menjadi sasaran pembangunan gedung-gedung untuk perhotelan, tempat parkir, dan jalan-jalanutama.c. Zona pemukiman kelas proletar zona ini disebut juga
zona working men’s homes
atau
kaum pekerja.
Penduduk di wilayah ini umumnyakurang mampu dilihat dari segi pendapatan. Perumahan yang dibangun relatif kecil tetapi masihlebih baik dibanding pada zona transisi.d. Zona pemukiman kelas menengah (residential zona)sesuai dengan namanya, zona ini terdiri atas pemukiman para karyawan kelas menengah yang memilikikeahlian tertentu. Karena itu, pemukimannya lebih baik dibanding dengan zona proletar.e. Zona penglaju (zona commuters)zona ini dihuni oleh para penglaju yaitu mereka yang bekerja di kota tetapi tinggal di daerah belakangatau
hinterland.
Karena itu, setiap hari mereka pulang pergi dari rumah ke tempat kerjamenggunakan berbagai jenis kemdaraan.
2. Teori sektor dari Homer Hoyt
Menurut hoyt, perkembangan di daerah perkotaan tidak mengikuti zona-zona yang teratur secarakonsentris, melainkan berupa sektor-sektor. Menurutnya, daerah-daerah industri berkembang sepanjanglembah sungai dan jalur lintasan kereta api yang menghubungkan kota tersebut dengan kota lainnnya.Hoyt beranggapan bahwa daerah-daerah yang memiliki sewa tanah atau harga tanah yang tinggi akanterletak di tepi luar dari kota. Selain itu, dia juga beranggapan bahwa daerah-daerah yang memilikisewa dan harga tanah yang rendah merupakan jalur yang mirip dengan potongan kue tart, sehingga bentuk struktur ruang kota tidak konsentris.Menurut Hoyt pola keruangan kota adalah sebagai berikut.a. Zona pusat daerah kegiatan berada pada pusat atau tengah kota seperti halnya dalam teori konsentris.Pada zona ini terdapat kantor, hotel, pusat perbelanjaan, pasar, bioskop, dan berbagai pusat aktivitasmanusia lainnya. b. manufaktur dan grosir memanjang ke arah luar dari pusat kota.c. di dekat atau di sekitar pusat kota terdapat zona pemukiman kelas rendah.d. berbatasan dengan zona pemukiman kelas rendah ke arah luar terdapat zona pemukiman kelasmenengah.e. zona pemukiman kelas tinggi memanjang mulai dari pusat kota sampai ke arah luar kota.
3. Teori inti berganda (
multiple nucklei)
dari harris dan ullman
harris dan ullman mengembangkan pola keruangan kota yang membagi kota menjadi sejumlah inti
Leave a Comment