Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Nabi Musa

Nabi Musa

Ratings: (0)|Views: 2,409 |Likes:
Published by FxyzGirlz
Kisah2 nabi..., m'punyai pengajaran untuk kita semua..check it out!!!
Kisah2 nabi..., m'punyai pengajaran untuk kita semua..check it out!!!

More info:

Published by: FxyzGirlz on Jun 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2012

pdf

text

original

 
15. Musa As
Nabi Musa AS diutus untuk berdakwah di negeri Mesir, dan mengajak Bani Israil menyembah Allah SWT.Musa dan Harun adalah keturunan ke-4 dari Nabi Ya'qub AS yang tinggal di Mesir sejak Nabi Yusuf berkuasa disana.Mesir saat itu dikuasai olehFir'aun. Penduduknya terdiri dari 2 bangsa, yaitu penduduk asli Mesir yangdisebut sebagai orangQubti, dan orangIsrail, yaitu keturunan Nabi Ya'qub AS. Kebanyakan orang Qubti menduduki jabatan-jabatan tinggi, sedang orang Israil hanya berkedudukanrendah, seperti buruh, pelayan dan pesuruh.Firaun memerintah dengan tangan besi. Ia diktator bengis yang tidak berperi kemanusiaan. Mabuk danrakus kekuasaan, sampai-sampai ia berani menyebut dirinya sebagai Tuhan.
Kekejaman Fir'aun membunuh bayi laki-laki
Suatu ketika, Fir'aun bermimpi, yang oleh dukun peramalnya mimpi itu diartikan dengan akan lahirnyaseorang bayi laki-laki dari Bani Israil yang akan merampas kekuasaan raja. Seketika itu Fir'aunmenginstruksikan seluruh pasukannya untuk membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir.Ibu Musa,Yukabad, istriImron bin Qahat bin Lewi bin Ya'qub AS, merasa sangat gelisah karena begitu ketatnya penyelidikan para petugas. Suatu ketika ibu Musa mendapat petunjuk melalui mimpinya agaranaknya yang berusia 3 bulan dimasukkan ke dalam kotak lalu dihanyutkan ke sungaiNil. Allah SWTmenjamin bahwa bayinya pasti akan selamat, bahkan Yukabad kelak tetap akan dapat merawatnya.Isyarat itu dilaksanakan dengan penuh ketabahan dan tawakal. Kakak Musa diperintahkan untukmengikuti kemana peti itu hanyut dan di tangan siapakah Musa nanti ditemukan. Kotak yang berisi bayiitu tiba-tiba tersangkut di pohon dan berhenti di belakang rumah Fir'aun. Puteri Fir'aun menemukanpeti tsb, dan ia adalah seorang yang berpenyakit belang. Ketika menyentuh Musa, mendadakpenyakitnya sembuh. Dengan perasaan gembira ia membawa peti itu kepadaAsiah, istri Fir'aun, danmemberitahu apa yang telah terjadi. Asiah mengambil bayi itu dan berniat untuk memeliharanya.Asiah adalah seorang yang beriman kepada Allah SWT. Namun lantaran takut oleh kekejaman Fir'aun, iamenyembunyikan keimanannya. Ketika itu Fir'aun mendengar adanya wanita cantik bernama Asiah, dania pun menikahinya. Namun tatkala ia hendak menggauli istrinya itu, seluruh badannya tiba-tibamenjadi kaku sehingga ia pun tidak bisa mendekatinya, hanya bisa memandangnya.Fir'aun merasa curiga terhadap bayi yang ditemukan istrinya, tetapi Asiah tetap bersikeras untukmemeliharanya karena ia sudah lama mendambakan anak. Bayi itu oleh Asiah diberi namaMusa, yangartinya air dan pohon (
mu
= air,
sa
= pohon).di antara sejumlah inang pengasuh pilihan Asiah, bayi Musa hanya mau menyusu pada Yukabad,sehingga Asiah akhirnya menerima Yukabad sebagai inang pengasuh Musa. Dengan demikian janji AllahSWT bahwa Yukabad tetap akan mendapatkan kembali bayinya terpenuhi.Kisah ini dapat ditemui dalam surat
 Al-Qasas
: 4-13.
Musa meninggalkan Mesir 
 
Setelah selesai masa penyusuan bersama ibunya, Musa dikembalikan lagi ke istana Fir'aun. Ia dipeliharasebagaimana anak-anak raja yang lain. Berpakaian seperti Fir'aun, mengendarai kendaraan Fir'aun,sehingga ia dikenal sebagai Pangeran Musa bin Fir'aun.Walaupun dididik dalam tradisi istana, sejak kecil Musa memahami bahwa ia bukan anak Fir'aunmelainkan keturunan Bani Israil yang tertindas. Karena prihatin terhadap nasib rakyat yang dianiayaoleh keluarga raja dan para pembesar kerajaan, Musa bertekad untuk membela kaumnya yang lemah.Suatu saat tindakan Musa membela seorang anggota kaumnya yang berkelahi melawan seorang darigolongan Fir'aun menyebabkan yang terakhir ini tewas. Seorang saksi yang melihat kejadian itu lalumelaporkan pada Fir'aun. Mengetahui bahwa Musa membela orang Israil, Fir'aun segera memerintahkanorang untuk menangkap Musa. Akhirnya Musa melarikan diri dan memutuskan untuk meninggalkanMesir. Ia bertaubat dan memohon ampun kepada Allah. Saat itu ia berusia 18 tahun.Kisah ini terdapat dalam surat
 Al-Qasas
: 14-21.Musa pergi keMadyan, kota tempat tinggal Nabi Syu'aib AS. Dari Mesir ke Madyan harus ditempuhberjalan kaki selama 8 hari. Karena kelelahan dan merasa lapar, Musa beristirahat di bawah pepohonan.Tak jauh dari tempatnya beristirahat, ia melihat dua orang gadis berusaha berebut untuk mendapatkanair di sumur guna memberi minum ternak yang mereka gembalakan. Kedua gadis itu berebutan dengansekelompok pria-pria kasar yang tampak tidak mau mengalah.Melihat itu, Musa segera bergerak menolong kedua gadis tsb. Laki-laki kasar tadi mencoba melawanMusa, tapi Musa dapat mengalahkan mereka.
Musa menikah
Kedua gadis ini tak lain adalah putri-putri Nabi Syu'aib AS. Mereka lalu melaporkan kejadian yang telahdialami bersama Musa kepada ayah mereka. Syu'aib lalu menyuruh kedua putrinya untuk mengundangMusa datang ke rumah mereka.Musa memenuhi undangan itu. Keluarga Syu'aib sangat senang melihat Musa. Sikapnya sopan dantampak sekali ia seorang pemuda bermartabat dari kalangan bangsawan. Kepada Syu'aib, Musamenceritakan peristiwa pembunuhan yang telah dilakukannya, yang menyebabkan ia terusir dari Mesir.Syu'aib menyarankan agar ia tetap tinggal di rumahnya agar terhindar dari kejaran orang-orang Fir'aun.Syu'aib bermaksud menikahkan Musa dengan salah seorang putrinya. Sebagai syarat mas kawin, Musadiminta bekerja menggembalakan ternak-ternak milik Nabi Syu'aib selama 8 tahun. Musa menyanggupisyarat tsb, bahkan ia menggenapkan masa kerjanya menjadi 10 tahun. Ia menjalani pekerjaannyadengan sabar. Selama itu, nampaklah oleh keluarga Syu'aib bahwa Musa adalah pemuda yang kuat,perkasa, jujur dan dapat diandalkan. Tak salah jika Nabi Syu'aib mengambilnya sebagai menantu.Musa sangat bahagia hidup bersama istrinya. Nabi Syu'aib juga lega karena anaknya mendapatpelindung yang dapat dipercaya.Kisah tentang hal ini terdapat dalam surat
 Al-Qasas
: 22-28.
Musa kembali ke Mesir 
 
Sepuluh tahun setelah meninggalkan Mesir, Musa berniat kembali ke sana bersama istrinya. Musa sadar,tidak mustahil bahwa orang-orang Mesir masih akan mencarinya, oleh sebab itu ia dan istrinya tidakberani melalui jalan biasa melainkan memilih jalan memutar.Sampai suatu malam, mereka tersesat tak tahu arah mana yang harus ditempuh untuk meneruskanperjalanan ke Mesir. Saat itulah Musa melihat ada cahaya api terang benderang di atas sebuah bukit.Musa berkata kepada istrinya, "Tunggu disini, aku akan mengambil api itu untuk menerangi jalan kita."Tatkala Musa menghampiri api tsb, tiba-tiba terdengar suara menyeru, "Hai Musa! Aku ini adalahTuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu. Sesungguhnya kamu berada di lembah suciThuwa.Dan aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan kepadamu. SesungguhnyaAku ini adalah Allah. Tiada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku, dan dirikanlah sholat untukmengingat Aku."Inilah wahyu pertama yang diterima langsung oleh Nabi Musa AS. Dengan diterimanya wahyu ini, makaMusa telah diangkat sebagai Nabi dan Rasul. Sebagai rasul, Allah SWT memberinya mukjizat berupatongkat yang bisa berubah menjadi ular dan tangannya yang dapat bersinar putih cemerlang setelahdikepitkan di ketiaknya.Kisah ini dapat dilihat pada surat
Tâhâ
: 9-23.Allah SWT memerintahkan Nabi Musa AS untuk berdakwah kepada Fir'aun. Musa masih merasa takutkarena dulu ia pernah membunuh orang Mesir, namun Allah menjanjikan perlindungan untuknya, makatentramlah hatinya. Untuk lebih memantapkan dakwahnya, Musa memohon kepada Allah agar iaditemani oleh Harun, saudaranya, karena Harun amat cakap dalam berbicara dan berdebat. PermintaanMusa dikabulkan. Harun yang masih berada di Mesir digerakkan hatinya oleh Allah sehingga ia berjalanmenemui Musa.Hal tsb dinyatakan dalam surat
 Al-Qasas
: 32-35 dan surat
Tâhâ
: 42-47.Akhirnya bersama-sama Harun, Musa menghadap Fir'aun. Ia mengadakan dialog dengan Fir'aun tentangTuhan. Namun Fir'aun menanggapinya dengan sinis dan mengejek Musa tak tahu diri. Dulu ia diasuh dandibesarkan di istana Mesir, tapi kini ia malah berbalik menentang Fir'aun. Musa menjawab bahwa semuaitu terjadi disebabkan karena ulah Fir'aun sendiri. Seandainya Fir'aun tidak memerintahkan membunuhbayi laki-laki, tidak mungkin ia dihanyutkan di sungai Nil sampai akhirnya ditemukan dan diangkat anakoleh istri Fir'aun. Musa tidak merasa berhutang budi pada Fir'aun.Musa mengatakan bahwa sesungguhnya Fir'aun bukanlah Tuhan. Ada Tuhan lain yang berhak disembah,Tuhan nenek moyang mereka, Tuhan seluruh alam semesta. Fir'aun sangat murka dan meminta Musauntuk menunjukkan tanda-tanda kebesaran Tuhan.
Keberhasilan Musa melawan ahli-ahli sihir Fir'aun
Di depan masyarakat luas, Nabi Musa AS dapat menunjukkan mukjizatnya menghadapi ahli-ahli sihirFir'aun. Musa mempersilakan ahli-ahli sihir Fir'aun untuk mempertunjukkan kebolehan mereka lebihdulu. Mereka lalu melemparkan tali dan tongkat-tongkatnya. Tak lama kemudian tali-tali dan tongkat-tongkat itu berubah menjadi ular yang ribuan ekor banyaknya. Fir'aun tertawa bangga menyaksikankebolehan para ahli sihirnya. Masyarakat yang hadir disana juga terkagum-kagum.

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Abenk Bodyinside liked this
Awis Nugen liked this
Asmeer Real liked this
kamaruddin liked this
qonstantien liked this
Epry Tri Widodo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->