Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
79Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Apa itu ESQ

Apa itu ESQ

Ratings:

0.0

(2)
|Views: 7,525 |Likes:
Published by nasrulfirdaus
materi tentang esq,pengertian esq
materi tentang esq,pengertian esq

More info:

Published by: nasrulfirdaus on Jun 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

 
Apa itu ESQ? 
Emosional Spritual Quetient atau yang disingkat ESQ adalah adalah lembaga trainingmembentuk karakter kepemimpinan yang digelar oleh ESQ Leadership Centre. ESQ merupakangabungan emotional, spriritual dan quontient, yaitu kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual.Bapak Ari Ginanjar selaku pencetus konsep ESQ, mencoba menggabungkan antara kecerdasanintelektual (IQ), kecerdasan emotional (EQ), dan kecerdasan spritual (SQ) dalam satu konsepyang saling terintergasi yang disebut ESQ. Di dalam konsep ESQ, semua manusia punyaintelektual dan punya emosional, tapi kedua hal tersebut tidak sempurna kalau tidak disatukandengan kecerdasan spriritual.
Dengan ESQ, kita sebagai manusia mengakui adanya Tuhan dengan segala kebesaran-Nya dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ini merupakan konseppsikologi (religius) yang mengakui adanya Tuhan, yang berbeda dengan konseppsikologi Barat yang hanya mengandalkan intelektual (rasio) dan emosional.
Apa visi ESQ ?
Misi ESQ adalah menciptakan Indonesia Emas dan Dunia Emas. Untuk menciptakan visiIndonesia Emas dengan membentuk karakter peserta ESQ mengetahui jati dirinya, mengetahuiTuhannya, mengetahui orang tuanya menurut agamanya masing-masing. Di ESQ punya tujuhnilai dasar yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, adil, peduli dan visioner. Nilai-nilaiinilah yang ditanamkan kepada peserta ESQ. Bila sudah mendapatkan nilai-nilai ini, mudah-mudahan diharapkan para alumni bisa membentuk suasana saling menghormati, menyayangi,tidak ada lagi saling menjatuhkan, saling membenci antara satu agama dengan agama lain, satusuku dengan suku lain. ESQ bukan lembaga dakwah, kebetulan para trainer beragama Islam dankonsepnya diambil dari ajaran Islam. Jadi banyak materi yang disampaikan trainer berdasarkanIslam. Namun demikan, training terbuka bagi agama apa saja karena konsepnya bersifatuniversal. Banyak juga peserta dan alumni yang non muslim.
Mencapai Visi Emas
 
Bagaimana The ESQ Way 165 memandang dan menyikapi perubahan? Perubahan adalah sebuahkeniscayaan, karenanya perubahan menjadi misi ESQ. Untuk melakukan perubahan, ESQ lebihmengarahkan pada perubahan motif dan nilai yang dianut masyarakat, bukan hanya langsungmengubah perilaku yang merupakan dampak dari nilai dan motif yang dianut. Caranya adalahdengan memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang pusat orbit yang benar sehingga secaraotomatis perilaku akan bergerak pada garis orbit secara harmonis.Diibaratkan, bangsa ini sepertitata surya yang mempunyai pusat orbit dan planet yang jumlahnya banyak dan bergerak padagaris orbit serta mengitari pusat orbit. Yang dilakukan ESQ adalah mengajak seluruh unsur  bangsa ini untuk bergerak harmonis bersama-sama pada garis orbitnya dan mengitari pusat orbityang benar yang sejatinya merupakan sebuah keniscayaan atau hukum alam.ESQ tidak mengajarkan secara langsung “Jangan korupsi!”, misalnya. Tapi motif atau pusatorbitnya yang harus kita ubah karena korupsi merupakan perilaku yang keluar dari garis orbit,dan untuk memperbaikinya adalah dengan mengembalikannya ke pusat orbit, yaitu darimaterialisme menuju spiritualisme sehingga korupsi akan terhenti dengan sendirinya.Karenanya, sejak tahun 2001, ESQ mulai melakukan langkah nyata untuk mengubah masyarakat.Saat itu, masyakarat masih berorientasi pada kecerdasan intelektual. Bangsa ini memiliki banyak orang pintar dan sumber daya alam yang melimpah, namun bangsa ini terus mengalami krisisyang tak pernah terselesaikan. Bangsa ini sudah melakukan pergantian segalanya, termasuk sistem, namun perubahan yang diharapkan tak kunjung datang. Fenomena ini membuat ESQ berinisiatif untuk mengenalkan dua kecerdasan lain yaitu kecerdasan emosional (EQ) dankecerdasan spiritual (SQ) yang harus ditekankan, didorong dan dikibarkan sehingga orientasi perbaikan tidak melulu pada perbaikan fisik namun juga emosi dan spiritual yang menjadisumber penggerak. Pertama, kecerdasan spiritual harus menjadi pusat orbit yaitu manusia harustahu apa nilai dan prinsip hidup yang benar. Kedua, manusia harus memiliki kecerdasan emosi,yaitu kemampuan untuk merasa apabila keluar dari garis orbit (kepekaan sosial). Ketiga, harusmemiliki kecerdasan intelektual sehingga manusia berjalan pada garis orbitnya secara efektif danefisien. Di tahun 2005, dengan upaya yang keras dan gigih, akhirnya masyarakat mulaimenyadari dan mau menerima keberadaan ESQ.Dengan mengenalkan kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual, ESQ menghendaki perubahan
 
masyarakat Indonesia menuju apa yang dinamakan “Indonesia Emas”. Indonesia Emas adalahsebuah masyarakat Madani yang sadar spiritual (SQ), mental yang tangguh (EQ), sekaligusmempunyai kecerdasan intelektual yang tinggi (IQ). Bukan hanya kesejahteraan ekonomi danintelektualnya yang tinggi seperti bangsa Barat, tapi miskin spiritualitas. Atau sebaliknya, bukanhanya tinggi spiritualitasnya tapi lemah secara ekonomi dan intelektual.Bagaimana mencapai visi Indonesia Emas 2020? Apabila kita melihat bagaimana NabiMuhammad SAW membangun masyarakat Madani, maka ada tiga tahapan untuk membentuknya. Pertama, tahap spiritualitas ketika manusia dibentuk untuk menyadari siapadirinya, untuk apa ia dilahirkan dan siapa Pencipta dirinya. Ini yang dinamakan sebagai era GuaHira, ketika Surat Al ‘Alaq diturunkan. “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yangmenciptakanmu dari segumpal darah...”. Kedua, tahap mentalitas ketika manusia dibangunmentalnya untuk memiliki komitmen spiritual yang disebut sebagai era Mekkah. Ketiga, tahap pembangunan sosial ekonomi ketika masyarakat diberdayakan secara ekonomi dan sosial yangdisebut sebagai era Madinah. Secara sederhana, ketiga tahapan tersebut kompatibel denganurutan pelaksanaan ibadah haji yaitu Wukuf (Gua Hira), Thawaf (Mekkah) dan Sa’i (Madinah).Wukuf adalah ketika manusia menyadari nilai-nilai spiritual yakni saat ia mengenal siapadirinya, untuk apa dilahirkan dan apa tujuan hidupnya. Thawaf adalah ketika manusiamembangun komitmen spiritualnya. Sa’i adalah ketika manusia mengaplikasikan nilai-nilai dankomitmen spiritual secara teguh dan setia dalam langkah nyata.
Komitmen spiritual atau komitmen fisik (intelektual)?
Manakah yang lebih dahulu yang harus dipenuhi, komitmen spiritual atau komitmen fisik (intelektual)? Berdasarkan Piramida Kebutuhan Abraham Maslow yang selama ini dianut, makakebutuhan fisik (Basic Need) menempati urutan pertama, kemudian diikuti Safety Need, Social Need, Self Esteem, dan Self Actualization, sehingga yang terjadi saat ini adalah manusia yangtidak pernah puas dengan segala kebutuhan dasarnya yang bersifat relatif dan terus berlombamemperebutkannya bahkan dengan menghalalkan segala cara, dan jarang yang berhasil

Activity (79)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ikhwan Al Furqon liked this
Riyan Smart liked this
Ikhwan Al Furqon liked this
ngabuburit liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->