Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Etika Kristen Dan Pembangkangan Terhadap

Etika Kristen Dan Pembangkangan Terhadap

Ratings: (0)|Views: 1 |Likes:
mjnuu
mjnuu

More info:

Published by: Sari Muthya Silalahi on Sep 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/07/2014

pdf

text

original

 
ETIKA KRISTEN DAN PEMBANGKANGAN TERHADAP PEMERINTAH
06APR 
 
PENDAHULUAN
 Sebuah berita di Koran Tempo memberitakan tindakan demonstrasi yang dilakukan warga Porsea, Sumatera Utara kepada pemerintah, terkait protes merekakepada pemerintah yang mengijinkan PT Toba Pulp Lestari beroperasi kembali.Padahal, ditengarai pabrik tersebut menjadi salah satu sumber pencemaranlingkungan disekitarnya yang merugikan penduduk. Masyarakat di sana merasa bahwa pemerintah lebih membela kepentingan pemilik modal daripadamemperhatikan kesejahteraan mereka sebagai penduduk asli dan juga kelestarianlingkungan hidup. Merasa tidak di dengarkan suaranya dan mendapat perlakuanrepresif dari aparat keamanan, masyarakat Porsea memilih melakukan beberapa halsebagai berikut, (a) Mogok pergi ke sawah dan memilih melakukan aksi demo dilokasi pabrik. Hal ini dilakukan oleh ibu-ibu untuk mendukung para suami dandalam menghadapi tindakan represif dari aparat keamanan; (b) Para ibu di Porsea juga rela melanggar nilai, budaya, dan tradisi Batak dengan cara mewujudkan protes sambil beraksi membuka baju dan celana; (c) Masyarakat Porsea jugasepakat tidak pergi ke hari pekan atau hari pasar kecamatan yang biasanya digelar setiap Rabu. Mereka lebih memilih untuk membuka pasar-pasar kecil setiapminggu di masing-masing desa sebagai wahana memperjualkan hasil bumi; (d)Masyarakat Porsea juga memutuskan untuk tidak membayar segala macam bentuk  pajak, mulai dari pajak bumi dan bangunan sampai pajak kendaraan bermotor. [1]  Tindakan protes warga negara terhadap pemerintah dengan cara damai dan tanpakekerasan seperti dilakukan oleh masyarakat Porsea tersebut menurut Ball adalahsalah satu bentuk dan ciri perlawanan yang disebut pembangkangan sipil atau civildisobediance yang dilakukan oleh warga negara terhadap
 
 pemerintah.[2]Selanjutnya menurut Ball, salah satu prinsip penting dalam  pembangkangan sipil yaitu harus dilakukan tanpa kekerasan (
nonviolent 
) dan lebihmerupakan gabungan antara gerakan moral dan praktis.[3] Dengan demikian disimpulkan bahwa pembangkangan sipil adalah salah satu bentuk perlawananmasyarakat terhadap pemerintah yang sah bahkan terhadap hukum yang telahditetapkan oleh negara. Menyikapi kejadian tersebut, muncul pertanyaan penting bagi kita, apakah pembangkangan terhadap pemerintah, entah dilakukan dengankekerasaan atau tidak, dibolehkan dalam perspektif Kristiani? Namun, pertanyaanyang paling pokok adalah, bagaimana seharusnya sikap kita sebagai warga negarayang beriman kepada Yesus Kristus menghadapi pemerintahan yang berlaku tidak adil, semena-mena atau jahat terhadap rakyatnya, apakah harus ditaati ataudilawan? Adakah tindakan pemerintah yang jahat tersebut layak diikuti atauditentang? Bagaimana kita sebagai orang Kristen seharusnya menyikapi hal-halsemacam itu? Artikel ini disusun untuk memberikan satu landasan biblika danteologis dalam perspektif etika dalam menjawab pertanyaan-pertanyan tersebut.
MELAWAN DENGAN KEKERASAN
 Salah satu cara paling ekstrim untuk menyatakan perlawanan terhadap pemerintahadalah penggunaan kekerasan. Dimana-mana kita menyaksikan demo yang berakhir kekerasan selalu membawa dampak buruk ketimbang hal-hal yang baik.Kekerasan dapat membawa korban baik manusia maupun kerusakan pada hal-halmaterial seperti gedung, kendaraan, dan barang-barang publik lainnya.Kenyataannya, tidak sedikit orang yang memilih menempuh jalan kekerasan untuk menyatakan sikap perlawanannya. Tentu saja, pemerintah sebagai pemilik otoritasnegara akan melakukan berbagai macam upaya meredam perlawanan dalam bentuk kekerasan itu, juga dengan pendekatan yang represif. Maka, kekerasan sebagaisalah satu bentuk perlawanan atau pembangkangan terhadap pemerintah, sangat jauh dari nilai-nilai Kristiani. Mengapa? Tindakan kekerasan sangat berlawanan
 
dengan anjuran Yesus kepada orang percaya untuk mengasihi sesamanya. Apapun bentuknya, tidak ada unsur kasih di dalam berbagai praktek kekerasan. Itusebabnya, kekerasan sama sekali tidak dapat diterima sebagai sebuah pernyataansikap. Terutama di dalam prinsip Kristiani yang mengkedepankan kasih di dalamsegala hal, kekerasan sama sekali tidak mendapat tempat. Kita tidak terpanggiluntuk melakukan kekerasan kepada pemerintah bahkan juga tidak terpanggil untuk mengorbarkan semangat kekerasan sebagai wujud penyataan sikap, dimanapun berada. Namun demikian, kita juga tidak bisa menghindari bahwa kekerasan telah berkembang sedemikian rupa menjadi sebuah budaya disekeliling kita. Contohnyadi dalam kasus protes masyarakat Porsea di atas, justru tindakan kekerasan itudilakukan oleh aparat untuk meredam protes dari warga.Agustinus, salah seorang pemikir Kristiani yang terkenal, dalam bukunya The Cityof God menjadi salah seorang penganjur praktek kekerasan yang dilegalkan.Agustinus berpendapat bahwa orang-orang benar boleh terpaksa melawan orang-orang jahat. Terutama di dalam konteks peperangan untuk mencari perdamaian,kekerasan dapat dilakukan untuk tujuan penaklukan.[4] Tetapi Agustinus tidak  menyadari bahwa kasih sebagai salah satu prinsip dasar dari kekristenan justrumenentang kekerasan. Terlihat di dalam ajaran Yesus di bukit, siklus kekerasan dikalangan masyarakat Yahudi pada waktu itu dipatahkan dengan pengajaran yang justru menantang para pendengarnya untuk tidak membalas dendam atas luka-lukayang mereka derita. Tuhan Yesus berkata,Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu,melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipikirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->