Beberapa tantangan dan kendala terkait dengan Kebijakan Desentralisasi Fiskal danPengelolaan Keuangan Daerah 2009 adalah sebagai berikut :
1.Implikasi desentralisasi fiskal terhadap perkembangan ekonomi daerah.
Meskipun peningkatan transfer dari Pemerintah ke daerah diiringi perbaikan tingkatkesejahteraan masyarakat,perlu diperhatikan kondisi daerah dan korelasi antara transferdan tingkat kesejahteraan masyarakat. Dari data Depkeu dan BPS ditemukan bahwa(1) indikator tingkat kesejahteraan masyarakat secara nasional menunjukkan perbaikan,tetapi tidak semua daerah mengalami perbaikan. Dari 33 propinsi, terdapat 15 propinsidengan penurunan % penduduk miskin dan 18 propinsi dengan peningkatan % pendudukmiskin.(2) Peningkatan transfer diiringi dengan perbaikan tingkat kesejahteraan, tetapi korelasinyasangat rendah yaitu kurang dari o,5 bahkan mendekati nol. Dari NAPBN 2009 nampakbahwa beberapa daerah yang rata-rata transfer per kapitanya tinggi justru menunjukkanrata- rata % penduduk miskin yang tinggi pula. Ini mengindikasikan transfer pemerintah kedaerah masih terkonsentrasi pada daerah yang tingkat kesejahteraannya masih rendah.
2.
Efektivitas Pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD )
Akan dibahas di topik selanjutnya mengenai evaluasi UU 34 tahun 2000 tentang PDRD.
3.Penerapan Standar Pelayanan Minimum ( SPM )
Menindaklanjuti ketentuan dalam UU no 34 tahun 2004 dan mendorong implementasiSPM, pemerintah menerbitkan
PP no 65 tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan danPenerapan Standar Pelayanan Minimum
. Namun dalam pelaksanaannya terdapatbeberapa kendala terkait dengan :(1) kompleksitas penyusunan indikator SPM, (2ketersediaan dan keterbatasan anggaran, (3) kompleksitas proses konsultasi publik dalammenentukan norma dan standar untuk menghindari perbedaan persepsi dalammemberikan pelayanan publik sesuai SPM.
4.Efektivitas kebijakan pengeluaran APBD
Efektivitas pengeluaran APBD sangat dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternalpemda, antara lain proses penyusunan APBD, partisipasi masyarakat, dukungan politisdari DPRD, kesinambungan dengan APBD sebelum dan sesudah tahun anggaran yangbersangkutan, dan sinergi dengan program Pemerintah. Proses penyusunan APBD terkaitdengan mekanisme perencanaan yang melibatkan berbagai pihak dengan kepentinganyang sangat beragam. Juga harus mampu mencerminkan kepentingan masyarakat yangtercermin dalam anggaran yang efisien, sehingga menghasilkan
output
dan
outcome
3
Leave a Comment
ko gbz di download yaahhh :(
macet tu kadang......ayo di cba lagi...