• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 1
    CommentGo Back
Download
 
MODUL KE-4 / ETIKA BISNIS
Suatu Konsep Analisis Binis dan Lingkungannya
BiSnis dan Lingkungannya yang dihadapi oleh perusahaan perusahaan diIndonesia semakin bergejolak (
turbulent 
), hal ini terutama sejak terjadinya krisisperekonomian dan perubahan pemerintahan berikut gejolak sosial di dalamnegeri pada tahun 1997. Apalagi dengan kondisi internal perusahaan-peruahaansecara umum yang memburuk dan bangkrutnya sebagian perusahaan, perhatianterhadap pengaruh dan dampak faktor-faktor lingkungan eksternal perusahaanyang bersifat makro menjadi sangat penting.Perubahan lingkungan bisnis dapat terjadi kapanpun juga, yang manaumumnya berupa dinamika perubahan dari salah satu atau gabungan faktor-faktor lingkungan luar perusahaan, baik skala nasional, regional maupun global.Sebagian dari dampak yang ditimbulkan banyak terbukti telah mempengaruhidatangnya berbagai kesempatan usaha
(business opportunities),
tetapi banyakpula rekaman contoh kasus dari faktor eksternal ini yang menjadi kendala dalamberusaha (business threats and constraints).Dewasa ini sering mendengar bahwa bagaimana perusahaan yangmemiliki sistem organisasi yang baik dengan dukungan visi, misi dan rencanaaksi business plan yang terencana tidak menjamin sukses dalam meraih laba.Bahkan banyak perusahaan ini mengalami penurunan dalam kinerja usahanyahanya karena kesalahan dalam menafsirkan skenario dan asumsi pengaruhlingkungan luar tersebut.Memasuki era liberalisasi dan globalisasi pada abad ke 21, para pimpinanperusahaan tidak dapat mengabaikan begitu saja perubahan-perubahan yangterjadi di sekeliling mereka, terutama jika mereka ingin meraih kemenangandalam berkompetisi dengan perusahaan lainnya.
 
Semakin ,menguatnya gejala globalisasi pasar dunia yang dipengaruhilangsung oleh berbagai kebijakan liberalisasi perdagangan dan investasi di AsiaPasifik, banyak membuka kesempatan berusaha bagi produsen domestik daninvestor modal asing. Meluasnya network organisasi dan komunikasi perusahaansecara global beberapa tahun sebelum terjadinya krisis perekonomian dunia,terbukti telah memberikan berbagai kesempatan berusaha bagi perusahaan-perusahaan swasta domestik di Indonesia dalam bentuk kerjasama usahapatungan yaitu berupa (
 joint ventures 
) dan waralaba (f
ranchising 
).Tetapi sebaliknya dapat dilihat bahwa bagaimana perubahan lingkunganeksternal yang berjalan dengan sangat cepatnya, seperti kejadian penyerangangedung kembar World Trade Center dan serbuan militer Amerika Serikat ke Irak,kemudian dalam sekejap memporak-porandakan keunggulan bersaing satunegara dalam pola perdagangan antar bangsa di dunia. Pengaruh buruk dampaklingkungan eksternal kadang-kadang bersifat terselubung, dan dengan kejamnyamerenggut kedudukan keunggulan persaingan beberapa perusahaan domestikyang berskala kecil dan menengah.Krisis perekonomian nasional yang dilanjutkan dengan berbagai krisispolitik dan sosial sejak tahun 1998 pada kenyataannya telah merubah seluruhtatanan (paradigm) melakukan kegiatan berusaha dari perusahaan-perusahaanswasta nasional di negara kita. Tanpa disadari berbagai perubahan issue non-ekonomi, seperti peristiwa bom Bali, perselisihan antar kelompok etnis di Malukudan Kalimantan Barat, sengketa wilayah Aceh dan tuntutan kelompok GerakanAceh Merdeka, huruhara Mei, semuanya telah mengganggu pencapaian kinerjaperusahaan di Indonesia dalam jangka pendek. Terakhir kali kita saksikanbagaimana datangnya gelombang tsunami telah merusak sendi-sendiperekonomian di berbagai lokalitas di kawasan Aceh dan Sumatera Utara.Rentetan peristiwa ini mengakibatkan lambatnya program pemulihanperekonomian nasional. Kepastian dan iklim berusaha mengalami erosi, danrisiko negara dan risiko berusaha menjadi semakin tinggi. Akhirnya dalam
 
beberapa tahun kemudian terjadi peningkatan kasus penutupan dankebangkrutan perusahaan.Dengan latar belakang ini kami mengajukan suatu pemikiran konsepsualbagaimana para pengusaha, pimpinan perusahaan, analisis pasar modal ataupara mahasiswa dapat melakukan kajian Analisis Lingkungan Bisnis (ALB).Pendekatan bahasannya adalah menggunakan peralatan analisa ilmiah, berikutcontoh-contoh nyata tentang kondisi faktor lingkungan bisnis yang dihadapiperusahaan-perusahaan global dan lokal pada sejak tahun 2000.
Jenis dan Dimensi Lingkungan Bisnis
 Jenis dan dimensi faktor-faktor lingkungan eksternal banyak dijumpaidalam literatur manajemen stratejik. Misalnya, Hax dan Majluf (1984) membagi jenis pengkajian lingkungan usaha menjadi beberapa komponen analisis yangmeliputi analisis komponen ekonomi, kondisi pasar, teknologi, sumber dayamanusia, politik, aspek sosial dan analisis faktor lingkungan hukum. SedangkanPearce dan Robinson (1988) memilah analisis mereka kedalam pertimbanganekonomi, sosial, politik dan pertimbangan teknologi.Buku yang agak pragmatis dari Stonier (1995) mengelompokan jenislingkungan eksternal perusahaan ke dalam lingkungan organisasi yang sifatnyalangsung dan kejadian-kejadian di luar perusahaan yang sifatnya tidak langsung(indirect action environment), yang pada gilirannya dapat mempengaruhilingkungan internal dari stakeholder. Sedangkan Hitt dan kawan-kawan (1995)membaginya menjadi lingkungan umum (general environment) dan lingkunganindustri (
industrial environment 
). Lingkungan umum terdiri dari berbagai elemenyang terdapat di masyarakat yang diperkirakan dapat mempengaruhi kondisi danstruktur usaha dari kegiatan kelompok bisnis tertentu (industri) atau bahkanmempengaruhi secara langsung kinerja perusahaan tertentu (firm) dalammemperoleh pendapatan.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
03 / 10 / 2010This doucment made it onto the Rising List!
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...