• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
BAB IPENDAHULUAN
Banyak pihak merasakan manfaat Teknologi Informasi (TI). Sebagian yang lain bahkanmenyatakan TI mendukung dicapainya efisiensi, keunggulan daya saing perusahaan. Berbagai studi ditahun-tahun awal pemanfaatan komputer secara luas di organisasi privat melaporkan bahwa penggunaan TI mendorong terjadinya efisiensi, memperbaiki kualitas output. Kesimpulan semacam inikemudian menjadi jimat bagi penyebarluasan penggunaan komputer di berbagai aspek kegiatanmanusia. Sekolah-sekolah komputer dari yang top hingga yang kelas ruko mengajarkan hal ini sebagaisuatu dogma yang harus dipercaya.Hari ini, hampir tidak ada lagi organisasi bisnis, nirlaba, maupun publik yang tidamenggunakan komputer dan Internet di aktivitas keseharian. Dapat dibayangkan apa yang akan terjadi bila sistem komputer suatu bank nasional mati
(shutdown
) beberapa jam. Jangankan beberapa jam, satumenit saja seluruh sistem komputernya mati, kerugian besar akan diderita bank bersangkutan.Hal ini menunjukkan betapa pentingnya Teknologi Informasi bagi suatu organisasi bisnis.Teknologi Informasi mampu mengubah sifat alami dari industri yang sangat mendasar. Denganmenggunakan Teknologi Informasi maka efisiensi dan efektifitas akan dapat diperoleh, dengan 1 syaratyaitu keselarasan antara strategi bisnis dan Teknologi Informasi dapat dicapai.Perusahaan yang berhasil melakukan integrasi antar teknologi dengan strategi bisnismenunjukkan peningkatan pendapatan yang signifikan. IT telah menjadi enabler yang penting bagistrategi bisnis dalam hal kustomisasi masal, diferensiasi kompetitif, peningkatan kualitas, dan peningkatan dan otomatisasi proses. Penyelarasan strategi bisnis dan IT digunakan oleh perusahaanuntuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, menciptakan hambatan untuk pendatang baru,meningkatkan hubungan dengan konsumen dan suplier, dan menciptakan produk dan solusi bisnis baru.Kegagalan dalam melakukan penyelarasan ini dapat mengakibatkan peningkatan biaya dan kehilangankesempatan.Kesuksesan suatu bisnis sangat tergantung pada relasi antara strategi bisnis, strategi teknologiinformasi, infrastrukturnya dan proses dan infrastruktrur teknologi informasi, serta proses organisasi.Hal yang perlu diperhatikan dalam pencapaian kesuksesan bisnis adalah bahwa dalam melakukan proses tersebut perlu definisi lingkup yang tertentu, jelas dan sesuai pada bidangnya, sehinggakeselarasan strategi bisnis dan teknologi informasi dapat dicapai. Kegagalan pencapaian kesuksesan bisnis, salah satu alasannya adalah kurangnya keselarasan strategi bisnis dan teknologi informasi,dimana perhatian terlalu fokus pada teknologi, sedangkan aspek-aspek lain seperti bisnis, manajemen,
 
dan isu organisasi itu sendiri terabaikan. Sehingga tujuan membangun suatu struktur organisasi dan proses bisnis yang merefleksikan strategi perusahaan yang saling mengisi serta pemanfaatan teknologiinformasi yang seimbang bisa gagal.Mengingat salah satu hal yang dapat mempengaruhi kesuksesan suatu bisnis yaitu relasi antara penyelarasan strategi IT dengan organisasi IT, maka dalam makalah ini penulis akan menggali lebihlanjut bagaimana hubungan antara penyelarasan strategi IT dengan organisasi IT sehingga penerapanteknologi informasi di suatu perusahaan bukan malah menjadi penghambat bagi perusahaan tersebutmelainkan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, menciptakan hambatan untuk pendatang baru, meningkatkan hubungan dengan konsumen dan suplier, dan menciptakan produk dan solusi bisnis baru bagi perusahaan tersebut.
 
BAB IIISI
2.1.
Strategic Aligment (Penyelarasan Strategi TI dengan Strategi Bisnis)
2.1.1.
Strategy Business
Strategi sangat penting bagi perusahaan untuk dapat memenangkan persaingan pasar. Strategi itu sendiri merupakan arahan dan ruang lingkup dari perusahaan dalam jangka panjang yang akan memberikan keuntungan bagi perusahaan melalui penggunaansumber daya yang ada dalam lingkungan yang mendukung untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memenuhi harapan dari para stakeholder.Dalam strategi ada aspek arahan (direction) yang menunjukkan kemana tujuanyang ingin dicapai oleh perusahaan dalam jangka panjang, keuntungan kompetiti(competitive advantage) yang menunjukkan bagaimana perusahaan akan dapatmelakukan kegiatannya dengan lebih baik dari para kompetitornya yang berada dalam pasar yang sama, sumber daya (resource) yang menunjukkan sumber daya apa saja yangada dan dibutuhkan untuk dapat bersaing, lingkungan (environment) yang menunjukkankeadaan eksternal perusahaan yang dapat mempengaruhi kemampuan untuk dapat bersaing, serta nilai dan ekspektasi yang dimiliki oleh orang – orang yang berada dilingkungan bisnis (stakeholder).Strategi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan akan membedakannya dengan perusahaan perusahaan lain. Esensi dari sebuah strategi adalah memilih untuk melakukan aktifitas yang berbeda atau melakukan aktifitas yang sama dengan cara yang berbeda dan memberikan posisi strategis yang lebih baik dari pada para pesaing.Perusahaan dapat memberikan performa yang lebih baik dari para pesaing hanya jika perusahaan dapat menentukan perbedaan yang dimilikinya danmempertahankannya. Perbedaan tersebut harus dapat memberikan nilai yang lebih baik  bagi para konsumen atau menciptakan nilai yang hampir sama tetapi dengan biaya yanglebih murah atau bahkan keduannya.Karena perbedaan ini, maka setiap perusahaan tentunya akan memerlukan penggunaan IT secara berbeda sesuai dengan strategi yang diterapkan. Penggunaanaplikasi sistem informasi yang disediakan oleh vendor pihak ketiga sering kali tidak dapat memenuhi kebutuhan dalam menjalankan proses bisnis.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...