• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
1
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang Masalah
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia adalah peningkatan mutu pendidikan, baik prestasi belajar siswa maupun kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran.Peningkatan mutu pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kualitasmanusia seutuhnya melalui olahhati, olahpikir, olahrasa, dan olahraga agar memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan global.Masalah pendidikan, khususnya dalam pendidikan fisika oleh sebagianbesar siswa dianggap mata pelajaran yang sangat sulit. Akibat dari anggapansulitnya pelajaran Fisika menyebabkan siswa merasa tidak senang terhadapmata pelajaran Fisika, sehingga fisika dianggap sebagai mata pelajaran yangtabu dan menakutkan, maka guru fisika hendaknya mampu mengubahparadigma siswa yang mengganggap Fisika merupakan mata pelajaran yangdianggap sulit menjadi mata pelajaran yang menyenangkan.Dalam pembelajaran di kelas, sebagian besar guru Fisika masihmenerapkan pembelajaran konvensioanal yang dicirikan denganmengandalkan penggunaan metode ekspositori yaitu menjelaskan, memberi
 
2contoh, mengajukan pertanyaan, dan memberi tugas secara klasikal. Modelpembelajaran seperti ini menunjukan bahwa guru masih menjadi sentraldalam pembelajaran, sementara siswa kurang diberdayakan kemampuannyasecara optimal sehingga aktivitas dan partisipasi siswa kurang berarti.Akibat dari semua ini menjadikan motivasi siswa rendah, siswa tidakmemiliki keberanian untuk bertanya apalagi mengemukakan pendapat. Haldemikian pada akhirnya mengakibatkan hasil belajar fisika siswa menjadirendah.Pembelajaran merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minatsiswa terhadap pelajaran Fisika. Dengan pemilihan metode yang tepatmemudahkan guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Dengan metodekooperatif diharapkan siswa termotivasi minat belajarnya terutama terhadappelajaran Fisika. Sebaik apapun metode yang dipergunakan tetap adakelemahannya, sehingga hasil belajar/permasalahan siswa dirasa masihbelum optimal.Kelemahan siswa dalam menemukan serta menggunakan persamaambesaran Medan Magnet terletak pada cara menganilisis letak gambar yangdiberikan. Sebagai contoh ketika guru mengubah posisi gambar dengan letakyang berbeda pada contoh sebelumnya maka sebagian siswa merasakesulitan dalam membaca gambar sebagai syarat untuk menemukan
 
3persamaan Medan Magnet. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalammenemukan serta menggunakan persamaan Medan Magnet dapat diatasidengan menggunakan metode kooperatif tipe STAD
(Student Teams Achievment Division)
. Dengan metode kooperatif tipe STAD diharapkan dapatmengatasi kesulitan siswa dalam menemukan serta menggunakanpersamaan Medan Magnet.Atas dasar uraian di atas, dalam penelitian ini penulis akan mencobamenggunakan model pembelajaran STAD dalam penyampaian MedanMagnet, sehingga diharapkan hasil belajar siswa meningkat.
B.Identifikasi Masalah
Dari uraian di atas dapat diidentifikasi beberapa masalah yaitu:
1.
Pembelajaran Fisika di kelas masih menggunakan metodekonvensional.
2.
Belum ditemukan strategi pembelajaran yang tepat.
3.
Rendahnya minat siswa terhadap pelajaran Fisika.
4.
Rendahnya hasil belajar Fisika siswa.
5.
Rendahnya pemahaman konsep Medan Magnet.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...