Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
58Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teknik Optimasi Program Linier Dengan Excel Dan Lotus

Teknik Optimasi Program Linier Dengan Excel Dan Lotus

Ratings: (0)|Views: 4,624 |Likes:
Published by agustian1986

More info:

Published by: agustian1986 on Jun 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2013

pdf

text

original

 
Kamarul Imamrul2a@yahoo.com 
D:\Documents and Settings\HOME\My Documents\OPERATION RESEARCH\TEKNIK OPTIMASI PROGRAM LINIER DENGAN EXCEL DAN LOTUS.doc
KATA PENGANTAR 
Dengan adanya kecenderungan perkembangan ilmu manajemen yang mengarahkepada pembuatan keputusan yang bersifat ilmiah (
scientific 
), maka staf edukasidi FE –UNEJ khususnya Program Studi Manajemen, tidak bisa dihindariselayaknya mengikuti
trend 
tersebut.Mendefinisikan persoalan adalah kunci utama untuk memperoleh solusi yangtepat kepada persoalan yang dihadapi. Selanjutnya, salah satu upaya mencapaisolusi optimal adalah dengan memanfaatkan
scientific management 
sebagai alatbantu bagi pembuat keputusan. Prosedur pembuatan keputusan yang dimaksuddi sini adalah : memodelkan persoalan secara matematis, membuat penyelesaianmatematis (
solve
), mengintepretasi hasil (solusi optimal) dan selanjutnyamengimplementasi menjadi keputusan setelah disesuaikan dengan kebijakan-kebijakan managerial lainnya yang belum dilibatkan dalam model matematik.Inilah yang disebut pembuatan keputusan heuristik.Penekanan tulisan ini adalah pada kontribusi penyelesaian (
solve
) denganmemanfaatkan program aplikasi komputer yang berkaitan dengan optimasi,antara lain : LINDO, PM, QM, TORA, STROM dan QSB++. Namun denganketerbatasan tersedianya program-program tersebut, maka perlu ada satualternatif penyelesaian lain, yaitu dengan bantuan program EXCEL (MicrosoftOffice) melalui fasilitas SOLVER. Namun untuk komparasi, di sini jugadiperlihatkan hasil optimasi dengan program aplikasi LINDO atau PM.Dengan program EXCEL yang merupakan program umum dan dimiliki olehhampir semua pengguna komputer hitung, maka keterbatasan tersebut di atasbisa dihindari.Akhirnya, penulis maklum dengan banyaknya keterbatasan penulis dalamberbagai hal, diperkirakan kandungan dalam tulisan ini masih belum sempurna;maka kritik positif sangat diharapkan. Harapan penulis adalah : tulisan ini akanberkembang dengan masukan-masukan siapapun yang berdedikasi. Terima kasihuntuk itu.Juni, 2004
 
Kamarul ImamDosen Jurusan Manajemen FE-UNEJ
 
Kamarul Imamrul2a@yahoo.com
D:\Documents and Settings\HOME\My Documents\OPERATION RESEARCH\TEKNIK OPTIMASI PROGRAMLINIER DENGAN EXCEL DAN LOTUS.doc
1
 
TEKNIK OPTIMASI PROGRAM LINIER DENGAN EXCEL, LINDO DAN PM1. Introduksi.
Teknik optimasi pada program linier dapat dilakukan dengan pendekatan grafisatau Simplex. Pendekatan Simplex dengan iterasi yang dikembangkan Dantzig,pada persoalan yang sederhana biasanya dikerjakan secara manual. Untukpersoalan yang lebih rumit, program komputer tentang optimasi seperti :
Computerized Model Operation Management 
(CMOM),
Linear Integrated DiscreteOptimizer 
(LINDO), WINGO,
Quantitative Method 
(QM),
Professional Method 
 (PM), Production Operation Model (POM),
Quantitative Systems for Businesses
 (QSB), STORM dan TORA telah mampu menyelesaikannya. Persoalan timbul jikaprogram aplikasi tersebut sulit ditemui. Sebuah alternatif program yang lebihumum adalah Microsoft Excel (
under Windows
) atau Lotus Versi 3.00 (
under DOS
 atau
under Windows
). Solver adalah paket
add-in
pada Excel yang berfungsiuntuk optimasi dengan kendala (
constraints
). Untuk pemanfaatannya, perluterlebih dahulu membuat formulasi model matematik untuk menghasilkan solusioptimal secara efisien. Prinsip kerja Solver adalah metode Simplex.Solver dapat dimanfaatkan untuk optimasi model linier dan non linier. Namundalam pembahasan ini, Solver dibatasi untuk optimasi model linier mengingatmodel non linier sangat rumit dalam menuliskan data inputnya dalam
spreadsheet 
. Keterbatasan dalam asumsi linieritas tersebut menyebabkan Solverbekerja sempurna jika seluruh hubungan langsung maupun tidak langsung yangberpengaruh kepada fungsi obyektif, bersifat linier. Perlu diingat, banyak fungsi
built in
pada Excel yang melibatkan hubungan non linier, sehingga fungsi-fungsitersebut tidak bermanfaat jika optimasi modelnya bersifat linier. Contoh :
-
 
adanya persamaan yang bersifat eksponensial,
-
 
fungsi IF( ), ABS ( ) dan LOG ( ), serta
-
 
ratio, seperti (X/Y) atau perkalian (X*Y) pada variabel keputusan.Hal tersebut dapat menimbulkan pelanggaran (
violate
) terhadap asumsi linieritas jika nilai fungsi obyektif dipengaruhi baik langsung maupun tak langsung melaluikendala.
2. Penggunaan Solver.
Paket
add-in
Solver meliputi dua program penting. Pertama, program
Excel Visual Basic 
yang menterjemahkan model dalam
spreadsheet 
ke dalamrepresentasi internal yang digunakan oleh program kedua. Kedua, program diluar Excel yang merupakan program terpisah dan memanfaatkan sisa
memory 
 yang digunakan Excel untuk optimasinya serta mengirimkan solusi optimaltersebut kepada program pertama untuk meng-
update spreadsheet 
. Keduaprogram ini dikomunikasikan oleh program aplikasi
interface
milik Microsoft.Selama penggunaan Solver, program
Visual Basic 
akan bekerja terlebih dahuluuntuk menulis model matematiknya dan berikutnya program kedua akan bekerjauntuk menghasilkan optimasinya.Langkah prosedural dalam penggunaan Solver adalah :a. buatlah model matematik pada
spreadsheet 
seperti biasa, dan bisamemanfaatkan
what-if 
jika dirasa perlu untuk men-
debug
model,b. jika tidak ada persoalan dalam penulisan model, maka model tersebut dapatdisimpan ke dalam
file
. Kemudian gunakan paket
add-in
Solver.
 
Kamarul Imamrul2a@yahoo.com
D:\Documents and Settings\HOME\My Documents\OPERATION RESEARCH\TEKNIK OPTIMASI PROGRAMLINIER DENGAN EXCEL DAN LOTUS.doc
2
c. Solver dan modul optimasinya akan masuk ke dalam memory komputer
1
.Setelah
loading
selesai, maka di layar akan muncul kotak dialog (
dialog box 
)untuk mengumpulkan informasi dalam proses optimasi berikutnya,d. setelah tahapan penentuan fungsi obyektif dan kendala selesai, maka tombol “
Solve
” dapat di-
click 
.e. Solver menterjemahkan model dan membuat optimasinya. Untuk persoalan LPyang kecil, Solver membutuhkan waktu proses beberapa detik saja dan dapatlebih panjang waktunya untuk persoalan LP yang lebih besar,f. dengan asumsi tidak terjadi
error 
dalam modelnya, Solver akan menampilkankotak dialog untuk hasil optimasinya,g. pada tahap ini, proyeksi
what-if 
bisa dilanjutkan untuk memperoleh hasilanalisis sensitivitas.
S
 
tartBuild or retrieve theoptimization modelSAVE YOUR WORKBOOK Choose Solver in the TOOLS menuSpecify in Solver dialog box :1. target cell be optimized2. changing cells Modify3. constraints modelIn option Dialog, click “assume linearmodel” and click the OK buttonClick on “Solve” button to begin optimizationReview Solver completion messageDoSolver foundthe optimumsolution No? YesClick “Keep Solver Solution” and click OK button
1
 
Penggunaan Solver dengan McIntosh, harus menambah alokasi memory sebesar 1 Mb agar kecepatanproses kerja Excel tidak menurun.

Activity (58)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Adam Asshidiq liked this
corina_olivia liked this
Widya Arita liked this
Budi Ini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->