Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
 
SSIISSTTEEMMA AUUNNTT A ANNSSIIEEUU A ANNGG A ANNDD A AEE A AHH
ODUL
PELATIHANDASAR DASARAKUNTANSI
 
Badan Pengawasan Keuangan dan PembangunanDeputi Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Keuangan Daerah 
Jakarta, 11 Juni 2002
DILARANG MEMPERBANYAK/ MENGGANDAKAN SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI BUKU INITANPA IZIN TERTULIS DARI BPKP
1
 
SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DEPUTI IV BPKP 
1
 
DAFTAR ISIDAFTAR ISI ………………………………………………………………..
 
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………….
1. Latar Belakang.…………………………….2. Tujuan Pembelajaran Umum dan Khusus…3. Kerangka Pokok Bahasan……………………………….
BAB II PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK AKUNTANSI…
1. Pengertian Akuntansi …………………………2. Tujuan/Manfaat Akuntansi…..3. Konsep Dasar Akuntansi …………………………4. Persamaan Akuntansi………….5. Neraca
BAB III BAGAN PERKIRAANBAB IV SIKLUS AKUNTANSI ……………….
1. Analisis Transaksi ………………………………..2. Jurnal3. Posting Jurnal pada Buku Besar 4. Neraca Saldo5. Jurnal Penyesuaian6. Neraca Lajur 7. Jurnal Penutup8. Penyusunan Laporan Keuangan9. Neraca Saldo Setelah Penutupan10. Jurnal Balik
BAB V PERBANDINGAN AKUNTANSI PEMERINTAHANDENGAN AKUNTANSI KOMERSIAL
 1. Pengertian dan Tujuan Akuntansi Pemerintahan2. Persamaan Akuntansi Pemerintahan denganAkuntansi Komersial ……………..3. Perbedaan Akuntansi Pemerintahan denganAkuntansi Komersial ……………..
D A F T A R P U S T A K A
 
SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DEPUTI IV BPKP 
2
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Dalam rangka memenuhi tuntutan pertanggungjawaban keuangan daerahkhususnya PP 105 tahun 2000 tentang Pengelolaan danPertanggungjawaban Keuangan Daerah dan PP 108 tahun 2000 tentangTata Cara Pertanggungjawaban Kepala Daerah, telah disiapkan PedomanSistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD) yang terdiri atas 5 (lima) bukuyang disusun oleh Tim Pokja Evaluasi Pembiayaan dan InformasiKeuangan Daerah (SK Menteri Keuangan No. 355/KMK.07/2001 tanggal 25Juli 2001).Pedoman SAKD tersebut dapat digunakan sebagai acuan bagi Pemdadalam menetapkan sistem akuntansi yang akan diimplementasikan didaerah masing-masing. Untuk mengimplementasikan sistem ini diperlukansumber daya manusia yang mengerti akuntansi dan mampumengoperasikan sistem akuntansi.Berhubung sampai dengan saat ini Pemda belum pernah mengoperasikansistem akuntansi “double entry” dan pada umumnya SDM Pemda yangmemiliki pengetahuan atau latar belakang pendidikan akuntansi juga masihsedikit maka diperlukan pelatihan akuntansi bagi pegawai pemda.Walaupun dibeberapa daerah tertentu tidak dipungkiri telah memiliki SDMyang berlatar belakang akuntansi cukup memadai, namun pada umumnyamasih banyak daerah-daerah yang belum memiliki SDM akuntansi yangmemadai.Oleh karena itu, modul dasar-dasar akuntansi ini disusun dalam rangkauntuk memenuhi kebutuhan pemda agar SDM yang bertugas di unit
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more