, Ahli
2
Abul Hasan Ali al-Nadawi,
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
, Solo: CV Pustaka Mantiq,1995, hal. 41
3
Ahmadi Thaha,
 Ibnu Taimiyah; Hidup dan Pikiran-pikirannya,
Malaysia: Penamas Sdn.Bhd., 1984, hal. 9
 
 Nahwu dan seorang
 Hufazh
, dia dilahirkan di Harrân pada tahun 590 H.
4 
Dengan demikian, Ibnu Taimiyah memiliki nama lengkap Taqiyuddin ‘Abul‘Abbas Ahmad bin Abdil Halim bin ‘Abdis Salam bin ‘Abdillah bin Abil Qâsim bin al-Khidir bin Muhammad bin Taimiyah al-Harani al-Dimasqi.
5
Adapun pertumbuhan dan
 ghirah
-nya kepada ilmu, telah dijalaninyasemenjak kecil dengan menimba ilmu dari para
hufazh
dan ahli Hadîts; bahkansebelum usianya mencapai belasan tahun, telah menguasai ilmu
ushuluddîn,
 pendalaman bidang tafsir dan bahasa Arab, serta telah mengkaji
Musnad Imam Ahmad 
(beberapa kali), kemudian
 Kutub al-Sittah
dan
Mu’jam’ al-Thabrâni al- Kabîr 
.
6
 Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim mengatakan dalam pengantar 
Majmû’ al-Fatâwa,
bahwa al-Barzâli menyebutkan Ibnu Taimiyah memilikiguru (
masâyikh
) lebih dari seratus orang.
7
 Diantaranya adalah Syamsuddin,Zainuddin Ahmad bin Abdi al-Dâim, Abul Yasar, Kamal bin Abdillah, Majd bin‘Asâkir, Jamal Yahya Ibnu Shairafi, Ahmad bin Abil Khair, al-Qâsim, al-Arbili,Fahruddin ibnu al-Bukhari, Kamal Abdurrahim, Abul Qasim bin ‘Alal, Ahmad bin Syaiban dan Zainab binti Makki.
8
 
Kondisi Dunia Islam Abad Ke-7H/Abad Ke-14M
Untuk mengetahui latar belakang yang mendorong Ibnu Taimiyahmengibarkan bendera kebangkitan dan pembaharuan (
tajdid 
), ada baiknya kitamelihat kondisi politik, sosial, ilmu pengetahuan dan pemikiran yang berkembang pada masa itu. Terlepas dari pertentangan pendapat para analis pemikiran dan peradaban mengenai penilaian terhadap kondisi yang sedang berkembang, yang jelas ketika itu ummat Islam mengalami bencana dan
4
Salah satu karya termasyhur Majduddin adalah kitab
Muntaqiy al-Akhbâr 
yang banyak dijadikan rujukan ulama di setiap masa. Pada akhir hayatnya dia meminta Muhammad bin Alial-Syaukani (w. 1255 H) untuk memberikan komentar (
 syarh
) sehingga delapan jilid yangdiberi judul
 Nail al-Auth
â
r Syarh Muntaqiy al-Akhb
â
 ,
 
 Ibid.,
hal. 17
.
Lihat juga
 
Muhammad Ali bin Muhammad Al-Syaukani,
 Nail al-Authâr 
, Beirut: Dâr al-Fikr, 1994, hal. 3-4
5
Muhammad Luqman al-Salafi,
Syaikh al-Islâm Ibnu Taimiyat Hâmilu Râyât al-Kitâb waal-Sunnat 
, Majalah al-Buhuts al-Islamiyah, Riyadh: al-Riâsat al-âmat li Idârati al-Buhûts al-Ilmiyyah wa al-Ifta wa al-Da’wah wa al-Irsyad, 1989, hal. 207
6
Majalah As-Sunnah I,
 Ibnu Taimiyah; Da’i dan Mujahid Besar 
, Surakarta: PustakaIstiqomah, Januari 1993, hal. 53
 
7
Taqiyuddin Ahmad Ibnu Taimiyah,
Majmu’ Fatawâ
, t. tmpt.: Isyraf al-Ri’asatal-‘Ammat li al-Su’un al-Haramain al-Syarifain, t. thn, hal. b
8
Muhammad Luqman al-Salafi,
Syaikh,
hal. 208

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
chu a liked this
Legi Vamela liked this
Amru Azziz liked this
Haryman liked this
Tomen Elek liked this
Corry Witria liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->