Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
6Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Novel.'Jalan Pilihanku

Novel.'Jalan Pilihanku

Ratings: (0)|Views: 1,972|Likes:
Published by idrus

More info:

Published by: idrus on Jun 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/21/2010

pdf

text

original

 
THE CHOISE
Kang Idrus
Sahabat yang menyukai novel ini diizinkan untuk mengkopi danmenyimpannya atau memberikan pada sahabat yang lain. Akantetapi mohon maaf, novel ini tidak dizinkan untuk diperjualbelikan.Terima kasih. Kang Idrus.
 JALAN PILIHANKU
Karena kita selalu memilih
Bagian Satu
Urat Kemelut
ETELAH
menatap sebuah foto yang menempel dalam bingkai diatas tempat tidurnya Attar bergegasmelangkahkan kaki. Sudah hampir dua tahun ia bekerjadisebuah sekolah menengah sebagai staff khusus kepalasekolah. Tempatnya bekerja tidak terlalu jauh dari tempat ia tinggal.Hanya membutuhkan 5 menit dengan berjalan kaki untuk sampai ke
S
sekolah yang dikelola oleh Yayasan Perguruan Islam tersebut. Olehkarena itu hampir setiap hari Attar pergi bekerja dengan berjalankaki.Ditengah kebimbangan jalan hidupnya ,Attar brusaha tetap bersyukur atas segala yang didapatnya. Walau ditengah perjalananketerpaksaan menodai kinerjanya. Sesekali mulut dan hatinya mulaiakrab dengan kata ‘terpaksa’, sebuah frase ungkapan dariketidakberdayaannya dalam mengalahkan kesemrawutan yangmengangkanginya.Berbeda dengan penyesalan yang selalu datang belakangan,kata terpaksa biasanya menteror didepan batang hidung atauditengah perjalanan. Terpaksa bekerja ini, terpaksa korupsi, terpaksamerampok, terpaksa melacur, terpaksa ini dan terpaksa itu. Kataterpaksa adalah pilihan bagi orang yang tak berdaya dan lemah yangtidak pernah sadar bahwa setiap saat kehidupan menawarkan berbagai macam pilihan. Semua jalan seolah tertutup dimata merekayang hidup dibawah tekanan keterpaksaan. Mereka tak melihat ada pintu yang lain terbuka yang menawarkan jalan yang lebih baik.Walau hati selalu menolak bahkan memberontak mereka harus tetapmemilih dan terpaksa adalah pilihan yang terpaksa harus dipilih.msibsn04@yahoo.com1
 
THE CHOISE
Kang Idrus
Benarkah keterpaksaan dijalani karena memang tak ada pilihan lain atau justru hal itu hanyalah sebuah pelarian dariketidakmampuan, ketidak beranian, kepengecutan, ketakutan atausebuah kamuflase dari keraguan iman yang terselubung halusdidalam hati.“Berangkat mas….” sapa pak Tono penjaga kontrakan.“Iya pak..” jawab Attar sambil tersenyum, “Jaga kamar sayaya Pak”Sampai dikantor ia menyalakan komputer dan membuka buku yang dari subuh tadi sedang dibacanya. Masalah itu satukeadaan dimana solusinya belum ditemukan. Ada juga yangmengatakan sebuah keadaan diluar yang diharapkan. Setiapkebaikan dan keburukan yang menimpa kita keduanya merupakansebuah keadaan yang memiliki tujuan sama yaitu untuk menaikantingkat atau kemampuan kita. Bisa juga dikatakan untuk menjadikankita sebagai manusia super.Attar menutup buku yang sedang dibacanya. Masih pagi belum ada yang datang kesekolah. Koran belum datang jadi Attar meneruskan membaca buku. Ia mencoba membandingkan danmenyintetiskan antara apa yang sedang dibaca dan dipahaminyadengan apa yang kini tengah ia hadapi. Keadaan ditempatnya bekerja ini membuat ia terusik hingga dari mulutnya terlontar kataterpaksa.Rupanya korupsi tidak hanya ada di birokrasi pemerintahatau diperusahaan-perusahaan. Penyakit yang membuat bangsasemakin terpuruk itu sudah menyerang kedunia pendidikan. Kenapa pemimpin-pemimpin bangsa ini menyuburkan budaya korupsi bahkan korupsi berjamaah. Apakah secara tidak sengaja merekatelah diajari sejak mereka dibangku sekolah. Attar bimbang.Lembaga tempat kerja Attar adalah sebuah sekolah yangdikelola oleh yayasan Islam. Didalamnya semua hal dilaksanakanatas nama perjuangan agama Islam. Mungkin-,
 Attar berpikir walauhatinya menolak 
,-termasuk korupsi yang sudah meraja lela danketidakadilan yang membuat system pendidikan diyayasan inihancur dan berantakan, juga atas nama Islam.Setiap guru yang mengajar di sekolah ini dituntut untuk ikhlas walau dengan gaji mencekik leher, yang seminggu habisuntuk melunasi hutang. Ikhlas, walau tidak makan sekalipun.Bahkan kalau mati sekalipun mereka harus tetap iklas. Kalaumsibsn04@yahoo.com2
 
THE CHOISE
Kang Idrus
mereka tidak mau silahkan angkat kaki. Begitu kata pengurusyayasan.Dalam pandangan Attar, ini bukan masalah iklas atau tidak.Ini masalah hak dan kewajiban yang harus ditunaikan. Guru-gurusudah memberikan waktunya untuk mengajar di sekolah ini. Merekamenunaikan kewajiban mereka semampu mereka. Namun disatu sisihak-hak mereka tidak dipenuhi dengan wajar dan layak. Ininamanya ketidakadilan. Ini namanya kedzaliman yang wajibdihentikan. Tapi kenapa guru-guru itu tidak memberontak.Attar berpikir pada sebuah kemungkinan untuk mencaritempat lain yang bisa membuatnya lebih tenang dan tidak mengusik nuraninya. Namun selama hidup ia tak pernah menjumpai tempatitu. Dimanapun pasti ditemukannya masalah. Sedangkan ia sadar  bahwa lari bukanlah jalan terbaik.Lalu Attar memilih bertahan. Demi mimpinya, demikuliahnya. Walau ia harus memotong-motong hatinya.Masalah adalah bagian dari kehidupan itu sendiri itu, Attar membenarkan tindakannya. Apakah ia termasuk manusia yangmelangkah terpaksa. Mungkin, sebab ia ragu dan tak melihat pintulain yang terbuka. Tapi mana ada manusia yang mengakui keraguan pada Tuhannya. Paling-paling ia mencari pembenaran atas jalanyang dilaluinya melalui logika. Itu sudah jadi kebiasaan banyaorang sebab dimuka bumi ini tidak ada manusia yang mau dianggapsalah dan ragu.MASALAH sesulit apakah yang hanya bisa diakhiri dengankematian. Apakah ada masalah seperti itu. Tergantung. Kalaumemang ternyata kematian menyelesaikan masalah mungkin itusudah sebuah ketetapan atau juga menjadi salah satu pilihan manusiadalam menentukan jalan hidupnya. Ah ini terlalu membingungkan.Setiap suatu problem yang terjadi sebenarnya ada jalankeluarnya bahkan banyak, hanya saja, beranikah kita menempuh jalan tersebut. Tidak mudah memang, tapi itulah inti perjalanankehidupan. Setiap saat kita harus memilih dan setelah memilihmaukah kita menjalaninya. Selalu ada jeda. Selalu ada ruang untuk memilih antara stimulus dan respon. Selalau ada jeda untuk memilihantara aksi dan reaksi. Itulah keutamaan manusia. Ia bisa memilihtindakannya sendiri. Ia bisa memilih takdirnya, menurut Attar.Pemahamannya seiring waktu yang berjalan bersama pengalaman dan lembar-lembar buku yang ia telusuri kadang selalumeloncat, berubah, semakin mantap walau ada juga yang terguncangmsibsn04@yahoo.com3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Muslim Mustofa liked this
Muslim Mustofa liked this
zuuuuli liked this
Putri Ayu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->