/  4
 
Dampak sekolah pukul 7 pada kegiatanbelajar mengajar
Latar belakang
Sekolah merupakan sebuah sarana atau wadah untuk melakukan proses belajar dan pembelajaran. Dan sudah merupakan kewajiban bagi setiap anak untuk mengikuti program pemerintah yang bertajuk wajib sekolah 12 tahun. Karena lain dan tidak bukansekolah adalah masa depan kita, anak bangsa.Tradisi sekolah di indonesia itu sangat di adopsi dari system bersekolah di jepang.Jepang yang menjajah Indonesia selama 3 ½ tahun secara tidak langsung jugamenurunkan kebudayaannya dalam berbagai bidang, dan salah satunya pada bidang pendidikan.Sekolah dasar 6 tingkat, sekolah menengah 3 tingkat, sekolah atas 3 tingkatmerupakan sebuah system yang di tularkan jepang kepada Indonesia. Sekolah dimulai pukul 7 pun merupakan sebuah tradisi jepang yang sampai kini tetap di adopsi oleh bangsa Indonesia.
Rumusn masalah.
Dari berbagai akibat dan juga masalah yang telah terjadi maka penelitian ini akandifokuskan pada.1.apa dampak dari sekolah pada pukul 7 bagi perangkat sekolah?2.apa masalah yang ditimbulkan oleh aturan sekolah pada pukul 7?3.bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui sebuahsystem baru dalam sekolah?
 
manfaat penelitian.
1.dapat mengajukan sebuah kebijakan baru mengenai system bersekolahdi Indonesia.2.dapat membantu menyelesaikan persoalan- persoalan yang terjadi berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di Indonesia.
Kajian toritis
Sekolah pada pukul tujuh merupakan sebuah aturan yang dulunya di buat oleh jepang. Pada awal kedatangan bangsa jepang ke Indonesia, hal pertama yang di lakukanoleh jepang adalah merombak semua hal mengenai ketatanan. Baik dari ketatananstruktur koordinasi pemerintahan, sampai ketaanan system pendidikannya.Semua perubahan yang dilakukan oleh jepang tidak lain dan tidak bukan semuauntuk kepentingannya sendiri dan yang pasti akan sangat membantu mereka. Salahsatunya adalah aturan sekolah masuk pukul 7.Pada mulanya sekolah pada pukul 7 merupakan sebuah aturan yang diterapkankepada bangsa Indonesia dikarenakan matahari terbit.Dahulu pada masa penjajahan jepang, setiap orang diwajibkan untuk menunduk  pada matahari saat fajar. Semua itu mereka lakukan karena bangsa jepang beranggapan bahwa kaisar mereka merupakan keturunan dari dewa matahari sehingga matahari perludi hormati. Atas dasar itulah dimulainya aturan sekolah mulai pada jam 7.Mereka harus melakukan penghormatan tersebut sampai matahari ada di ataskepala mereka. Setelah itu mereka baru boleh melakukan aktifitas. Berbeda bagi kaum pelajar mereka tetap di perlakukan layaknya seorang militer dan semua kegiatan merekatetap di koordinasi oleh para tentara-tentara jepang. Mereka harus mulai pada jam 7 pagi
 
karena pada jam itulah dilakukan cuci otak oleh para tentara jepang. Pada jam itu merekaterus diperdengarkan lagu-lagu jepang. Jepang sangat mengetahui bahwa untuk merubahsuatu negara, maka ubahlah dulu para pemudanya. Jadi teori itulah yang mereka pakai.Apakah kini hal tersebut masih layak kita pertahankan?. Apakah kita masih inginterjajah oleh semua literature dan system yang di buat oleh para penjajah?Jam 7 merupakan sebuah jam yang sangat rawan dengan aktifitas, semua dimulaidari jam 7. yang saya perhatikan adalah hubungannya dengan kegiatan belajar mengajar.Apakah para siswa dapat konsentrasi pada kegiatan belajar mengajar, lalu apadampaknya pada hasil belajar mereka, yang pasti menurut pengamatan saya kemampuan belajar siswa sangat bergantung pada konsentrasinya tapi jika pada awalnya semuakonsentrasi itu hilang karena semua dampak yang terjadi akibat sekolah pada pukul 7 laluapa yang harus di perbuat?.
Metode penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitianDESKRIPTIF dengan pendekatan gabungan antara pendekatan kualitatif danpendekatan kuantitatif 

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...