Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Produksi Ekonomi Islam

Teori Produksi Ekonomi Islam

Ratings: (0)|Views: 296|Likes:
Published by adriani08
SYARIAH ECONOMIC
SYARIAH ECONOMIC

More info:

Published by: adriani08 on Aug 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/15/2013

pdf

text

original

 
1
EKONOMI ISLAM
Wira Adriani (1010511002)JURUSAN ILMU EKONOMIFAKULTAS EKONOMIUNIVERSITAS ANDALAS2012
 
2
BAB IPENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Al Qur’an menggunakan konsep produksi barang dalam artian
 
luas. Al Qur’an
menekankan manfaat dari barang yang diproduksi. Memproduksi suatu barang harus mempunyaihubungan dengan kebutuhan manusia. Berarti barang itu harus diproduksi untuk memenuhikebutuhan manusia, bukan untuk memproduksi barang mewah secara berlebihan yang tidak sesuai dengan kebutuhan manusia, karenanya tenagakerja yang dikeluarkan untuk memproduksi barang tersebut dianggap tidak produktif.
 Namun demikian, Al Qur’an memberi kebebasan yang luas bagi manusia untuk berusaha
memperoleh kekayaan yang lebih banyak lagi dalam menuntut kehidupan ekonomi. Denganmemberikan landasan rohani bagi manusia sehingga sifat manusia yang semula tamak danmementingkan diri sendiri menjadi terkendali.Membahas satu langkah ke belakang lagi, tentang teori konvensional. Baik kapitalisyang hanya sekedar memuaskan
 self interest 
dan condong materialistis, ataupun sosialis yangtidak ada toleransi dan pengakuan hak milik. Baik dalam teori konsumsi maupun teori produksidijelaskan tentang perilaku konsumen dan produsen dalam memaksimumkan keuntungannyamaupum mengoptimalkan efisiensi produksinya. Keduanya hanya mementingkan kepentingansatu pihak saja tanpa memikirkan pihak yang lain, entah mereka dirugikan atau merasadiuntungkan.Produksi adalah menciptakan manfaat dan bukan menciptakan materi. Maksudnyaadalah bahwa manusia mengolah materi itu untuk mencukupi berbagai kebutuhannya,sehingga materi itu mempunyai kemanfaatan. Apa yang bisa dilakukan manusia dalam
“memproduksi”
tidak sampai pada merubah substansi benda. Yang dapat dilakukan manusia berkisar pada misalnya mengambilnya dari tempat yang asli dan mengeluarkan ataumengeksploitasi (ekstraktif). Memindahkannya dari tempat yang tidak membutuhkan ketempat yang membutuhkannya, atau menjaganya dengan cara menyimpan agar bisadimanfaatkan di masa yang akan datang atau mengolahnya dengan memasukkan bahan-bahan
 
3
tertentu, menutupi kebutuhan tertentu, atau mengubahnya dari satu bentuk menjadi bentuk yang lainnya dengan melakukan sterilisasi, pemintalan, pengukiran, atau penggilingan, dansebagainya. Atau mencampurnya dengan cara tertentu agar menjadi sesuatu yang baru. Halitu semua hanya mengubah kondisi materi, sehingga pada kondisi yang barupunsubstansinya tetap tidak berubah.
I.2 Tujuan
Penulisan makalah ini bertujuan untuk memaparkan teori produksi dan perilaku produsen dalam prespektif islam dan membandingkannya dengan teori ekonomi konvensional.
I.3 Rumusan Masalah
1. Pengertian dan ruang lingkup produksi menurut teori konvensional dan teori islam2. Faktor-faktor produksi menurut pandangan islam dan konvensional3. Jenis-jenis atau klasifikasi factor produksi menurut ekonomi islam4. Biaya produksi, pendapatan (Revenue), keuntungan dan profit dalam teori ekonomi islam
I.4 Metode Penulisan
Makalah ini disusun menggunakan metode kepustakaan dengan mengumpulkan data dan meteridari berbagai sumber referensi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->