NH
4
CL + NaNH
2
→
NaCL + NH
3
Reaksi ionnya : NH
4
+ NH
2
→
2
NH
3
Pada tahun 1922 – 1923 J.N Bronsted dan M Lawry mengusulkansebuah teori baru yang lebih umum dari teori Arrhenius. Bronsted damLawry mendefinisikan asam sebagai senyawa yang dapat memberikanproton pada spesies lain.Secara umum dapat ditulis sebagai :A
⇒
H
+
+ Basam proton basapada tahun 1923 G. N Lewis menganjurkan konsep basa terhadap asamdan basa. Lewis mendefinisikan suatu asam sebagai senyawa yang dapatmenerima sepasang elektron sedangkan basa adalah suatu senyawa yangdapat memberikan sepasang elektron.(Jony Bird. 1987)2.3Menurut definisi klasik yang dirumuskan oleh Arrhenius asam (acid)adalah zat yang dapat menghasilkan H
+
dalam larutan HCLO
4
dan HNO
3
yang terionisasi seluruhnya didalam air masing-masing menjadi H+ danCLO
4-
dan H
+
dan NO
3
. pada semua mosentrasi dibawah 1 M disebut asamkuat (strong acid) HC
2
H
3
O
2
, asam asetat, dan HNO
2
, asam nitrit hanyaterionisasi sebagian menjadi H
+
dan C
2
H
3
O
2
dan menjadi H
+
dan NO
2-
dalam kosentrasi yang berkisar antara encer tak terhingga sampai 1 M; danzat demikian disebut asam lemah (weak acid). Disasiasi asam lemahbersifat reversibel dalam larutan air dan dapat dinyatakan dengan suatutetapan keseimbangan (equilibrium constan).HC
2
H
3
O
2
H
+
+ C
2
H
3
O
2
, Ka =
[
+
H
[
−
O H C
32
Demikian pula basa (base) ialah zat yag dapat menghasilkan OH
-
.NaOH suatu basa kuat (strong base) terionisasi seluruhnya didalam airmenjadi Na
+
dan OH
-
bahkan hidroksida yang relatif tak larut, seperti Ca
[
232
O H HC