Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ekonomi Politik

Ekonomi Politik

Ratings: (0)|Views: 127|Likes:
Published by Vines Tupan
Rumah Miskin Untuk Masyarakat
Rumah Miskin Untuk Masyarakat

More info:

Published by: Vines Tupan on Aug 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/16/2014

pdf

text

original

 
 
ANALISIS EKONOMI POLITIK PROGRAM PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA SEHATPage 1
“RUMAH MURAH UNTUK RAKYAT”
 
ANALISIS EKONOMI POLITIK PROGRAM PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA SEHAT
1.
 
PERMASALAHAN
Tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat seperti yang diamanatkan dalam
UUD 1945 adalah “melindungi segenap bangsa Indonesia
, memajukan kesejahteraan umum
”.
Tugas ini terbilang cukup luas cakupannya, karena mengandung pengertian bahwa masyarakatharus merasa aman dan nyaman untuk hidup dan beraktivitas, serta terlepas dari belenggukemiskinan. Rasa aman dan nyaman itu dapat terwujud jika kebutuhan pokok masyarakat yangterdiri atas sandang, pangan dan papan yang merupakan kebutuhan dasar setiap individu telahterpenuhi. Kebutuhan akan rumah (papan) merupakan salah satu kebutuhan dasar setiap umatmanusia. Dengan memiliki rumah maka perasaan aman dan mandiri akan terpenuhi, di sampingitu juga, rumah merupakan perwujudan jati diri dan ungkapan kualitas hidup setiap orang.Kebutuhan rumah di Indonesia saat ini mengalami peningkatan setiap tahunnya seiringdengan peningkatan jumlah penduduk. Berdasarkan hitungan Real Estate Indonesia (REI), totalkebutuhan rumah per tahun bisa mencapai 2,6 juta akibat dorongan oleh pertumbuhanpenduduk, perbaikan rumah rusak dan yang kekurangan rumah (
backlog
). Sementara versipemerintah terdapat 13 juta penduduk Indonesia masih belum memiliki rumah tinggal, dansebanyak empat juta rumah tidak layak huni (Neraca.co.id).Pemerintah berusaha untuk memenuhi kebutuhan akan rasa aman ini melalui berbagaiprogram. Salah satu program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan adalah MasterplanProgram Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI), dimana di dalamnyaterdapat Program Pembangunan Rumah Sehat Sederhana, yang merupakan kelanjutan dariprogram-program pengadaan perumahan untuk rakyat yang telah ada sebelumnya. Sasaranprogram ini adalah masyarakat yang memiliki pendapatan kurang dari Rp. 2 juta per bulan,termasuk juga pegawai negeri sipil (PNS) golongan rendah. Target total tahun 2012 adalahpembangunan 200.000 rumah pada 49 wilayah kabupaten/kota (Inilah.com, 28 Februari 2012).Menurut Menteri Perumahan Rakyat, perumahan murah untuk PNS golongan rendah disiapkandi 50 kabupaten/kota, sedangkan perumahan murah untuk golongan buruh dan rakyat miskintelah disiapkan di 49 kabupaten/kota di 33 Propinsi. Setiap kabupaten akan dibangun 1000 unitrumah dengan menggunakan APBN 2012 sebesar Rp. 8 triliun. Rumah murah tersebut akan
 
 
ANALISIS EKONOMI POLITIK PROGRAM PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA SEHATPage 2
dibangun dengan tipe 36, yang per unitnya akan dijual seharga Rp. 25 juta. Harga jual yang sangatmurah ini juga masih menimbulakan berbagai pertanyaan. Program ini membutuhkanketerlibatan aktif semua stakeholder-nya, yaitu pemerintah, pengembang (
developer 
), perbankandan masyarakat.Mekanisme pengadaan rumah murah bagi rakyat ini mengikuti mekanisme yangditetapkan pemerintah dalam Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No. 4 tahun 2012 tentangPengadaan Perumahan Melalui Kredit Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera Dengan DukunganFasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Secara ringkas mekanismenya adalah sebagaiberikut (disadur dari Permen 4/2012):
 
Bank Umum, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah mengajukan Surat PernyataanMinat menjadi Bank Pelaksana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)ditujukan kepada Menteri cq. Deputi Bidang Pembiayaan dengan tembusan kepadaPemimpin Satker BLU-Kemenpera.
 
Jika memenuhi persyaratan dan disetujui, Bank pelaksana akan menandatanganiKesepakatan Bersama.
 
Kelompok sasaran mengajukan KPR Sejahtera ke Bank Pelaksana dengan melengkapiberbagai dokumen seperti yang dipersyaratkan.Program Pembangunan Rumah Sehat Sederhana yang dicanangkan pemerintah untukmengentaskan kemiskinan ini bukannya tanpa masalah. Berbagai masalah yang muncul dapatdiutarakan sebagai berikut :a.
 
Proses administrasi yang berjalan lambat dalam hal penyediaan tanah, penerbitansertifikat tanah, penerbitan IMB, pencairan kredit kronstruksi.b.
 
Verifikasi lokasi belum dilakukan Kemenpera. Verifikasi ini penting bagi pelaksanaansemua program yang masuk dalam Kluster IV pengentasan kemiskinan, karena harusdilakukan secara komprehensif. Program-program tersebut selain pembangunan rumahmurah yaitu, kendaraan angkutan umum murah, air bersih untuk rakyat, listrik murahdan hemat, serta peningkatan kehidupan masyarakat miskin perkotaan.c.
 
Harga jual yang tergolong sangat murah tidak menguntungkan bagi pengembang(developer).d.
 
Regulasi pemerintah tentang suku bunga maupun tipe rumah yang akan dibangunsering berubah, menimbulkan keraguan dari pengembang maupun masyarakat.
 
 
ANALISIS EKONOMI POLITIK PROGRAM PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA SEHATPage 3
e.
 
Sosialisasi pembiayaan rumah melalui KPR LFPP ini belum tersosialisasikan baik kepadamasyarakat, sehingga belum banyak masyarakat sasaran (masyarakat berpenghasilanrendah) yang mengetahui mekanisme pelaksanaan program ini.f.
 
Pembangunan rumah murah di perkotaan seakan kurang diperhatikan, jikadibandingkan dengan pembangunan rumah mewah yang telah merambah sampai keperkotaan, yang makin marak dan menjamur.Berdasarkan sejumlah permasalahan di atas, maka penulis tertarik untuk melakukananalisa ekonomi politik program pembangunan rumah sehat sederhana.
2.
 
TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini bertujuan untuk lebih memahami keterlibatan stakeholder dalampelaksanaan program pembangunan rumah sehat sederhana, serta kontribusi masing-masingstakeholder terhadap permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program ini.
3.
 
TINJAUAN TEORI3.1.
 
Pembangunan
Begitu banyak pengertian pembangunan telah dikemukakan oleh para ahli. Pengertian-pengertian tersebut selalu berlandaskan pada sudut pandang mereka terhadap topik atau fokuskajian tertentu, dan mengalami perkembangan sepanjang peradaban manusia. Menurut Nugroho
dan Rochmin Dahuri (Syamsiah Badruddin, 2009), pembangunan adalah ‘suatu upaya
terkoordinasi untuk menciptakan alternatif yang lebih banyak secara sah kepada setiap warga
negara untuk memenuhi dan mencapai aspirasinya yang paling manusiawi’.
Tema pertamaadalah koordinasi, yang berimplikasi pada perlunya suatu kegiatan perencanaan. Temakedua adalah terciptanya alternatif yang lebih banyak secara sah. Hal ini dapat diartikanbahwa pembangunan hendaknya berorientasi kepada keberagaman dalam seluruh aspekkehidupan. Ada pun mekanismenya menuntut kepada terciptanya kelembagaan danhukum yang terpercaya yang mampu berperan secara efisien, transparan, dan adil. Temaketiga mencapai aspirasi yang paling manusiawi, yang berarti pembangunan harusberorientasi kepada pemecahan masalah dan pembinaan nilai-nilai moral dan etika. Katzdalam Said Zainal Abidin (2008:21-22) mendefinisikan
pembangunan sebagai ‘
… dynamic change

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->