PROSIDING SEMINAR NASIONALPENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR
Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan
Yogyakarta, 19 September 2006
Bambang Lusmiyanto, dkk.
ISSN 1410 – 8178
93
10. cakram pembagi 24. lager penumpu(kedua laker hancur )pegangan11. bumbung eksentris(rusak)25. poros (ujung poroskeropos )13. jarum pengetat
TATA KERJA
Untuk pelaksanaan perbaikan agar dapatdiselesaikan dengan cara yang efisien, aman dandiperoleh hasil kerja yang optimum, maka harus ada prosedur perencanaan pelaksanaan yang harusdiperhatikan yaitu:
•
Mempelajari dan menentukan langkah kerja
•
Perencanaan penggunaan peralatan
•
Perencanaan penggunaan bahan dan komponen
•
Menentukan urutan pembongkaran
•
Mengamati dan menentukan bagian/komponenyang rusak
•
Mempelajari penyebab terjadinya kerusakansehingga dapat dihindarkan
Peralatan yang digunakan
•
Satu set kunci ring dan kunci pas
•
Satu set obeng plus dan minus
•
Satu set kunci L (matrik)
•
Kunci inggris
•
Kompresor udara
•
Treker
•
Peralatan pendukung lainnya
Bahan yang digunakan
•
Minyak pembersih (bensin dan solar)
•
Kuas dan kain lap
Pelaksanaan
Setelah selesai perencanaan serta persiapan peralatan beserta bahan yang dipergunakan makadimulai pembongkaran bagian-bagian sesuai denganurutan sebagai berikut. Secara fisik kepala pembagiditampilkan pada Gambar 2.
Pembongkaran piringan pembagi
Setelah selesai perencanaan serta persiapan peralatan dan bahan yang di pergunakan, makadimulai pembongkaran bagian-bagian darikomponen piringan pembagi (cakram pembagi)tersebut, sesuai dengan urutan sebagai berikut,ditampilkan pada Gambar 3.
•
Membuka mur penahan/pengontra denganmenggunakan kunci ring yang tepat agar tidak merusak sudut mur penahan/pengontra.
•
Melepas ring dan kerah dari poros ujung spindelcacing.
•
Mengeluarkan handel putar beserta engkol pemutarnya.
•
Melepaskan sekrup pengunci lengan apit.
•
Kemudian diluarkan kerah c beserta lengan apitdengan menggunakan treker tarik.
•
Melepaskan ketiga sekrup dari pusat piringan pembagi
•
Melepaskan kunci pena belakang.
•
Mengeluarkan bagian peralatan satu persatu piringan pembagi tersebut, dengan cara ditarik.
•
Agar memudahkan penyetelan/pengesetansetelah perbaikan dan agar tidak terjadikesalahan letak pemasangan dari peralatantersebut maka tiap-tiap peralatan/komponendiberi tanda.Gambar 2. Bentuk fisik kepala piringan pembagi
[2]
Gambar 3. Bagian piringan pembagi
Melepaskan bagian rumah roda gigi
•
Melepaskan baut pengikat rumah transmisi rodagigi dan kepala lepas/penjepit benda kerjadengan menggunakan kunci L dan ring sesuaidengan jenis kepala mur pengikat.
•
Dilepaskan kepala tetap/penjepit benda kerja
•
Membuka bagian tutup rumah roda gigi.
•
Memberikan tanda pada bagian-bagian yangdibongkar.
•
Membersihkan bagian dalam rumah dan rodagigi sebelum pelepasan roda gigi yang terkait