• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
QUA VADIS BANGSA INDONESIA?Oleh : Hadi Komara PurkoniBangsa Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk, yakni suatukonstelasi keanekaragaman etnis dan budaya yang dirumuskan secara manis dalamslogan ‘Bhineka Tunggal Ika’. Meskipun disatu pihak kita bangga akan sifat anekaragam bangsa kita, di lain pihak kita prihatin juga mengingat aneka masalah yangtimbul karena sifat itu. Masalah yang paling dasar yang bersangkutan dengan sifattersebut adalah masalah Kebudayaan Nasional Indonesia. Masalah itu bukan hanyasuatu masalah cita-cita saja, mengenai suatu kebudayaan kesatuan yang kitabayangkan kelak kemudian hari, melainkan suatu masalah yang sangat nyata. Halini disebabkan karena masalah Kebudayaan Nasional itu menyangkut masalahkepribadin nasional, dan masalah kepribadian nasional itu tidak hanya langsungmengenai soal identitas kita sebagai bangsa, tetapi juga menyangkut soal tujuanhidup bersama untuk hidup sebagai bangsa, dan menyangkut soal motivasi kitauntuk membangun.
1
Kenyataan bangsa kita yang “majemuk” ini bertalian dengan perjalanansejarah bangsa Indonesia itu sendiri. Indonesia secara bangsa terbentuk melaluidua tingkatan.
Tingkat pertama
; terjadi pada perjalanan abad SM, bangsaIndonesia terbentuk sebagai turunan dari suatu bangsa yang melakukanperpindahan/imigrasi dari daratan Asia ke Kepulauan Indonesia bahkan masuk kepulau-pulau yang tersebar di Lautan Pasifik. Dari penjelasan di atas tentu kita inginmengetahui dari mana, asal bangsa-bangsa yang berimigrasi ke Indonesia? Untukitu silahkan kita perhatikan gambar 1 berikut ini:
1
Koentjaraningrat, 1981.
Kebudayaan Mentalis dan Pembangunan.
Jakarta:Penerbit PTGramedia, hal 107
 
Gambar 1 Perpindahan bangsa-bangsa
Bangsa yang berimigrasi ke Indonesia berasal dari daratan Asia tepatnya YunanUtara bergerak menuju ke Selatan memasuki daerah Hindia Belakang(Vietnam)/Indochina dan terus ke Kepulauan Indonesia, dan bangsa tersebut adalah:1.Bangsa Melanesia atau disebut juga dengan Papua Melanosoide yangmerupakan rumpun bangsa Melanosoide/Ras Negroid. Bangsa ini merupakangelombang pertama yang berimigrasi ke Indonesia.2.Bangsa Melayu yang merupakan rumpun bangsa Austronesia yang termasukgolongan Ras Malayan Mongoloid/Ras Kuning. Bangsa ini melakukanperpindahan ke Indonesia melalui dua gelombang yaitu:a.Gelombang pertama tahun 2000 SM, menyebar dari daratan Asia keSemenanjung Melayu, Indonesia, Philipina dan Formosa sertaKepulauan Pasifik sampai Madagaskar yang disebut dengan ProtoMelayu. Bangsa ini masuk ke Indonesia melalui dua jalur yaitu Baratdan Timur, dan membawa kebudayaan Neolithikum (Batu Muda).b.Gelombang kedua tahun 500 SM, disebut dengan bangsa DeutroMelayu. Bangsa ini masuk ke Indonesia membawa kebudayaan logam(perunggu).Dengan adanya migrasi/perpindahan bangsa dari daratan Asia ke Indonesia,maka pada zaman prasejarah Kepulauan Indonesia sudah dihuni oleh berbagaibangsa yang terdiri dari:1)Bangsa Melanisia/Papua Melanosoide yang merupakan Ras Negroid memilikicirri-ciri antara lain: kulit kehitam-hitaman, badan kekar, rambut keriting,mulut lebar dan hidung mancung. Bangsa ini sampai sekarang masih
 
terdapat sisa-sisa keturunannya seperti Suku Sakai/Siak di Riau, dan suku-suku bangsa Papua Melanosoide yang mendiami Pulau Irian dan pulau-pulauMelanesia.2)Bangsa Melayu Tua/Proto Melayu yang merupakan ras Malayan Mongoloidmemiliki ciri-ciri antara lain: Kulit sawo matang, rambut lurus, badan tinggiramping, bentuk mulut dan hidung sedang. Yang termasuk keturunan bangsaini adalah Suku Toraja (Sulawesi Selatan), Suku Sasak (Pulau Lombok), SukuDayak (Kalimantan Tengah), Suku Nias (Pantai Barat Sumatera) dan SukuBatak (Sumatera Utara) serta Suku Kubu (Sumatera Selatan).3)Bangsa Melayu Muda/Deutro Melayu yang merupakan rasa MalayanMongoloid sama dengan bangsa Melayu Tua, sehingga memiliki ciri-ciri yangsama. Bangsa ini berkembang menjadi Suku Aceh, Minangkabau (SumateraBarat), Suku Jawa, Suku Bali, Suku Bugis dan Makasar di Sulawesi dansebagainya.Itulah yang menjadi asset bangsa Indonesia pada tingkatan awal, masa pra-sejarah.Bangsa Indonesia pada taraf peradaban yang sederhana belum bersentuhandengan link peradaban dunia, apalagi dengan basic budaya animism membuatbangsa Indonesia tidak keluar untuk melakukan explorasi alam sekitarnya, hidupmasih tergantung kepada alam.
Tingkatan Kedua;
terjadi setelah tahun masehi yaitu dengan masuknyaunsure-unsur peradaban asing. Bermula dengan kedatangan bangsa India padasekitar awal abad masehi dengan membawa Hinduisme-nya, maka terjadilahperubahan-perubahan yang sangat besar dalam kehidupan sosial masyarakat. Yanginti dari Hindu adalah masalah Kasta, yaitu system pelapisan sosial.
Sistemkasta
telah menentukan bahawa masyarakat beragamaHinduboleh dibahagikankepada beberapa kumpulan dan peringkat. Pada umumnya, kelas tertinggi ialahpara
Brahmin
atau
Brahmana
, manakala kelas terendah ialah kaum
 pariah
ataudikenali sebagai "mereka yang tidak boleh disentuh" atau dalambahasa Inggeris"untouchables". Rajah di bawah menunjukkan kelas-kelas yang terdapat didalam sistem ini.
 
Sistem Kasta
KelasWarnaKulitPekerjaanBrahmPutihPaderidanGuru
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...