Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
212Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pancasila

pancasila

Ratings:

4.67

(3)
|Views: 70,556|Likes:
Published by ade widia
mengenai pancasila
mengenai pancasila

More info:

categoriesTypes, Brochures
Published by: ade widia on Jun 23, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/18/2013

pdf

text

original

 
BAB IPANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSADANDASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIASejarah Lahirnya Pancasila
Pancasila telah lahir bersamaan dengan adanya atau lahirnya Bangsa Indonesia. Sejak dulu bangsa kita telah mencerminkan penjiwaan atas sila-sila Pancasila, sebelumtumbuhnya kerajaan besar di bumi Nusantara, seperti kerajaan Sriwijaya di Sumatra pada abad VII-XII dan kerajaan Majapahit di Jawa Timur dalam abad XII-XVI,seperti adanya kepercayaan manusia terhadap kekuatan gaib, baik berupa pemujaanterhadap roh-roh halus yang bercirikan animisme dan dinamisme, maupun kehidupanmanusia Indonesia yang penuh toleransi dan suasana damai, tolong-menolong/gotongroyong, bermusyawarah bagi terwujudnya kondisi kehidupan yang aman, tenteramsejahtera, dan sebagainya.
Istilah Pancasila telah dikenal sejak dulu, yaitu digunakan sebagai acuan moral/etikadalam kehidupan banga Indonesia sehari-hari. Misal, dari karya-karya pujuangga besar Indonesia semasa berdirinya kerajaan MAjapahiy yang dilukiskan dalam tulisanEmpu Prapanca tentang
 Negara Kertagama,
dan Empu Tantular dalam bukunyaSutasoma. Dalam buku Sutasoma terdapat istilah
 Pancasila Krama
mempunyai arti
 Lima Dasar TIngkah Laku atau Perintah Kesusilaan yang lima,
yang meliputi :1.Tidak boleh melakukan kekerasan (ahimsa)2.Tidak boleh mencuri (asteya)3.Tidak boleh berjiwa dengki (indriya nigraha)4.Tidak boleh berbohong (amrsawada)5.Tidak boleh mabuk minum-minuman keras (dama)Selain itu dalam
 Kitab Sutasoma
terdapat semboyan
 BhinnekaTunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrua
yang mengandung arti meskipun agama itu kelihatannya berbeda bentuk atau sifatnya namun pada hakikatnya satu juga, yang kemudian menjadimotto lambing Negara kita, yaitu
 Bhinneka Tunggal Ika.
Hal tersebut mencerminkan
 
keluhuran budaya bangsa Indonesia pada saat itu, yang dipersepsikan dari adanyatoleransi kehidupan umat beragama antara pemeluk agama Budha dan agama Hindu.
Secara harfiah Pancasila terdiri dari dua kata, yaitu Pnca yang berarti Lima, dan Sila berarti Dasar. Jadi Pancasila mempunyai makna Lima Dasar. Istilah “sila” diartikan juga sebagai aturan yang melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa; kelakuanatau perbuatan yang menurut adab (sopan santun);akhlak dan moral.
Setelah tenggelam dalam proses penjajahan yang berkepanjangan, istilah Pancasiladiangkat lagi oleh Bung Karno dalam uraian pidatonya tanggal 1 Juni 1945 di mukasiding Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)atau
 Dokuritzu Zyumbi Tyoosakai
sebagai bahan dalam merumuskan Dasar NegaraIndonesia Merdeka, sehingga sering timbul anggapan bahwa tanggal 1 Junidipandang sebagai lahirnya Pancasila.
A.Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa IndonesiaPengertian Bangsa
Menurut Ernest Renan, seorang guru besar dan pujangga yang termasyur dariPerancis, dalam pidatonya yang diucapkan di Universitas Sorbonne (Paris) tanggal 11Maret 1882 berjudul “Qu’est ce qu’une nation” (apakah bangsa itu), menurutnya bangsa itu adalah soal perasaan, soal kehendak (tekad) semata-mata untuk tetap hidup bersama (le desir de vivre ensemble) yang timbul antara segolongan besar manusiayang nasibnya sama dalam masa yang lampau, terutama dalam penderitaan- penderitaan bersama. Jadi bangsa ialah segerombolan manusia yang mau bersatu, danmerasa dirinya bersatu. Sedangkan Otto Bauer mengartikan
bangsa
adalah satu persatuan perangai yang timbul karena persatuan nasib.
Menurut Bung Karno, bangsa adalah manusia yang menyatu dengan tanah airnya.
Menurut Mohammad Hatta, bangsa ditentukan oleh keinsyafan sebagai suatu persekutuan yang tersusun jadi satu, yaitu keinsafan yang terbit karena percaya atas persamaan nasib dan tujuan. Keinsafan ini bertambah besar oleh karena samaseperuntungan, malang yang sama diderita, mujur yang sama didapat, oleh karena jasa bersama, kesengsaraan bersama, pendeknya oleh karena peringatan kepadariwayat bersama yang tertanam didalam hati dan otak.
 
Pengertian Pandangan Hidup
Pandangan hidup berkenaan dengan sikap manusia didalam memandang diri danlingkungannya. Sikap manusia ini dibentuk oleh adanya kekuatan yang bersemayam pada diri manusia, yakni iman, cipta, rasa dan karsa, yang membentuk pandnaganhidup perorangan yang kemudian beradaptasi dengan pandangan hidup peroranganlainnya menjadi pandngan hidup kelompok. Hubungan antara kehidupan kelompok yang satu dengan kelompok lainnya melahirkan suatu pandangan hidup bangsa.
Menurut Subandi Al Marsudi penulis buku Pancasila dan UUD’45 dalam ParadigmaReformasi, Pandangan Hidup dapat didefinisikan sebagai segenap prinsip dasar yangdipegang teguh oelh suatu bangsa guna memecahkan berbagai persoalan kehidupanyang dihadapinya.
Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
Pancasila disebut sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia, karena nilai-nilai yangterkandung dala sila-silanya tersebut dari waktu ke waktu dan secara tetap telahmenjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan Bangsa Indonesia.
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, digunakan sebagai petunjuk hidup sehari-hari, dan digunakan sebagai penunjuk arah semua kegiatan didalam segala bidang.Tidak boleh bertentangan dengan norma-norma kehidupan, baik norma agama, normakesusilaan, norma sopan santun maupun norma hukum yang berlaku.
Pandangan hidup bangsa dapat digunakan untuk mencapai hidup yang kokoh, gunamengetahui dengan jelas ke arah mana tujuan yang ingin dicapai, karena tanpamemiliki pandangan hidup, suatu bangsa akan terus berombang-ambing dalammenghadapi persoalan-persoalan di dalam masyarakatnya sendiri maupun persoalan- persoalan besar umat manusia dlam pergaulan masyrakat bangsa-bangsa di dunia.Dengan pandangan hidup yang jelas sesuatu bangsa akan memiliki pegangan dan pedoman dalam memecahkan masalah-masalah politik, ekonomi, social dan budayayang timbul dalam gerak kehidupan masyarakat yang makin maju, serta didalammembangun dirinya.
Definisi atau batasan tentang pandangan hidup suatu bangsa ini pernah kita dapatidalam buku pengantar pemahaman atas latar belakang Ketetapan No. II/MPR/1978

Activity (212)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ibu Guru Upik liked this
Laurensia Ciawi liked this
Diian Dwii liked this
Erni Ummu Zahrah liked this
budi2906 liked this
Ikramiwati Waode liked this
Andri KidsKedd liked this
Indra Hadi Utomo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->