Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
96Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penyalahgunaan narkotika

Penyalahgunaan narkotika

Ratings:

4.5

(2)
|Views: 22,444 |Likes:
Published by coomiee

More info:

Published by: coomiee on Jun 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/09/2013

pdf

text

original

 
Penyalahgunaan narkotika, psykotropika dan minuman keras pada umumnya disebabkankarena zat-zat tersebut menjanjikan sesuatu yang dapat memberikan rasa kenikmatan,kenyamanan, kesenangan dan ketenangan, walaupun hal itu sebenarnya hanya dirasakansecara semu.Penyalahgunaan narkoba ada beberapa factor yaitu:1. Lingkungan sosial
Motif ingin tahu: di masa remaja seseoraang lazim mempunyai rasa ingin lalusetelah itu ingin mencobanya. misalnya dengan mengenal narkotika, psykotropikamaupun minuman keras atau bahan berbahaya lainnya.
Adanya kesempatan: karena orang tua sibuk dengan kegiatannya masing-masing,mungkin juga karena kurangnya rasa kasih saying dari keluarga ataupun karenaakibat dari broken home.
Sarana dan prasarana: karena orang tua berlebihan memberikan fasilitas dan uangyang berlebihan, merupakan sebuah pemicu untuk menyalahgunakan uangtersebut untuk membeli narkotika untuk memuaskan rasa keingintahuan mereka.2. Kepribadian
Rendah diri : perasaan rendah diri di dalam pergaulan di masayarakat ataupun dilingkungan sekolah, kerja dsb, mereka mengatasi masalah tersebut dengan caramenyalahgunakan narkotik, psykotropika maupun minuman keras yang dilakukanuntuk menutupi kekurangan mereka tersebut sehingga mereka memperoleh apayang diinginkan seperti lebih aktif dan berani
Emosional dan mental : Pada masa-masa ini biasanya mereka ingin lepas darisegala aturan-aturan dari orang tua mereka. Dan akhirnya sebagai tempat pelarianyaitu dengan menggunakan narkotik, psikotropika dan minuman keras lainnya.Lemahnya mental seseorang akan lebih mudah dipengaruhi oleh perbuatan- perbuatan negatif yang akhirnya menjurus ke arah penggunaan narkotik, psikotropika dan minuman keras lainnya.Akibat penyalahgunaan narkotika:1.Merusak susunan syaraf pusat atau merusak organ-organ tubuh lainnya, sepertihati dan ginjal,serta penyakit dalam tubuh seperti bintik-bintik merah pada kulitseperti kudis, hal ini berakibat melemahnya fisik, daya fikir dan merosotnyamoral yang cenderung melakukan perbuatan penyimpangan social dalammasyarakat.2.Dalam memenuhi kebutuhan penggunaan narkotik, mereka dengan menghalalkansegala cara untuk memperoleh narkotik. Yang awalnya menjual barang-baranghingga melakukan tindakan pidana.
 
Akibat penyalahgunaan psykotropika: Psykotropika terbagi menjadi 4 golongan: psykotropika gol I, gol II, gol III dan gol IV. Psykotropika yang sedang populer dan banyak yang disalahgunakan adalah psykotropika gol I yaitu ecstasy dan psykotropikagol II yaitu sabu-sabu. Efek yang ditimbulkan dari psytropika adalah:1.Efek farmakologi dari ecstasy tidak hanya bersifat stimulant tapi juga mempunyaisifat halusinogenik yaitu menimbulkan khayalan-khayalan nikmat danmenyenangkan, secara rincinya adalah: • Meningkatkan daya tahan tubuh •Meningkatkan kewaspadaan • Menimbulkan rasa nikmat dan bahagia semu •Menimbulkan khayalan yang menyenangkan • Menurunkan emosi2.Efek samping yang berlebihan adalah: • Muntah dan mual • Gelisah • Sakit kepala• Nafsu makan berkurang • Denyut jantung berkurang • Timbul khayalan yangmenakutkan • Kejang-kejang3.Efek terhadap organ tubuh: • Ecstasy : dapat menimbulkan gangguan pada otak, jantung, ginjal, hati, kulit dan kemaluan.4.Efek-efek lainnya: setelah pengaruh ecstasy habis berapa jam atau beberapa hari,maka pengguna akan mengalami: • Tidur berlama-lama dalam gelap • Depresi •Apatis • Kematian karena adanya payah jantung serta krisis hipertensi atau pendarahan pada otak Akibat penyalahgunaan bahan berbahaya (minuman keras):
Meminum minuman beralcohol banyak akan menimbulkan kerusakan hati, jantung, pangkreas dan peradangan lambung.
Dapat merusak secara permanen jaringan otak sehingga menimbulkan gangguandaya ingatan, kemampuan penilaian, kemampuan belajar dan gangguan jiwatertentu.
Perasaan seorang tersebut mudah tersinggung dan perhatian terhadap lingkungan juga terganggu, menekan pusat pengendalian diri sehingga yang bersangkutanmenjadi berani dan agresif dan bila tidak terkontrol akan menimbulkan tindakan-tindakan yang melanggar norma-norma dan sikap moral yang lebih parah lagiakan dapat menimbulkan tindakan pidana atau kriminal.
 
15.000 Nyawa Melayang Akibat Narkoba
Denpasar (ANTARA News) - Sekitar 15 ribu nyawa melayang pertahunnya akibat penyalahgunaan narkoba yang dilakukan warga hampir di semua daerah di Indonesia."Itu baru berupa nyawa, belum uang yang harus dihambur-hamburkan atau dibuang percuma untuk itu yang mencapai puluhan miliar rupiah," kata Kepala Pelaksana Harian(Kalakhar) Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Made Mangku Pastika, diDenpasar, Sabtu.Usai melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk kampanye bahayanarkoba antara BNN dengan PLN Distribusi Bali, Komjen Pastika mengaku tidak kagetmendengar ada narapidana (napi) kasus narkoba yang tewas di beberapa lembaga pemasyarakatan (Lapas), antara lain di Lapas Kerobokan, Bali."Tidak aneh itu. Coba anda cek, hampir setiap hari ada napi dalam kasus narkoba yangkemudian tewas di dalam Lapas," katanya menjelaskan.Kalakhar BNN mengungkapkan, napi narkoba yang tewas saat menjalani tahanan antaralain akibat serangan penyakit AIDS yang dideritanya.Seperti diketahui, tidak sedikit pada pecandu narkoba yang kemudian terinfeksi virusHIV penyebab AIDS, setelah mereka ramai-ramai menyuntik diri memasukkan cairan barang terlarang menggunakan satu jarum secara bergiliran.Dari satu jarum yang "tertempel" virus HIV itulah, kemudian menular kepada pemakai jarum yang lain, sehingga tidak sedikit para pecandu narkoba yang akhirnya juga sebagai penderita AIDS.Menurut Pastika, kondisi yang demikian lebih diperparah lagi setelah tidak satupunrumah sakit di Indonesia yang dilengkapi dengan ruang ICU atau gawat darurat yangkhusus untuk para penderita AIDS."Tidak ada rumah sakit yang dilengkapi ruang ICU untuk para penderita AIDS.Akibatnya, begitu ada penderita AIDS yang sekarat, ia tinggal mati saja di rumah sakityang dituju," ucapnya, menandaskan.Selain akibat penyakit AIDS, tidak sedikit juga napi narkoba yang kemudian tewassetelah over dosis barang terlarang, seperti halnya yang sempat terjadi di LapasKerobokan.(*)COPYRIGHT © 2007

Activity (96)

You've already reviewed this. Edit your review.
Hana Ayunda liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Eliya Damayanti liked this
Marfuatul Latifa liked this
uyyuna liked this
Ginie Nur Islami liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->