Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
105Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pacaran Di Kalangan Remaja Sekarang

Pacaran Di Kalangan Remaja Sekarang

Ratings:

4.67

(3)
|Views: 19,229 |Likes:
Published by pustalung

More info:

Published by: pustalung on Jun 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2013

pdf

text

original

 
PACARAN DI KALANGAN REMAJA SEKARANG
BAB IPENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Masa remaja adalah masa yang indah. Banyak hal yang terjadi pada masa transisiremaja dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Satu proses masa yang semua anak manusiatelah, sedang dan akan teradi dalam sebuah proses tumbuh kembang remaja. Dunia remajamemang unik, sejuta peristiwa terjadi dan sering diciptakan dengan ide-ide cemerlang dan positif. Namun demikian tidak sedikit juga hal-hal negatif yang terjadi. Salah satu hal yangmenarik dan terjadi dalam dunia remaja adalah trend pacaran yang digemari sebagian remajawalau tidak sedikit juga orang dewasa gemar melakukannya. Bahkan ada rumor yang menarik, bahwasanya bila ada remaja yang belum punya pacar berarti belum mempunyai identitasdiriyang lengkap.Memang tidak dapat dipungkiri bila pacaran merupakan fenomena tersendiri dikalanganremaja. Dan kalaupun dicari satu definisi tersendiri pacaran maka akan sulit. Sebagian ada yangmendifinisikan pacaran adalah ajang dariuntuk mendapatkan kepuasan libido seksual, atau pacaran hanya sebagai label ”saya punya pacar dan dapat mendongkrak percaya diri”. Ataukah pacaran adalah suatu hal yang penring karena dengan pacaran kita punya seseorang yang bisamembantu kita dalam mengatasi persoalan hidup dan untuk definisi pacaran tentu akan ada banyak yang lainnya.
B.Rumusan Masalah
Adapun yang dibahas dalam makalah ini adalah:1.
 
Mengapa pacaran?2.
 
Bagaimana gaya pacaran remaja sekarang?3.
 
Apa dampak dari pacaran?4.
 
Apa pengaruhnya terhadap sikap remaja kepada orang tua?5.
 
Bagaimanakah tahapan pacaran?
 
6.
 
Apa upaya yang dapat dilakukan terhadap persoalan ini?7.
 
Bagaimana pacaran yang sehat dan bertanggung jawab?
C.Tujuan Penulisan
Setelah mempelajari makalah ini diharapkan:1.
 
Dapat mengetahui penyebab dari pacaran;2.
 
Dapat memahami gaya pacaran remaja sekarang;3.
 
Dapat mempelajari dampak yang ditimbulkan dari pacaran;4.
 
Dapat menjelaskan pengaruh pacaran terhadap sikap remaja kepada orang tua;5.
 
Dapat mengetahui tahapan dalam pacaran.6.
 
Upaya yang dapat dilakukan terhadap persoalan ini.7.
 
Dapat mengetahui pacaran yang sehat dan bertanggung jawab.
BAB IIPEMBAHASAN
1.
Penyebab Dari Pacaran
Awal dari pacaran bermula ketika remaja masuk dalam tahap pubertas. Istilah pubertas berasal dari bahasa latin yang artinya rambut. Pubertas adalah munculnya rambut didaerahgenetalia (2002:20).Bila dilihat dari sudut pandang biologis. Pubertas diawali dengan adanya tanda-tandakelamin sekunder yang akan membedakan remaja putra dan remaja putri. Menurut Cole dalamWarkitri dan kawan-kawan (2002:21), tanda-tanda tersebut adalah :a.
 
Tumbuh rambut dibeberapa tempat. b.
 
Pada anak putra tumbuh jakun, sedangkan putri tumbuh buah dada.c.
 
Suara pada anak putra merendah, sedangkan anak putri meninggi.d.
 
Pada anak putra bahu, dada bidang, sedangkan putri adalah pinggul.e.
 
Otot pada anak putra kelihatan besar.f.
 
Mulai berfungsi kelenjar keringat.Selain tanda kelamin sekunder terdapat pula tanda kelamin tertier (remaja putri cenderungfeminin dan remaja putra cenderung jantan).Dari tanda-tanda inilah yang menyebabkan seorang remaja tertarik dengan kawan sejenisnya.Pada masa pra pubertas relasi bersifat homoseksual yang kemudian pada masa pubertas relasi
 
 bersifat heteroseksual. Pada masa heteroseksual secara cepat/lambat remaja akan menemukancinta yang sebenarnya.Bila ditinjau secara umum remaja jatuh cinta kepada lawan jenis karena beberapa hal antara lain:a.
 
karakter  b.
 
fisik c.
 
agamad.
 
hartae.
 
 perhatian yang diberikanKelley dalam Burhan Shadiq membagi cinta menjadi tiga macam yaitu :a.
 
Cinta nafsuCinta jenis ini cenderumg tak terkontrol karena hubungan antara dua orang yang dikuasaioleh emosi. b.
 
Cinta pragmatisCinta jenis ini cenderung dapat mengontrol perasaanc.
 
Cinta atruistik Cinta yang disertai kasih sayang yang tak terbatas. Misalnya cinta seorang ibu kepadaanaknya.(2007:35).
2.
Gaya Pacaran remaja Sekarang
Adanya libido seksualitas yang diberikan Tuhan kepada manusia salah satunya adalahremaja, harus dikelola dengan baik dan benar.Satu sisi kenyataan dalam gaya pacaran remaja menjadikan kasus seksualitas semakinmeningkat. Adanya libido seksualitas yang diberikan ALLAH SWT yang tidak mampu di kelolaremaja secara benar dan pada saat yang seharusnya dilakukan, hal ini sering menyebabkankekeliruan yang fatal. Gaya pacaran kearah yang negatif seperti kissing, mkeneki’, petting danintercourse menjadi beberapa gaya pacaran remaja awal, pertengahan dan remaja dewasasekarang ini. Sebagaian remaja tidak tahu dari efek yang dilakukan karena minimnya informasitentang pendidikan seksualitas sesuai dengan kultur budaya dan religius. Tapi, ada juga remajayang tahu efek dari gaya pacaran yang negatif seperti gaya pacaran foto close up dan kurang peduli dengan akibat yang akan terjadi. Kalau boleh diistilahkan dengan kata pacaran tidak sehat.Hal ini tentu banyak efek negatifnya. Misalnya saja saat pacaran, tentunya remaja punya banyak keinginan yang belum boleh dilakukan dimasa remaja. Keinginan itu bisa berbentu berpegangan tangan, mencium dahi yang komom katanya sich sebagai tanda kasih sayang. Tapi

Activity (105)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
kakatika liked this
Putu Swandewi liked this
Regar Di Putra added this note
penulis da perna lom pacaran

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->