I. PENDAHULUAN
Sejalan dengan tuntutan demokrasi guna memenuhi rasa keadilan masyarakat di daerah,memperluas serta meningkatkan semangat dan kapasitas partisipasi daerah dalam kehidupannasional, maka dalam rangka pembaharuan konstitusi, MPR membentuk sebuah lembagaperwakilan baru yaitu Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) RI. Pembentukan ini dilakukanmelalui perubahan ketiga UUD 1945 pada bulan Nopember 2001. Ada beberapa argumen rasional mengenai pentingnya keberadaan DPD-RI sebagairepresentasi daerah di tingkat pusat, yaitu :1.agar keterkaitan antara keterwakilan penduduk dengan ruang ( daerah ) dan adanyapenyebaran penduduk Indonesia yang tidak merata dis etiap wilayah ( 60% penduduk tinggal di sekitar 10% wilayah Indonesia ) – tercermin dalam sistem perwakilan danproses legislasi.2.Dalam rangka mewujudkan mekanisme checks and balances, dimana mekanisme inidianut oleh negara demokratis untuk menghindarkan diri dari dominasi salah satulembaga dalam pembuatan Undang – Undang , sehingga UU yang dihasilkan menjadilebih baik.
3.
Adanya keadilan dalam kebijakan pembangunan antara Jawa dan luar Jawa secara berkesinambungan. Jika representasi politik hanya berupa keterwakilan penduduk di DPR – RI dapat dipastikan arah pembangunan akan cenderung memusat di pulau Jawa. Olehsebab itu penyeimbang wajib diberlakukan dengan mekanisme representasi daerah lewatlembaga DPD – RI.Namun demikian proses pembentukan lembaga DPD – RI yang ideal belum dapat terlaksanaGagasan dasar pembentukan DPD – RI adalah keinginan untuk lebih mengakomodasi aspirasidaerah dan sekaligus memberikan peran yang lebih besar kepada daerah dalam prosespengambilan keputusan politik untuk hal – hal terutama yang berkaitan langsung dengankepentingan daerah. Dengan adanya DPD – RI , maka Indonesia tidak lagi menjadi negaradengan sistem legislasi unikameral, melainkan memasuki barisan negara – negara demokrasi yang menerapkan sistem bikameral dalam lembaga perwakilannya. Walaupun sistem bikameral berbeda penerapannya antara negara yang satu dengan lainnya, namun semua berpijak di atas landasan yaitu memaksimalkan keterwakilan
( representation)
danmembangun sistem
checks and balances
dalam lembaga perwakilans erta membuka peluang
2
Leave a Comment