• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
- 1 – 
then must yath now’09
8. Siswa mampu memahami konsep yangberkaitan dengan transformasi geometri,barisan dan deret, serta menggunakannyadalam pemecahan masalah.
Transformasi Geometri
Barisan Dan Deret
 
Transformasi
Transformasi adalah suatu perpindaban/perubahan.
1.TRANSLASI (Pergeseran sejajar)
MatriksPerubahanPerubahan
ba
(x,y)
(x+a, y+b)F(x,y) = 0
(x-a, y-b) = 0Ket :x' = x + a
x = x' - ay' = y + b
y = y' -b
Sifat:Dua buah translasi berturut-turut
ba
diteruskan dengan
c
dapat digantikandengan translasi tunggal
++
bca
Pada suatu translasi setiap bangunnya tidak berubah.
2.REFLEKSI (Pencerminan terhadap garis)Refleksi terhadapMatriksPerubahan TitikPerubahan fungsisumbu-x
1001
(x,y)
(x,-y)F(x,y) = 0
F(x,-y) = 0
sumbu -y
1001
(x,y)
(-x,y)F(x,y) = 0
F(-x,y) = 0
garis y = x
0110
(x,y)
(y,x)F(x,y) = 0
F(y,x) = 0
garis y = -x
0110
(x,y)
(-y,-x)F(x,y) = 0
F(-y,-x)= 0Ket. : Ciri khas suatu matriks Refleksi adalah
determinannya = -1
SIFAT-SIFAT:
1.
Dua refleksi berturut-turut terhadap sebuah garis merupakan suatu
identitas
,artinya yang direfleksikan tidak berpindah.2.Pengerjaan dua refleksi terhadap dua sumbu yang sejajar, menghasilkantranslasi (pergeseran) dengan sifat:3.Jarak bangun asli dengan bangun hasil sama dengan dua kali jarak kedua sumbupencerminan.4.Arah translasi tegak lurus pada kedua sumbu sejajar, dari sumbu pertama kesumbu kedua. Refleksi terhadap dua sumbu sejajar bersifat tidak komutatip.
- 2 – 
then must yath now’09
 
5.Pengerjaaan dua refleksi terhadap dua sumbu yang saling tegak lurus,menghasilkaan rotasi (pemutaran) setengah lingkaran terhadap titik potong darikedua sumbu pencerminan. Refleksi terhadap dua sumbu yang saling tegak luresbersifat komutatif.6.Pengerjaan dua refleksi berurutan terhadap dua sumbu yang berpotongan akanmenghasilkan rotasi (perputaran) yang bersifat:7.Titik potong kedua sumbu pencerminan merupakan pusat perputaran.8.Besar sudut perputaran sama dengan dua kali sudut antara kedua sumbupencerminan.
9.
Arah perputaran sama dengan arah dari sumbu pertama ke sumbu kedua.
1.ROTASI (Perputaran dengan pusat 0)rotasi matriksperubahan titikperubahan fungsi½
π
0 -1
1-0
(x,y)
(-y,x)F(x,y) = 0
F(y,-x) = 0
π
-1 0
1 -1
(x,y)
(-x,-y)F(x,y) = 0
F(-x,-y) = 0
3/2
π
0-1
-1 0
(x,y)
(y,-x)F(x,y) = 0
F(-y,x) = 0
θ
cos
θ
-sin
θ 
sin
θ
cos
θ
 
(x,y)
(x cos
θ
- y sinq, x sin
θ
+ y cos
θ
)F(x,y) = 0
F(x cos
θ
+ y sin
θ
, -x sin
θ
+ y cos
θ
) = 0Ket.: Ciri khas suatu matriks Rotasi adalah
determinannya = 1
SIFAT-SIFAT :
1.Dua rotasi bertumt-turut mempakan rotasi lagi dengan sudut putar dsama dengan jumlah kedua sudut putar semula.2.Pada suatu rotasi, setiap bangun tidak berubah bentuknya.Catatan:Pada transformasi pergeseran (translasi), pencerminan (refleksi) dan perputaran (rotasi),tampak bahwa bentuk bayangan sama dan sebangun (kongruen) dengan bentuk aslinya.Transformasi jenis ini disebut transformasi isometri.
2.DILATASI (Perbesaran terhadap pusat 0)DilatasiMatriksPerubahan titikPerubahan fungsi
(0,k)
k 0
0 k
(x,y)
(kx,ky)F(x,y)=0
F(x/k,y/k)
Ket.:
(0, k) merupakan perbesaran atau pengecilan dengan tergantung dari nilai k.Jika A' adalah peta dari A, maka untuk:a. k > 1
A' terletak pada perpanjangan OAb. 0 < k < 1
A' terletak di antara O dan A
- 3 – 
then must yath now’09
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...