Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
25Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
tokoh hamka

tokoh hamka

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 2,550 |Likes:
Published by Lukman bin Ma'sa

More info:

Published by: Lukman bin Ma'sa on Jun 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2013

pdf

text

original

HAMKA DAN PEMIKIRAN TASAWUFNYA
Oleh: Imam Taufik Al Khotob

Rahim Islam di bumi pertiwi ini telah melahirkan tokoh-tokoh yang disegani
baik di tingkat nasional maupun internasional. Tokoh-tokoh tersebut telah
menyebarkan amal jariyah berupa gagasan pemikiran, ide-ide, konsep-konsep,
maupun penjelasan-penjelasan tentang soal-soal keislaman dan umum sebagai
mutiara yang terus menjadi bahan pengkajian. Salah satu tokoh yang menonjol
itu adalah Hamka. Dengan dilahirkannya konsep Tasawuf Modern, dunia Islam
di Asia begitu terkesan dengan apa yang disampaikannya. Catatan-catatan
beliau tentang hidup bertasawuf mampu mewarnai dunia pemikiran Islam yang
sarat dengan kritik dan gagasan membangun.

Kata kunci: filsafat, mujaddid, ma\u2019rifat, tasawuf, modern, akidah
Pendahuluan

Hamka merupakan salah satu tokoh ulama Islam yang berhasil
mempengaruhi pemikiran keislaman Indonesia melalui konsep dan ide yang
dihasilkannya. Ini terlihat dari tulisan-tulisan yang pernah dituangkannya di
dalam salah satu rubrik pada majalah Pedoman Masyarakat dengan judul
\u201cBahagia\u201d, yang kemudian dibukukan dengan judul Tasawuf Modern, mendapat
tempat di hati pembacanya. Tulisan-tulisan tersebut mulai disusun pada tahun
1937 dan berakhir pada nomor ke-43 tahun 1938, baru kemudian dibukukan
atas permintaan sahabat Hamka yang bernama Oei Ceng Hein, salah seorang
mubaligh yang terkenal di Bintuhan.1

Sebagaimana yang tertera dalam pengantar cetakan pertama, Hamka
memberikan keterangan tentang mengapa rubrik yang dipakai di dalam
menuangkan tulisannya itu bernama Tasawuf Modern. Menurutnya, meskipun
tulisan yang ia tuangkan juga merujuk pada buku-buku tasawuf (klasik), akan
tetapi hal itu dimaksudkan untuk mengetengahkan ilmu tasawuf yang telah
dipermodern. Di dalam catatan pendahuluan buku ini disebutkan bahwa
meletakkan rubrik \u2018Tasawuf Modern\u2019 itu pun menjadi bukti bahwasanya ia juga
mencintai hidup di dalam tasawuf, yaitu tasawuf yang diartikan dengan
kehendak memperbaiki budi dan men-shifa\u2019-kan (membersikan) bathin. Hal
yang menurutnya sebagai \u2018keterangan yang modern\u2019 meskipun asalnya terdapat

1
Hamka, Tasawuf Modern, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1991, hal. vii.
13
dari buku-buku tasawuf juga. Jadi Tasawuf Modern yang dimaksud ialah
keterangan ilmu tasawuf yang dipermodern.2

Buku Hamka ini berisikan tentang bagaimana seharusnya membangun
kehidupan yang bahagia sebagaimana yang diinginkan oleh Islam. Di dalamnya
banyak dikutip pikiran dan pendapat-pendapat dari banyak sumber, baik tokoh-
tokoh filsafat Timur maupun tokoh-tokoh tasawuf Barat yang kemudian isinya
di bandingkan kembali dengan barometer al Qur\u2019an dan al Sunnah. Di antara
buku-buku rujukan yang digunakan Hamka untuk mengetengahkan
pemikirannya adalah Ihy\u00e2\u2019 Ul\u00fbmudd\u00een, Arba\u2019\u00een f\u00ee ush\u00fbludd\u00een, Bid\u00e2yah, al-

Hid\u00e2yah, Minh\u00e2j al-Abid\u00een, Tahdz\u00eeb al-Akhl\u00e2q, Tafsir Muhammad Abduh,
Raddu \u2018ala Dahriy\u00een, Ad\u00e2b al-Dunya wa al-D\u00een, Riy\u00e2dh al-Sh\u00e2lih\u00een,kum pulan

majalah \u2018Azhar\u2019, beberapa risalah Ibnu Sina dan lain-lain.3 Semua buku-buku
itu dijadikan oleh Hamka sebagai penguat argumentasi yang dibangunnya,
dengan terkadang menambahkan beberapa poin analisa pribadinya.

Sekilas Biografi Hamka

Nama lengkap Hamka adalah Haji Abdul Malik Karim Amrullah (16
Februarui 1908 - 24 Juli 1981 M). Ia dilahirkan di desa Kampung Molek,
Maninjau, Sumatera Barat.4 Dalam sejarah nasional, daerah Maninjau
merupakan tempat di mana dilahirkan tokoh-tokoh politik, ekonomi,
pendidikan dan pergerakan Islam seperti Mohammad Natsir, A.R Sutan
Mansyur, Rasuna Said, dan lain-lain.5

Dilihat dari nasab keturunannya, Hamka adalah keturunan tokoh-tokoh
ulama Minangkabau yang tidak semuanya memiliki faham keislaman yang
sama, baik itu dalam masalahfur\u00fb\u2019 maupunush\u00fbl. Kakek Hamka sendiri,
Syaikh Muhammad Amrullah adalah penganut tarekatmu\u2019tabarah
Naqsabandiyah yang sangat disegani dan dihormati bahkan dipercaya memiliki
kekeramatan dan disebut-sebut sebagai wali. Kerapkali masyarakat setempat
mencari berkah melalui sisa makanan, sisa minuman atau sisa air wudhu dan
sebagainya.6 Syaikh Muhammad Amrullah mengikuti jejak ayahnya Tuanku
Syaikh Pariaman dan saudaranya Tuanku Syaikh Gubug Katur. Ia pernah
berguru di Makkah dengan Sayyid Zaini, Syaikh Muhammad Hasbullah,

2
Ibid.
3
Ibid.,hal. vi
4
Flori Berta Aning, 100 Tokoh yang Menggubah Indonesia, Yogyakarta: Penrebit Narasi,
2007, Cet. 3, hlm. 79
5
www.kabupaten-agam. go.id, 08 November 2003 .
6
Wawancara dengan Rusydi Hamka, Ketua YPPI Al Azhar, di Jakarta, 17 November 2005.14
bahkan ikut belajar kepada mereka yang lebih muda seperti Syaikh Ahmad
Khatib dan Syaikh Taher Jalaludin.7

Akan tetapi ayah Hamka, Syaikh Abdul Karim Amrullah (lahir 17 Shafar
1296 H/16 Februari 1879) yang biasa dipanggil dengan sebutan Haji Rasul,
memiliki pemahaman yang berbeda dengan pendahulunya. Meskipun sama-
sama belajar di Makkah, Haji Rasul terkenal sangat menolak praktek-praktek
ibadah yang pernah dilakukan dan di da\u2019wahkan ayah dan kakeknya. Ia terkenal
sebagai tokoh pembaharu (al-tajd\u00eed). Dalam kondisi dan situasi yang penuh
dengan pertentangan antara kaum muda dan kaum tua itulah Hamka dilahirkan
dan melihat sendiri sepak terjang yang dilakukan ayahnya. Situasi itu agaknya
memiliki persamaan sabagaimana yang pernah terjadi di akhir tahun 1910 di
kota Surabaya antara kaum muda dan kaum tua (Kaum tua dipimpin oleh Kiai
Wahab Hasbullah dan kaum muda dikomandoi oleh Kiai Haji Mas Mansyur,
Ahmad Syurkati, dan Fakih Hasjim).8 Pada kenyataannya, Hamka sendiri
banyak mengikuti cara berfikir ayahnya dalam memahami pokok-pokok agama
Islam, meskipun berbeda dalam sisi pendekatan. Haji Rasul keras, sementar
Hamka lebih santun.

Hamka mengawali masa pendidikan di dalam pengawasan langsung
ayahnya. Ia mulai mempelajari al Qur\u2019an dari orang tuanya hingga usia enam
tahun, yang ketika itu berpindah rumah dari Maninjau ke Padang Panjang di
tahun 1948. Setahun kemudian di usia Hamka yang ke tujuh tahun sang ayah
memasukkannya ke sekolah desa.9 Di sekolah desa itu ia hanya menjalaninya
selama tiga tahun. Akan tetapi di sisi lain ia juga mendapatkan pendidikan di
sekolah sekitarnya (sekolah-sekolah agama di Padang Panjang dan Parabek
dekat Bukit Tinggi) kira-kira tiga tahun lamanya pula.10

7
Hamka,Ay a h k u, Jakarta: Uminnda, 2000, hal. 27-42.
8
Bisri Affandi, Syaikh Ahmad Syurkati (1874-1943): Pembaharuan dan Pemurni Islam di
Indonesia, Jakarta: Al Kautsar, 1999, Cet. I, hal. 222-223.
9

M. Yunan Yusuf, Corak Pemikiran Kalam Tafsir Al Azhar, Jakarta: Permadani, 2003, Cet. II,
hal 40-41 yang mengutip buku Hamka, Kenang-Kenangan Hidup, Jakarta: Bulan Bintang,
1979, hal. 54-55.

10

Tim Editor, \u201cHamka\u201d, Ensiklopedi Islam, Jakarta: PT Ikhtiar Baru Van Hoeve, 1997,
Cet. IV, hal.75. Disebutkan pula bahwa Hamka pernah memasuki Diniyah School dan Sumatera
Thawalib di Padang Panjang dan di Parabek dari tahun 1916 hingga 1923. Guru-gurunya waktu
itu adalah Syeikh Ibrahim Musa Parabek, Engku Mudo Abdul Hamid dan Zainudin Labai.
Hamka juga pernah berguru dengan A.R Sutan Mansur, R.M Surjo Pranoto dan Kibagus
Hadikusumo dalam pendidikannya di surau dan di masjid. Kondisi Padang Panjang waktu itu
ramai dikunjungi oleh para penuntut ilmu dari daerah-daerah. Lihat Salahudin Hamid,Seratus

Tokoh Islam Indonesia, Jakarta: Intermedia, 2003, Cet. I, hal. 63.
15

Activity (25)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
program_yipp liked this
Afikq Haziqk liked this
Gmah Ganu liked this
Nely Darhusin liked this
Yusron Cah Alit liked this
syahfiera liked this
barberry liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->