The history begin…Berawal dari sebuah kumpulan manusia atau yang lebih gaul disebut dengan sebuahgank mulai jenuh saat menyadari keadaan kotanya yang semakin ruwet mulai darikemacetan tiap akhir minggu, posisi bangunan yang ngacak seperti kapal pecah, pembuatan mall yang ingin menyaingi FO, dan para global warmer mania yang terus berdemo tiada henti tanpa tau sedikitpun akibatnya. Maka oleh karena semua hal yangterjadi itulah kini kumpulan manusia yang menamakan diri mereka “kumpulan hingar bingar bawah tanah” mulai sadar dan segera bergerak menuju perubahan yang sangat berarti bagi hati, jiwa, dan tanah air mereka. Hueek…Pada awalnya yang mereka lakukan hanyalah menodai kesucian waktu. Seperti terus beradu kesaktian bermain P.E.S sampe ongkek sambil mendengarkan musik mainstreamyang terus melakukan pendongkolan dimana akhirnya makan pun pake cinta (lirik 7kurcaci), bermain remi di temani dengan segelas kopi sampai waktu tak terbatas, dansemua itu berakibat tugas pun tak layak tuk di kumpulkan esok harinya.Tapi kini
wasteland
yang
mereka banggakan telah hilang oleh tuntutan pekerjaanmenjadi sebuah studio dimana di dalamnya terdapat seluruh karya mereka. Merekaakhirnya sadar untuk melakukan sebuah tindakan penggerak yang akan membuat seluruhkeringat bau abas mereka tidak terbuang percuma.Layaknya kabayan yang mulai bisa membuat hati keluarga nyi iteung luluh. Walau siabah tetep ga rela.Kami akan mempengaruhi pikiran sahabat mulai dari kejanggalan yang kecil hinggayang segede gaban yang akan membuat hati sahabat terhenyuh saat mengetahuinyasehingga para sahabat akan mulai terkena badai otak pengaruh hingar bingar dan sedikitdemi sedikit pola pikir sahabat akan seperti kami dan sahabat pun akan mulai melakukan perubahan. Please make a change man!.the change..Biasanya majalah arsitektur hanyalah sebuah majalah yang berisi kumpulan gambar-gambar yang bagi sebagian orang akan terlihat membosankan dan membuat hati kita bertanya-tanya “apaan tuh! (logat H.Jaja Miharja)”. Padahal arsitektur sendiri tidak semembosankan itu karena arsitektur telah hidup dalam diri tiap masing-masing dirimanusia.Oleh karena itu, kini kita akan membuat opini-opini dalam diri masyarakat itu sedikitdemi sedikit berubah dan mulai peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya….The crewThe roots….
Leave a Comment