• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
   D  o   k  u  m  e  n   t  a  s   i   P   U  -  n  e   t  -   D  e  p  a  r   t  e  m  e  n   P  e   k  e  r   j  a  a  n   U  m  u  m
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 26 TAHUN 2007 TENTANGPENATAAN RUANGDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang: a. bahwa ruang wilayah Negara Kesatuan RepublikIndonesia yang merupakan negara kepulauan berciriNusantara, baik sebagai kesatuan wadah yangmeliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara,termasuk ruang di dalam bumi, maupun sebagaisumber daya, perlu ditingkatkan upayapengelolaannya secara bijaksana, berdaya guna, danberhasil guna dengan berpedoman pada kaidahpenataan ruang sehingga kualitas ruang wilayahnasional dapat terjaga keberlanjutannya demiterwujudnya kesejahteraan umum dan keadilan sosialsesuai dengan landasan konstitusional Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945;b. bahwa perkembangan situasi dan kondisi nasionaldan internasional menuntut penegakan prinsipketerpaduan, keberlanjutan, demokrasi, kepastianhukum, dan keadilan dalam rangka penyelenggaraanpenataan ruang yang baik sesuai dengan landasanidiil Pancasila;c. bahwa untuk memperkukuh Ketahanan Nasionalberdasarkan Wawasan Nusantara dan sejalan dengankebijakan otonomi daerah yang memberikankewenangan semakin besar kepada pemerintahdaerah dalam penyelenggaraan penataan ruang, makakewenangan tersebut perlu diatur demi menjagakeserasian dan keterpaduan antardaerah dan antarapusat dan daerah agar tidak menimbulkankesenjangan antardaerah;d. bahwa . . .
 
   D  o   k  u  m  e  n   t  a  s   i   P   U  -  n  e   t  -   D  e  p  a  r   t  e  m  e  n   P  e   k  e  r   j  a  a  n   U  m  u  m
- 2 -d. bahwa keberadaan ruang yang terbatas danpemahaman masyarakat yang berkembang terhadappentingnya penataan ruang sehingga diperlukanpenyelenggaraan penataan ruang yang transparan,efektif, dan partisipatif agar terwujud ruang yangaman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan;e. bahwa secara geografis Negara Kesatuan RepublikIndonesia berada pada kawasan rawan bencanasehingga diperlukan penataan ruang yang berbasismitigasi bencana sebagai upaya meningkatkankeselamatan dan kenyamanan kehidupan danpenghidupan;f. bahwa Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1992tentang Penataan Ruang sudah tidak sesuai dengankebutuhan pengaturan penataan ruang sehinggaperlu diganti dengan undang-undang penataan ruang yang baru;g. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, huruf d,huruf e, dan huruf f, perlu membentuk Undang-Undang tentang Penataan Ruang;Mengingat: Pasal 5 ayat (1), Pasal 20, Pasal 25A, dan Pasal 33 ayat(3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan: UNDANG-UNDANG TENTANG PENATAAN RUANG.BAB I . . .
 
   D  o   k  u  m  e  n   t  a  s   i   P   U  -  n  e   t  -   D  e  p  a  r   t  e  m  e  n   P  e   k  e  r   j  a  a  n   U  m  u  m
- 3 -BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1. Ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat,ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang didalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempatmanusia dan makhluk lain hidup, melakukankegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya.2. Tata ruang adalah wujud struktur ruang dan polaruang.3. Struktur ruang adalah susunan pusat-pusatpermukiman dan sistem jaringan prasarana dansarana yang berfungsi sebagai pendukung kegiatansosial ekonomi masyarakat yang secara hierarkismemiliki hubungan fungsional.4. Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruangdalam suatu wilayah yang meliputi peruntukanruang untuk fungsi lindung dan peruntukan ruanguntuk fungsi budi daya.5. Penataan ruang adalah suatu sistem prosesperencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, danpengendalian pemanfaatan ruang.6. Penyelenggaraan penataan ruang adalah kegiatan yang meliputi pengaturan, pembinaan, pelaksanaan,dan pengawasan penataan ruang.7. Pemerintah Pusat, selanjutnya disebut Pemerintah,adalah Presiden Republik Indonesia yang memegangkekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesiasebagaimana dimaksud dalam Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.8. Pemerintah daerah adalah Gubernur, Bupati, atauWalikota, dan perangkat daerah sebagai unsurpenyelenggara pemerintahan daerah.9. Pengaturan penataan ruang adalah upayapembentukan landasan hukum bagi Pemerintah,pemerintah daerah, dan masyarakat dalampenataan ruang.10. Pembinaan . . .
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...