Syaikh al Muhaddits Muhammad Nashiruddin al Albany
–
rahimahullah
- berkatadalam Muqaddimah kitabnya,
Ghayatul Maram fi Tahkrijil Hadits al Halal wal Haram,
kitabyang mentakrij hadits-hadits yang terdapat dalam kitab
Al Halal wal Haram fil Islam
-nyaSyaikh al Qaradhawy, berkata, “Saya diminta (Al Qaradhawy) untuk meneliti riwayat haditsserta menjelaskan keshahihan dan kedhaifan hadits yang terdapat dalam bukunya (
Al Halalwal Haram
). Hal itu menunjukkan ia memiliki akhlak yang mulia dan pribadi yang baik. Sayamengetahui itu semua secara langsung. Setiap saya bertemu dia dalam satu kesempatan, iaakan selalu menanyakan kepada saya tentang hadits atau masalah fikih. Dia melakukan ituagar ia mengetahui pendapat saya mengenai masalah itu dan ia dapat mengambil manfaatdari pendapat saya tersebut. Itu semua menunjukkan kerendahan hatinya yang sangattinggi serta kesopanan dan adab yang tiada tara . Semoga Allah
Subhanahu wa Ta’ala
mendatangkan manfaat dengan keberadaan.” Demikian kesaksian Syaikh al Albanyterhadap Syaikh al Qaradhawy. Mereka berdua memiliki hubungan ilmiah yang baiksebagaimana yang diceritakan dalam buku biografi Syaikh al Albany. Walau terjadiperbedaan pandangan fikih di antara mereka seperti masalah nyanyian dan musik, zakatpertanian, seputar masalah hadits, dan lain-lain, itu semua tidak merubah hubungan baikmereka.
Al ‘Allamah Abul Hasan an Nadwi
rahimahullah
–pemikir Islam terkenal dari India-berkata, “Al Qaradhawy adalah seorang ‘alim yang sangat dalam ilmunya sekagus sebagaipendidik kelas dunia.”
Al ‘Allamah Musthafa az Zarqa’
–ahli fikih dari Suriah- berkata, “Al Qaradhawyadalah hujjah zaman ini dan ia merupakan nikmat Allah atas kaum muslimin.”
Al Muhaddits Abdul Fattah Abu Ghuddah
rahimahullah
–ahli fikih dari Suriah dantokoh Ikhwanul Muslimin- dia berkata, “Al Qaradhawy adalah mursyid kita. Ia adalah seorang
‘Allamah
.”
Syaikh Qadhi Husein Ahmad
–Amir Jamiat Islami Pakistan- berkata, “Al Qaradhawyadalah madrasah ilmiah dan da’awiyah. Wajib bagi umat untuk mereguk ilmunya yangsejuk.”
Syaikh Thaha Jabir al Ulwani
–Direktur International Institute of Islamic Thought diAs- berkata, “Al Qaradhawy adalah faqihnya para da’i dan da’inya para faqih.”
Syaikh Muhammad al Ghazaly
rahimahullah
–Ulama besar mesir, tokoh Ikhwandan guru Al Qaradhawy, “Al Qaradhawy adalah seorang imam kaum muslimin zaman iniyang mengabungkan fikih anatara akal dan atsar.” Ketika ditanya lagi tentang AlQaradhawy, ia menjawab, “Saya gurunya, tetapi ia ustdazku. Syaikh dulu pernah menjadimuridku, tetapi kini ia telah menjadi ustadzku.”
Syaikh Abdus Salam
–ulama dan da’i terkenal- berkata, “Al Qaradhawy adalahpemimpin penuh hikmah dalam meretas orisinalitas dan tajdid serta tauhid. Ia bagaikansebutir buah ranum yang dihasilkan da’wah Imam Syahid Hasan al Banna.”
Syaikh Abdullah bin Baih
–dosen Universitas Malik Abdul Aziz di Saudi- berkatadalam pujian yang sangat panjang, kami ringkas, “Sungguhnya
Allamah
Dr. Yusuf alQaradhawy adalah sosok yang tidak perlu lagi pujaan karena ia seorang
‘alim
yang memilikikeluasan ilmu bagaikan samudera. Ia adalah seorang da’i yang sangat berpengaruh.Seorang
murabbi
generasi Islam yang sangat jempolan dan seorang reformis yang berbaktidengan amal dan perkataan. Ia sebarkan ilmu dan hikmah karena ia sosok pendidik yangprofesional.