Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Lampiran v Pedoman Evaluasi Kurikulum

Lampiran v Pedoman Evaluasi Kurikulum

Ratings: (0)|Views: 125|Likes:
Published by Poedjoko

More info:

Published by: Poedjoko on Sep 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/19/2014

pdf

text

original

 
 LAMPIRAN VPERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANREPUBLIK INDONESIANOMOR 81A TAHUN 2013 TENTANGIMPLEMENTASI KURIKULUMPEDOMAN EVALUASI KURIKULUMI.
 
PENDAHULUANPengembangan kurikulum merupakan kegiatan sistematis dan terencana yang terdiri atas kegiatan pengembangan ide kurikulum
,
dokumenkurikulum
,
implementasi kurikulum
,
dan evaluasi kurikulum
.
Keempatdimensi pengembangan kurikulum ini saling terkait dan merupakan satukesatuan keseluruhan proses pengembangan.Sebagai bagian dari pengembangan kurikulum, evaluasi kurikulummerupakan kegiatan yang dilakukan sejak awal pengembangan idekurikulum, pengembangan dokumen, implementasi, dan sampai kepadasaat di mana hasil kurikulum sudah memiliki dampak di masyarakat.Evaluasi dalam proses pengembangan ide dan dokumen kurikulumdilakukan untuk mendapatkan masukan mengenai kesesuaian ide dandesain kurikulum untuk mengembangkan kualitas yang dirumuskandalam Standar Kompetensi lulusan (SKL). Evaluasi terhadap implementasidilakukan untuk memberikan masukan terhadap proses pelaksanaankurikulum agar sesuai dengan apa yang telah dirancang dalam dokumen.Evaluasi terhadap hasil memberikan keputusan mengenai dampakkurikulum terhadap individu warga negara, masyarakat, dan bangsa.Secara singkat, evaluasi kurikulum dilakukan untuk menegakkanakuntabilitas kurikulum terhadap masyarakat dan bangsa.Evaluasi terhadap ide dan dokumen kurikulum dilakukan terhadapupaya mencari informasi dan memberikan pertimbangan berkenaandengan keajekan konsistensi ide kurikulum untuk mengembangkankualitas yang diharapkan, dan keajekan desain kurikulum dengan modeldan prinsip pengembangan kurikulum. Evaluasi terhadap ide kurikulummenentukan apakah filosofi, teori, dan model yang akan dikembangkantelah mampu memenuhi fungsi kurikulum dalam mempersiapkangenerasi muda bangsa untuk menjalani kehidupan sebagai seorangindividu dan warga negara di masa yang akan datang sebagaimanaditetapkan dalam SKL.Evaluasi kurikulum dilaksanakan dengan mengacu pada Pasal 57 ayat (2)Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem PendidikanNasional yang menyatakan bahwa evaluasi dilakukan terhadap pesertadidik, lembaga, dan program pendidikan. Kurikulum merupakan salahsatu program pendidikan yang menjadi rujukan inti pelaksanaan sistempendidikan nasional. Sebagaimana tercantum dalam Pasal 77Q ayat (1)Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan AtasPeraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar NasionalPendidikan, dinyatakan bahwa evaluasi kurikulum merupakan upayamengumpulkan dan mengolah informasi dalam rangka meningkatkanefektivitas pelaksanaan kurikulum pada tingkat nasional, daerah, dansatuan pendidikan.
 
2II.
 
 TUJUAN PEDOMANPedoman ini disusun dengan tujuan untuk:1.
 
menjadi acuan operasional bagi berbagai pemangku kepentingan; dan2.
 
menjadi acuan operasional di tingkat satuan pendidikan.III.
 
PENGGUNA PEDOMANPengguna pedoman ini mencakup:1.
 
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;2.
 
Kementerian Agama;3.
 
pemerintah daerah;4.
 
penyelenggara pendidikan oleh masyarakat;5.
 
satuan pendidikan; dan6.
 
pihak lain yang berkepentingan.IV.
 
DEFINISI OPERASIONAL Evaluasi kurikulum adalah serangkaian tindakan sistematis dalammengumpulkan informasi, pemberian pertimbangan dan keputusanmengenai nilai dan makna kurikulum.Pertimbangan dan keputusan mengenai nilai berkenaan dengan keajekanide, desain, implementasi, dan hasil kurikulum.Pertimbangan dan keputusan mengenai arti berkenaan dengan dampakkurikulum terhadap masyarakat. Dampak dimaknai sebagai sesuatu yangpositif.V.
 
KOMPONEN EVALUASI KURIKULUMA.
 
Fokus EvaluasiEvaluasi Kurikulum berfokus pada empat dimensi kurikulum yaituide, dokumen, implementasi, dan hasil. Evaluasi terhadap dua dimensikurikulum yaitu terhadap ide dan desain telah dilakukan selamaproses pengembangan keduanya.Fokus dari pedoman ini adalah pada implementasi kurikulum.Implementasi diartikan sebagai kegiatan merealisasikan ide danrancangan kurikulum dalam proses pendidikan dan pembelajaran.Implementasi terdiri atas dua fase yaitu implementasi awal danimplementasi penuh
.
Atas dasar pengertian implementasi tersebutmaka fokus dari pedoman ini adalah evaluasi terhadap:
 
1.
 
pengadaan dokumen kurikulum dan distribusi ke pengguna(fokus 1);2.
 
kegiatan persiapan lapangan untuk melaksanakan kurikulum(fokus 2); dan3.
 
implementasi kurikulum secara terbatas dan menyeluruh (fokus 3).Fokus pada pengadaan dokumen kurikulum meliputi ketersediaandokumen untuk digunakan oleh sekolah dan guru yang akanmengimplementasikan Kurikulum 2013 pada tahun 2013-2014, 2014-2015, dan 2015-2016. Evaluasi terhadap ketersediaan diarahkan padaadanya dokumen kurikulum, buku panduan guru dan buku teks
 
3pelajaran untuk peserta didik, serta pedoman lain sebelum tahunpendidikan baru dimulai.Evaluasi terhadap persiapan lapangan berkenaan dengan pelatihanpara pengguna kurikulum terutama guru, kepala sekolah danpengawas. Evaluasi persiapan lapangan berkenaan pula dengankesiapan administrasi sekolah untuk melaksanakan kurikulum.Evaluasi terhadap implementasi kurikulum ditujukan untuk mengkajirancangan yang dibuat oleh satuan pendidikan, rencana pelaksanaanpembelajaran (RPP), dan kegiatan pembelajaran. Pengkajian inidilakukan untuk mengetahui sejauh mana proses pelaksanaankurikulum mampu mencapai kompetensi peserta didik yangdiharapkan. Termasuk dalam evaluasi ini adalah kajian tentangseberapa jauh pedoman implementasi kurikulum memfasilitasipengelolaan kurikulum secara optimal di lapangan.Evaluasi untuk fokus 1 dan 2 bersifat reflektif yang ditujukan untukmengkaji kesahihan isi, keberterimaan, keterlaksanaan, dan legalitasmelalui diskusi tim pengembang kurikulum dan uji publik secaranasional. Sedangkan fokus 3 merupakan evaluasi formatif terhadapimplementasi kurikulum secara terbatas dan evaluasi sumatif yangmerupakan penilaian menyeluruh terhadap pelaksanaan kurikulumbaru secara nasional setelah implementasi kurikulum berjalan selama5 (lima) tahun.
 
B.
 
Aspek Evaluasi ImplementasiAspek evaluasi kurikulum mencakup:1.
 
Evaluasi reflektif dilakukan dalam suatu proses diskusi intensif dalam kelompok pengembang kurikulum (tim pengarah dan timteknis) dan tim nara sumber secara internal. Evaluasi reflektif tersebut dilaksanakan melalui diskusi mengenai landasan filosofi,teoritik, dan model yang digunakan dalam pengembangankurikulum.Landasan filosofi yang digunakan adalah pemikiran yang bersifateklektik yang berakar dari filosofi perenialisme, esensialisme,progresivisme, rekonstruksi sosial, dan humanisme dinyatakansebagai landasan filosofi yang dipilih sebagai landasan dankerangka pengembangan kurikulum. Dengan pandangan filosofis yang bersifat eklektik tersebut kurikulum dikembangkan dengantetap berakar pada nilai dan moral Pancasila untuk mewarisikeunggulan bangsa, menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologiuntuk meningkatkan harkat dan martabat manusia dan bangsa,mengembangkan potensi, bakat, dan minat peserta didik, danmemberikan kontribusi pada upaya pembangunan masyarakat,bangsa dan negara dalam menghadapi tantangan kehidupan abadke 21.Desain kurikulum mengalami perubahan. Perubahan ini diyakinilebih memperkuat konsep kurikulum yang berbasis kompetensi,dan memperkuat organisasi vertikal (antar tingkat satuanpendidikan) dan horizontal (antarmuatan atau mata pelajaran)kurikulum. Keterkaitan konten kurikulum secara horizontal danvertikal dilakukan melalui Kompetensi Inti (KI). Untuk memastikanbahwa disain kurikulum ini mampu menjawab berbagai tantanganabad ke 21, diperlukan evaluasi konseptual dilihat dari koherensi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->