Aljazair, gagasan besar nasionalisme Arab memilik pasangan ekonominya dalam kontrolterhadap hampir seluruh tanah pertanian olehnsejuta warga perancis. Dan dalam beberapanegara, seperti Puerto rico, dimana kondisi khusus dari kepulauan itu tidak memungkinkanpecahnya pernag gerilya, semangat kaum nasionalis, sungguh terluka oleh tindakan-tindakandiskriminasi yang dikenakan terhadap mereka dalam kehidupan sehar-sehari, memiliki basisnyadalam aspirasi petani (bahkan walaupun sudah mengalami proletarisasi) berupa tuntatanterhadap tanah yang telah dirampas oleh para Yangkee (AS) dari mereka. Gagasan pokok yangsama tersebut, meski dalam bentuk yang berbeda-beda,mengilhami petani kecil, petani, danbudak dari perkebunan-perkebunan timur Kuba untuk merapat bergandengan dan bersama-sama mempertahankan hak untuk memiliki tanah selama tiga puluh tahun perang pembebasan.
Perang adalah selalu sebuah perjuangan dimana kedua pesaing berusaha melenyapkan lainnya.Disamping menggunakan kekuatan, mereka menggunakan jalan lain bagi segala kemungkinantipu dan muslihat untuk mencapai hasil yang diinginkan. Taktik dan strategi militer adalah sebuahekspresi dari aspirasi kelompok geri;lya dan dengan cara tertentu melaksanakannya; dan metodatersebut berusaha mengambil keuntungan dari titik-titik lemah musuh.“Pukul dan lari”, sementara kalangan secara mencemooh menyebut cara gerilya itu : dan itumemang benar. Pukul dan lari, menunggu, bersembunyi dan kemudian menyerang dengan tiba-tiba, pukul dan lari lagi, dan melakukannya terus menerus, tanpa memberikan kesempatanberistirahat kepada musuh. Secara keseluruhannya, menampakkan sikap negatif, sikap mundur,menhindari pertarungan frontal. Bagaimanapun juga, semuanya itu adalah konsisten denganstrategi umum dari perang gerilya, yang mana adalah sama dalam hal tujuan akhir daripeperangan apapun juga: menang, melenyapkan musuh.Jadi jelaslah bahwa perng gerilya merupkan suatau fae saja yang tidak oleh dirinya sendiri bisamenghasilkan kesempatan mencapai kemenangan penuh. Ia hanya salah satu dari fase utamapeperangan dan akan berkembang dan membentang hingga tentara gerilya , melaluipertumbuhan yang mantap, memeproleh karakteristik sebuah tentara reguler. Pada saat itu iatelah siap melakukan pukulan yang menentukan terhadap musuh dan mencatat kemenangan.Keberhasilan akan selalu menjadi produk dari tentara reguler, walaupun asal-usulnya bisa jadidari tentara gerilya.Sekrang, sebagaimana jenderal dari sebuah divisi dalam sebuah perang modern tidaklah harusmati dalam memimpin pasukannya, hendaknya jangan mati dalam setiap pertempuran. Ia harussiap memberikan hidupnya, namun kualitas positif yang sesungguhnya dari perang gerilya bahwamasing-masing pejuang gerilya harus siap mati , bukan mempertahankan sesuatu yang ideal,namun membuat sesuatu yang ideal menjadi suatu realita. Inilah dasar, esensi perjuangangerilya: Kekuatan luar biasa dengan mana sebuah nukleus kecil manusia, pelopor bersenjata darimemandang jauh melampaui taktik obyektif sesaat, bergerak maju secara sungguh-sungguhuntuk mencapai sebuah cita-cita, mendirikan sebuah masyarakat baru, menghancurkan bentukanmasyarakat lama, dan mencapai, sekali dan selama-lamanya, keadilan sosial yang merekaperjuangkan.Dipandang dengancara ini, semua kata-kata yang remeh-temeh kemudian memperolehkemuliaan yang sejati, kemuliaan yang kaum gerilya ingin sempurnakan; dan pertanda baikbahwa kita berbicara berbelit-belit perihal cara –cara yang kita gunakan untuk mencapai tujuan.Sikap perjuangan, sikap yang tidak pernah kehilangan inti pati oini, keteguhan dalammenghadapi problem-problem besar dari sasaran akhir ini, adalah juga kemuliaan dari kaumpejuang gerilya.APA YANG HARUS KITA PELAJARI dan APA YANG HARUS KITA AJARKANDesember 1958
1 Acuiannya adalah pada tigapuluh tahun perang kemerdekaan Kuba melawan Spanyol, menentang daritahun 1868 hingga 1898.
Leave a Comment