Pada abad 13 Masehi ada fenoma yang disebut dengan Wali Songo yaitu ulama-ulamayang menyebarkan dakwah di Indonesia. Wali Songo mengembangkan dakwah ataumelakukan proses Islamisasinya melalui saluran-saluran:
•
a) Perdagangan
•
b) Pernikahan
•
c) Pendidikan (pesantren)Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang asli dari akar budaya indonesia, dan jugaadopsi dan adaptasi hasanah kebudayaan pra Islam yang tidak keluar dari nilai-nilai Islamyang dapat dimanfaatkan dalam penyebaran Islam. Ini membuktikan Islam sangatmenghargai budaya setempat selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam.
•
d) Seni dan budayaSaat itu media tontonan yang sangat terkenal pada masyarakat jawa kkhususnya yaituwayang. Wali Songo menggunakan wayang sebagai media dakwah dengan sebelumnyamewarnai wayang tersebut dengan nilai-nilai Islam. Yang menjadi ciri pengaruh Islamdalam pewayangan diajarkannya egaliterialisme yaitu kesamaan derajat manusia dihadapan Allah dengan dimasukannya tokoh-tokoh punakawam seperti Semar, Gareng,Petruk, dan Bagong.Para Wali juga menggubah lagu-lagu tradisional (daerah) dalam langgam Islami, ini berarti nasyid sudah ada di Indonesia ini sejak jaman para wali. Dalam upacara-upacaraadat juga diberikan nilai-nilai Islam.
•
e) Tasawwuf Kenyatan sejarah bahwa ada tarikat-tarikat di Indonesia yang menjadi jaringan penyebaran agama Islam.
3. Babak ketiga, masa penjajahan Belanda.
Pada abad 17 masehi tepatnya tahun 1601 datanglah kerajaan Hindia Belanda kedaerah Nusantara yang awalnya hanya berdagang tetapi akhirnya menjajah. Belanda datang ke
Leave a Comment