Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
 
padaPEMERINTAH KOTA SURABAYA
SALINANPERATURAN DAERAH KOTA SURABAYANOMOR 3 TAHUN 2007TENTANGRENCANA TATA RUANG WILAYAH KOTA SURABAYADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAWALIKOTA SURABAYA
,Menimbang : a. bahwa untuk mengarahkan pembangunan di Daerah denganmemanfaatkan ruang wilayah secara berdayaguna, berhasilguna,serasi, selaras, seimbang, dan berkelanjutan dalam rangkameningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertahanankeamanan, perlu disusun Rencana Tata Ruang Wilayah;b. bahwa dalam rangka mewujudkan keterpaduan pembangunanantar sektor, daerah dan masyarakat, maka Rencana Tata RuangWilayah merupakan arahan lokasi investasi pembangunan yangdilaksanakan Pemerintah/Pemerintah Daerah, masyarakat,dan/atau dunia usaha;c. bahwa berdasarkan ketentuan pasal 22 ayat (5) Undang-UndangNomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang, jangka wakturencana tata ruang wilayah Kabupaten/Kotamadya DaerahTingkat II adalah 10 tahun, sehingga Peraturan DaerahKotamadya Daerah Tingkat II Surabaya Nomor 23 Tahun 1978tentang Master Plan Surabaya 2000 perlu ditinjau kembali;d. bahwa dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 47Tahun 1997 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional,maka strategi dan arahan kebijaksanaan pemanfaatan ruangwilayah nasional perlu dijabarkan ke dalam Peraturan Daerahtentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Surabaya;e. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a, huruf b, huruf c,dan huruf d, serta sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang, perlu membentukPeraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah KotaSurabaya.Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang PembentukanDaerah Kota Besar Dalam Lingkungan Provinsi Jawa Timur / Jawa Tengah/Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakartasebagaimana telah diubah dengan Undang - Undang Nomor 2Tahun 1965 (Lembaran Negara Tahun 1965 Nomor 19,Tambahan Lembaran Negara Nomo
r 2730
);2. ..........
 
2
2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan DasarPokok-pokok Agraria (Lembaran Negara Tahun 1960 Nomor 104Tambahan Lembaran Negara Nomor 2043);3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1961 tentang Pencabutan Hak-Hak Atas Tanah dan Benda-Benda yang ada diatasnya(Lembaran Negara Tahun 1961 Nomor 288, Tambahan LembaranNegara No. 2324)4. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1992 tentang Perumahan danPermukiman (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 23,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3469);5. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda CagarBudaya (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 27, TambahanLembaran Negara Nomor 3470);6. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang(Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 115, Tambahan LembaranNegara Nomor 3501);7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang PengelolaanLingkungan Hidup
 
(Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 68,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3689);8.
 
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang BangunanGedung (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 134, TambahanLembaran Negara Nomor 4247);9. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air(Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 32, Tambahan LembaranNegara Nomor 4377);10. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang PembentukanPeraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Tahun 2004Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4389);11. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60, TambahanLembaran Negara Nomor 3839) sebagaimana telah diubahdengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 (LembaranNegara Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran NegaraNomor 4548);
 
12. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan (LembaranNegara Tahun 2004 Nomor 83, Tambahan Lembaran NegaraNomor 4444);13. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 1985 tentang Jalan(Lembaran Negara Tahun 1985 Nomor 37, Tambahan LembaranNegara Nomor 3293);14. ..........
 
3
14. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 1991 tentang Sungai(Lembaran Negara Tahun 1991 Nomor 44, Tambahan LembaranNegara Nomor 3445);15. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1993 tentangPelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992 tentangBenda Cagar Budaya (Lembaran Negara Tahun 1993 Nomor 14,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3516);16. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1996 tentangPelaksanaan Hak dan Kewajiban, serta Bentuk dan Tata CaraPeran Serta Masyarakat dalam Penataan Ruang (LembaranNegara Tahun 1996 Nomor 104, Tambahan Lembaran NegaraNomor 3660);17. Peraturan Pemerintah
 
Nomor 47 Tahun 1997 tentang RencanaTata Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Tahun 1997Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3721);18.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2004 tentangPenatagunaan Tanah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 45,Tambahan Lembaran Negara Nomor 4385 );19.
 
Keputusan Presiden Nomor 32 Tahun 1990 tentang PengelolaanKawasan Lindung;
 
20.
 
Keputusan Presiden Nomor 62 Tahun 2002 tentang KoordinasiPenataan Ruang Nasional;21. Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang PengadaanTanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk KepentinganUmum22. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1987 tentangPenyerahan Prasarana Lingkungan, Utilitas Umum, dan FasilitasSosial Perumahan Kepada Pemerintah Daerah;23.
 
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 1996 tentangPedoman Perubahan Pemanfaatan Lahan Perkotaan;24. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 1998 tentangPenyelenggaraan Penataan Ruang di Daerah;25. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 1998 tentangTata Cara Peran Serta Masyarakat dalam Proses PerencanaanTata Ruang di Daerah;26. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 134 Tahun 1998 tentangPedoman Penyusunan Peraturan Daerah tentang Rencana TataRuang Wilayah Provinsi Daerah Tingkat I dan Rencana TataRuang Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II;27. Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor327/KPTS/M/2002 tentang Pedoman Penyusunan Rencana TataRuang Kawasan Perkotaan;28. ...........
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more