kami mempelajari kekejaman ini dari orang Inggris, sebab itu akan memunculkan pertanyaan:Kenapa kami tidak mempelajari cara memberi ruang gerak bagi orang kulit hitam yang berbakatwirausaha sebagaimana halnya orang Inggris telah memberikannya kepada kami?Di sini aku tidak minta maaf karena terserang oleh fakta bahwa aku pernah memiliki seorangTomasi. Aku yakin, kebanyakan dari Anda pun menentang perbudakan. Namun, bukan Islamyang membantu mengembangkan keyakinanku bahwa setiap manusia memiliki martabat.Lingkungan demokratis tempat keluargaku bermigrasilah yang membuatku meyakini hal itu.Richmond adalah tempat di mana bahkan seorang gadis kecil muslim pun dapat merasa terikat— bukan terikat dalam arti pernikahan. Simaklah penjelasanku berikut ini.Beberapa tahun setelah keluargaku sedikit mapan, Ayah menemukan layanan penjagaan bayigratis di Gereja Baptis Rose of Sharon. (Ucapkan “gratis” pada seorang imigran, makaketerikatannya pada agamanya akan pudar oleh tawaran murah yang sangat dibutuhkan saat itu).Saban minggu, ketika Ibu meninggalkan rumah untuk menjajakan produk-produk Avon darirumah ke rumah, Ayah, yang kurang akrab dengan anak-anak, akan ”meninggalkan” anak-anaknya di gereja itu. Di sana, seorang perempuan Asia Selatan yang mengawasi studi Injilmenunjukkan padaku dan kakakku kesabaran yang sama seperti yang dia tunjukkan kepada anak lelakinya sendiri. Dia membikinku percaya bahwa pertanyaan-pertanyaanku cukup berhargauntuk dikatakan. Jelas, pertanyaan-pertanyaan yang kuajukan sebagai anak berumur tujuh tahunsederhana saja: Dari mana Yesus berasal? Kapan dia hidup? Apa pekerjaannya? Siapa yang dianikahi? Rentetan pertanyaan ini tentu tidak meyusahkan siapa pun. Tapi, yang kumaksudkan disini adalah, tindakan bertanya—dan bertanya lebih banyak lagi—selalu disambut dengansenyuman yang sangat hangat.Mungkin itulah yang memotivasiku, di umur delapan tahun, untuk memenangkan penghargaansebagai Orang Kristen Paling Menjanjikan Tahun Ini. Aku dikasih hadiah edisi
101 Kisah Injil
yang berilustrasi warna-warna cemerlang. Aku mengenang kembali saat itu dan berterima kasihkepada Allah karena aku berada dalam dunia di mana Al-Quran tidak harus menjadi buku pertama dan satu-satunya yang boleh kumiliki, seolah-olah kitab itu adalah kekayaan tunggalyang diberikan kehidupan kepada orang-orang beriman. Lagi pula,
101 Kisah Injil
membuatkuterpana karena gambar-gambarnya. Seperti apa kiranya penampilan buku
101 Kisah Al-Quran
?Saat itu, aku belum pernah melihat buku dan gambar seindah itu. Saat ini, banyak sekali bukuanak-anak tentang Islam, termasuk
A untuk Allah
, karya Yusuf Islam (seorang mualaf Barat yangnama aslinya Cat Stevens). Masyarakat yang bebas ternyata memungkinkan adanya penemuan-kembali diri sendiri dan terjadinya evolusi keimanan.Tak lama setelah aku meraih gelar sebagai Orang Kristen Paling Menjanjikan Tahun Ini, Ayahmerenggutku dari gereja itu. Sebuah
madrasah
(sekolah Islam) akan segera dibangun. Si kecil initak sabar lagi menanti. Jika pengalaman sekolah Minggu-ku menjadi ukuran, maka dengan luguaku beranggapan bahwa madrasah tentunya juga akan menyenangkan, atau samamenyenangkannya seperti gereja.Sementara itu, dunia baruku ikut tumbuh bersamaku. Sebuah mal yang begitu luas, yang akanmenjadi sangat penting dalam pendidikanku sebagai seorang muslim, Landsowne Centre,dibuka. Nama pendiri Richmond (orang-orang berdarah Skotlandia) yang menghiasi papan-
Leave a Comment
Assalamu’alaikum Wr. Wb. mohon dengan hormat, kami dikirimi alamat kantor pusat WAMY Indonesia. Karena kami sudah lama mencarinya melalui google akan tetapi kami belum juga mendapatkannya...kami sangat membutuhkannya,jazakalloh atas kerjasamanya... Assalamu’alaikum Wr. Wb. FATHUDDIN, DA'I DDII TUBAN JATIM EMAIL : AFAQZUHAIRI@YAHOO.CO.ID HP : 081 334 595 813